Postingan

Menampilkan postingan dengan label motivasi

Rezeki Sudah Diatur, Lalu Kenapa Harus Bekerja Keras?

Pemahaman Ustadz Adi Hidayat tentang rezki, simak video berikut : Baca : KOREKSI ATAS PEMAHAMAN USTADZ ADI HIDAYAT (UAH) TERKAIT MASALAH TAKDIR Rezeki Sudah Diatur, Lalu Kenapa Harus Bekerja Keras? Sebagian orang pernah berkata bahwa tidak perlu bekerja terlalu keras karena rezeki sudah diatur oleh Allah. Kalimat ini sekilas terdengar benar dan religius, namun jika dipahami secara keliru justru dapat menumbuhkan sikap malas dan pasrah tanpa usaha. Catatan Penting Islam memang mengajarkan tawakal, tetapi Islam juga sangat menekankan pentingnya ikhtiar atau usaha yang sungguh-sungguh. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami bagaimana sebenarnya konsep rezeki dalam Islam agar tidak salah dalam bersikap. Makna Rezeki dalam Islam Dalam Islam, rezeki tidak hanya terbatas pada harta atau penghasilan. Rezeki juga mencakup kesehatan yang baik, keluarga yang harmonis, ilmu yang bermanfaat, waktu yang lapang, serta kesempatan untuk melakukan kebaikan. Rezeki Itu Luas Orang yang hi...

Hijrah Tanpa Dakwah: Ketika Kesalehan Berhenti di Diri Sendiri

Hijrah Tanpa Dakwah: Ketika Kesalehan Berhenti di Diri Sendiri  Di era media sosial hari ini, hijrah telah menjadi fenomena yang sangat populer. Banyak anak muda mulai rajin shalat, belajar agama, menghafal Al-Qur'an, memperbaiki pergaulan, meninggalkan maksiat, dan berusaha menjadi pribadi yang lebih dekat dengan Allah SWT.  Tentu ini adalah kabar yang menggembirakan.  Namun ada satu pertanyaan yang jarang diajukan kepada diri sendiri:  Setelah aku berubah, lalu siapa yang aku ajak berubah? Karena sesungguhnya Islam tidak pernah membentuk pribadi yang hanya sibuk menyelamatkan dirinya sendiri.  Kita hidup di zaman yang unik. Banyak orang berlomba-lomba memperbaiki diri, tetapi sedikit yang mau memperbaiki masyarakat. Banyak yang semangat menghadiri kajian, tetapi enggan mengajak teman-temannya hadir. Banyak yang senang mendengar nasihat, tetapi berat menyampaikan nasihat. Banyak yang menikmati nikmat hidayah, tetapi lupa membagikan cahaya itu kepada orang lain....

KAMU MENABUR, KAMU AKAN MENUAI

KAMU MENABUR, KAMU AKAN MENUAI Kehidupan adalah gema, Apa yang kamu kirim akan  Apa yang kamu tabur itulah yamu tuai.. Apa yang kamu berikan itu yang akan kamu terima.. Karena didunia ini memang ada hukum sebab dan akibat.. Kamu menuai apa yang kamu tabur. Kemudian energi yang kamu keluarkan benar-benar akan kembali kepadamu.. Jika bukan dengan situasi yang sama, Maka akan dengan rasa yang sama... لن تفهم ألم شخص ما حتى تجرب ذالك بنفسك.. Kamu tidak akan memahami dan mengerti betapa sakit nya "hati" seseorang, sampai kamu sendiri lah yang merasakan hal yang sama.. Ibarat kamu melempar batu ke dalam danau, Kamu tidak akan pernah tahu sedalam apa batu itu akan jatuh.. Sama hal nya seperti ketika kamu menyakiti seseorang tapi kamu tidak akan pernah tahu sedalam apa luka yang dirasa kan oleh nya. Jadi belajarlah menghargai sesuatu apapun itu.. في داخل كل قلب  يوجد عالم اكبر من الواقع ... توجد رواية، وضحكة، ودمعة .. توجد كلمه غير مقصودة أسعدت، و أخرى محسوبة جرحت  توجد أخبار لا ...

TAKDIR SELALU BAIK, DARIMANA DATANGNYA KEBURUKAN?

TAKDIR SELALU BAIK, DARIMANA DATANGNYA KEBURUKAN? Sering kali kita merasa hidup tidak adil. Rencana gagal, harapan tidak terwujud, bahkan datang hal-hal yang menyakitkan. Lalu muncul pertanyaan yaitu kalau Allah Maha Baik, kenapa ada keburukan dalam hidup kita? Dalam Islam, kita diajarkan bahwa semua takdir Allah itu baik. Tidak ada satu pun ketetapan-Nya yang sia-sia atau zalim. Keburukan yang kita rasakan sebenarnya bukan dari Allah, tapi dari cara kita memandang atau dari perbuatan manusia itu sendiri. Allah ﷻ berfirman: مَآ اَصَابَكَ مِنْ حَسَنَةٍ فَمِنَ اللّٰهِ ۖ وَمَآ اَصَابَكَ مِنْ سَيِّئَةٍ فَمِنْ نَّفْسِكَ ۗ وَاَرْسَلْنٰكَ لِلنَّاسِ رَسُوْلًا  ۗ وَكَفٰى بِاللّٰهِ شَهِيْدًا  “Kebaikan (nikmat) apa pun yang kamu peroleh (berasal) dari Allah, sedangkan keburukan (bencana) apa pun yang menimpamu itu disebabkan oleh (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutus engkau (Nabi Muhammad) menjadi Rasul kepada (seluruh) manusia. Cukuplah Allah sebagai saksi.” (QS An-Nisā' [4]: 79)...

BERHENTILAH SEKADAR MENGAKU, MULAIALAH AGAR DICINTAI ALLAH ﷻ

BERHENTILAH SEKADAR MENGAKU, MULAIALAH AGAR DICINTAI ALLAH ﷻ  Mengaku mencintai Allah ﷻ adalah perkara mudah, namun yang jauh lebih utama adalah bagaimana agar Allah ﷻ mencintai kita. Cinta dari Sang Pencipta tidak diberikan secara cuma-cuma, melainkan hanya kepada hamba yang pantas menerimanya melalui pembuktian amal saleh yang nyata. Saat Allah ﷻ mencintai seseorang, Dia akan menjadi penolong dan pembela baginya pada setiap urusan, karena kedudukan sebagai kekasih Allah ﷻ adalah pencapaian tertinggi bagi setiap jiwa yang beriman.  Keagungan cinta Allah ﷻ ditandai dengan diterimanya seorang hamba oleh penghuni langit dan bumi. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda yang artinya,  “Sesungguhnya apabila Allah mencintai seorang hamba, Dia memanggil Jibril dan berfirman: ‘Sesungguhnya Aku mencintai si Fulan, maka cintailah ia.’ Maka Jibril pun mencintainya. Kemudian Jibril menyeru kepada penduduk langit seraya berkata: ‘Sesungguhnya Allah mencintai si Fu...

Islam dan Teknologi dalam Kehidupan Masyarakat

Filsafat yang diharamkan adalah filsafat "agama islam" filsafat ilmu atau sain dan teknologi diperbolehkan Sumber video :  https://share.google/aimode/ Baca artikel : " AJARAN-AJARAN MADZHAB SYAFI’I YANG DILANGGAR OLEH SEBAGIAN PENGIKUTNYA : "HARAMNYA ILMU FILSAFAT " ----oOo--- Islam dan Teknologi dalam Kehidupan Masyarakat Dalam masyarakat Islam, ilmu merupakan bagian yang tak terpisahkan dari nilai-nilai ketuhanan, karena sumber ilmu yang hakiki adalah Allah SWT. Manusia adalah ciptaan Allah SWT yang derajatnya paling tinggi, karena diberi daya berfikir, yang menjadi cikal bakal penemuan teori-teori ilmiah dan teknologi. Dalam perspektif Islam, pengembangan teknologi untuk masyarakat dapat dikaitkan dengan konsep sakhkhara, yaitu penundukan dunia seisinya atau apa yang ada di langit dan di bumi oleh Allah SWT untuk dimanfaatkan oleh manusia secara bertanggungjawab, seperti sabda Allah SWT berikut,  “Allah-lah yang menundukkan lautan untukmu supaya kapal-kapal...

Pertolongan Allah di Ujung Harapan dan di Persimpangan Terakhir

Pertolongan Allah di Ujung Harapan dan di Persimpangan Terakhir  Sungguh, masa-masa tertimpa musibah adalah masa-masa yang berat. Masa-masa yang membutuhkan mental baja dan kesabaran yang luar biasa. Apalagi jika kita sudah berusaha, namun belum ada hasil sesuai dengan keinginan kita, sampai detik ini. Kita pun mulai lelah, lalu mulai muncul keputusasaan. Namun, hendaknya kita belajar dari kisah-kisah para Rasul terdahulu, bahwa seringkali pertolongan itu Allah datangkan saat di penghujung harapan dan di persimpangan terakhir.  Pertolongan Allah seringkali datang di ujung harapan dan di persimpangan terakhir  Saudaraku, seringkali pertolongan Allah itu datang di ujung harapan, di persimpangan terahir. Lihatlah bagaimana dulu Allah Ta’ala selamatkan Nabi Ibrahim ‘alaihis salam. Allah baru datangkan pertolongan ketika kondisi Nabi Ibrahim ‘alaihis salam dilemparkan ke dalam api, pada saat tidak ada lagi usaha yang bisa dilakukan oleh Nabi Ibrahim ketika itu. Allah Ta’ala be...

𝙆𝘼𝙍𝙀𝙉𝘼 𝙄𝙇𝙈𝙐

Gambar
𝙆𝘼𝙍𝙀𝙉𝘼 𝙄𝙇𝙈𝙐 Orang yang mempelajari dan mengamalkan Al-Qur'an serta hadits Rasulullah ﷺ dengan pemahaman yang benar sebagaimana Nabi ﷺ dan para sahabatnya, maka itulah orang-orang yg dianggap telah berilmu. Asy-Syaikh ‘Abdurrahmaan bin Naashir As-Sa’diy rahimahullah berkata: Semakin seorang berilmu tentang Allah maka semakin besar rasa takutnya kepada Allah. Rasa takutnya kepada Allah membuatnya meninggalkan perbuatan maksiat, dan mempersiapkan diri untuk bertemu dengan Dzat yang dia takuti. Ayat ini dalil tentang keutamaan Ilmu karena ilmu akan menumbuhkan rasa takut kepada Allah. [Taisiir al-Karimir Rahman hal 656] Kemudian rasa takut kepada Allah menumbuhkan rasa malu kepada-Nya, yaitu kesadaran bahwasanya Allah selalu melihat setiap tindakan yang ia lakukan. Kesadaran inilah yg membuat seseorang merasa malu untuk berbuat dosa disaat sendiri, maupun di hadapan orang lain, karena dia mengetahui tidak ada yang tersembunyi dari Allah Ta'ala. Imam Ibnul Qayyim رحمه الله...

Jangan Biarkan Orangtua Kita Kesepian

Sumber video :  https://www.youtube.com/ Jangan Biarkan Orangtua Kita Kesepian MASIHKAH orang tua kita ada?  Jika ya, sudahkah kita memberikan bakti terbaik kita untuk mereka? Atau paling tidak, seberapa lama waktu yang kita dedikasikan untuk mereka? Untuk menjawab pertanyaan itu semua, mari kita simak larik-larik berikut yang kami kutip dari andriewongso.com. sbb : --- Saat teringat orangtua, terbayang rambutnya yang telah memutih. Kesepian adalah sesuatu yang paling menakutkan bagi setiap orangtua. Sungguh tak terbayangkan, pahitnya penderitaan yang telah dialami sepanjang hidupnya Semua itu, demi memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya Jangan mudah tersinggung atas kata yang terucap, dengarkanlah setiap kisah yang diceritakan Karena kisah itu adalah lembaran masa kecil kita hingga tumbuh dewasa. Setiap orang akan menjadi tua, dan juga butuh kasih sayang. Bagi orangtua, bisa berkumpul dengan keluarga adalah kebahagiaan yang paling diharapkan Jangan pernah biarkan mereka m...

Berdoalah diwaktu mustajab sore hari Jum'at ini setelah ashar..

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.. Hari hari berganti .. Dan semua cerita penuh dengan misteri.. Orang orang yang disekitar kita datang dan pergi... Ternyata hidup kita didunia tidak lama.. Sabar kita sementara .. Lelah kita sementara .. Sedih dan gembira silih berganti menemani kita.. Suka atau tidak suka kita akan kembali Rabb kita . Mudah mudahan bila waktu perpisahan dengan dunia tiba Kita semua dalam dalam keadaan yang sangat Allah Ridhoi..... Selamat berdoa diwaktu mustajab sore hari Jum'at ini setelah ashar.. Semoga doa kita buat semua kaum mukminin dan mukminat baik yang masih ada maupun yang telah tiada  Dan dimanapun berada diijabah oleh Allah Ta'ala dan kita semua dikumpulkan disyurga firdaus Nya kelak.. اَللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ حُبَّكَ، وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ، وَحُبَّ عَمَلٍ يُقَرِّبُ إِلَى حُبِّكَ Ya Allah, aku memohon agar dapat mencintai-Mu, mencintai orang-orang yang mencintai-Mu, dan mencintai amal yang dapat mendekatkan diriku kepada cinta-Mu. (...

Agungnya Kedudukan Amalan Hati Dalam Islam

Agungnya Kedudukan Amalan Hati Dalam Islam  Hati diibaratkan raja, sedang aggota badan adalah prajuritnya. Bila rajanya baik, maka akan baik pula urusan para prajuritnya. Bila buruk, maka demikian pula urusan para prajuritnya. Oleh sebab itu, dalam Islam amalan hati memiliki kedudukan yang agung. Bisa dikatakan, pahala dari amalan hati lebih besar daripada amalan badan. Sebagaimana dosa hati lebih besar daripada dosa badan. Oleh karena itu kita dapati; dosa kufur dan kemunafikan lebih besar daripada dosa zina, riba, minum khamr, judi dst.  Hati adalah standar kebaikan amalan badan. Ia ibarat pemimpin bagi badan. Baiknya hati akan berpengaruh pada baiknya amalan badan. Dan buruknya hati akan berpengaruh pada buruknya amalan badan. Rasulullah shallahu’alaihi wasallam bersabda:  أَلَا وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ أَلَا وَهِيَ الْقَلْبُ  “Ketahuilah, sesungguhnya di dalam tubuh manusia te...

HAKIKAT HUSNUL KHATIMAH

HAKIKAT HUSNUL KHATIMAH Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin رَحِمَهُ اللَّهُ berkata: "Bukanlah yang dimaksud dengan husnul khātimah (akhir yang baik) itu engkau meninggal dunia dalam keadaan di masjid, atau di atas sajadah shalat, atau dalam keadaan mushaf berada di tanganmu. Karena sungguh, penghulu seluruh makhluk (yaitu Nabi Muhammad ﷺ) meninggal dunia di atas ranjangnya. Sahabatnya yang paling setia, yaitu Abu Bakar Ash-Shiddiq رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ, yang merupakan sebaik-baik sahabat pun wafat di atas ranjangnya. Khalid bin Al-Walid رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ juga wafat di atas ranjangnya, padahal ia dijuluki sebagai "Pedang Allah yang Terhunus", dan telah mengikuti seratus pertempuran tanpa pernah kalah sekalipun. Tetapi yang dimaksud dengan ḥusnul khātimah adalah: ✓• Engkau wafat dalam keadaan bersih dari syirik. ✓• Engkau wafat dalam keadaan bersih dari nifaq (kemunafikan). ✓• Engkau wafat dalam keadaan meninggalkan para pelaku bid'ah dan bersih dari segala b...

Kisah Detil Prof Jeffrey Lang Menjadi Mualaf, Awalnya Sangat tidak Percaya Tuhan

Kisah Detil Prof Jeffrey Lang Menjadi Mualaf, Awalnya Sangat tidak Percaya Tuhan  Prof Jeffrey Lang menjadi mualaf setelah berinteraksi dengan Alquran.  Rasa ketidak percayaan Jeffrey Lang akan Tuhan bukan lahir secara tiba-tiba. Masa kecil yang sulit, penderitaan yang tak berkesudahan yang dialami ibunya membuatnya tidak percaya akan kehadiran Tuhan. Ditambah lagi dengan kekerasan dan pembunuhan, yang dengan mudah ia jumpai di depan mata, membuatnya yakin, tidak ada Tuhan di dunia ini.  “Mengapa harus terjadi kekerasan? Mengapa Tuhan menciptakan dunia yang cacat dan kejam?” Pertanyaan-pertanyaan itu terus mengganggu pikirannya.   Jika memang Tuhan ada, kata Lang, Tuhan seharusnya tidak membiarkan ibunya, seumur hidupnya menderita karena harus menikah dengan seorang laki-laki yang bengis. Ibu adalah seorang perempuan berhati lembut, hingga orang-orang menyebutnya sebagai orang suci.  Pertanyaan—pertanyaan dan keraguan akan Tuhan, semakin menumpuk dalam diri...

Subhat membenturkan dua ibadah : Pergi Haji dan Umrah Berkali-kali atau Berinfak dan Sedekah?

Gambar
  Baca subhat NU ( klik disini )   Pergi Haji dan Umrah Berkali-kali atau Berinfak dan Sedekah?  Salah satu syubhat yang dilemparkan oleh mereka yang benci Islam (islamphobia dan liberal) adalah membenturkan ibadah satu dengan ibadah yang lain. Misalnya perkataan mereka:  “Daripada Haji dan umrah berkali-kali, lebih baik dana tersebut digunakan untuk berinfak kepada anak yatim dan orang miskin”  “Aku tidak respek/hormat pada orang yang haji dan umrah berkali-kali, tapi aku lebih respek pada orang yang berinfak kepada anak yatim dan orang miskin serta membangun sekolah gratis.”  Perlu diketahui bahwa pernyataan di atas adalah TIDAK BENAR karena termasuk membenturkan ibadah satu dengan ibadah yang lainnya. Yang namanya ibadah tidak perlu dibenturkan dan bisa dilakukan secara bersamaan. Apabila bisa naik haji dan umrah berkali-kali sekaligus banyak berinfak kepada faqir miskin, kenapa tidak? Terlebih haji dan umrah justru bisa mendatang rezeki yang berlipat se...

”Prasangka Buruk: Perusak Hubungan dan Harmonisasi

Simak video ilustrasi berikut : ”Prasangka Buruk: Perusak Hubungan dan Harmonisasi.”  Buruk sangka atau su'uzhan dalam bahasa Arab adalah prasangka negatif terhadap seseorang tanpa bukti yang jelas.   Dalam Islam, buruk sangka sangat dilarang karena dapat merusak hubungan antar sesama dan menimbulkan fitnah.   Buruk sangka bukan hanya merupakan perbuatan yang tercela, tetapi juga dianggap sebagai dosa besar yang bisa menghancurkan ukhuwah Islamiyah (persaudaraan dalam Islam).   Dampak  perbuatan buruk sangka ini telah ditegaskan oleh Allah SWT dan tertuang dalam Al-Qur’an antara lain dalam Surah Al-Hujurat (49:12): يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَّحِيمٌ       “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah ke...