MENGAPA KAUM MUSYRIKIN MEKKAH MENOLAK MENGUCAPKAN "LAILAHAILLALLAH
MENGAPA KAUM MUSYRIKIN MEKKAH MENOLAK MENGUCAPKAN "LAILAHAILLALLAH Oleh : Abdussalam Syuwa'ir Hafizhahullah "Jika engkau telah mengetahui (makna) Laa ilaha illallah, semoga Allah memperbaiki hatimu, sehingga ia kembali (bertaubat), tunduk, dan merendahkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Maka kalimat ini adalah kalimat yang agung. Ketahuilah wahai muslim, bahwa sekadar mengucapkannya saja tidaklah cukup. Buktinya, kaum musyrik yang dahulu tinggal di sekitar Masjid Rasulullah ﷺ, Nabi ﷺ bersabda kepada mereka: «قُولُوا لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ» (Katakanlah: Laa ilaha illallah) Namun demikian, mereka enggan mengucapkannya karena mereka mengetahui bahwa makna yang dituntut dari orang yang mengucapkannya tidak ada pada mereka. Bagaimana mungkin mereka mengucapkan Laa ilaha illallah sementara mereka menyembah 'Uzza, Manat, Lata, dan tuhan-tuhan lainnya? Hal ini menunjukkan kepada kita bahwa kita wajib, dengan kewajiban yang mutlak, untuk mengetahui makna Laa...