Postingan

Menampilkan postingan dengan label Syirik

HADITS PALSU KE'UTAMA'AN MENYIMPAN/MEMAKAI, GAMBAR SANDAL NABI ﷺ.

Gambar
Cerita khurafat sufi : Kopiah Al-Habib Umar bin Hafidz : kopiah bergambar bentuk sandal rasulullah saw "membawa gambar bentuk sandal rasulullah saw atau meletakkannya diatas kopiah memiliki beberapa faidah diantaranya: terkabulkannya semua hajat, mempermudah berziarah ke makam rasulullah saw dan bermimpi bertemu rasulullah saw,menyembuhkan sakit, menghilangkan kesusahan, dan faidah faidah lainnya, itu semua jika didasari dgn keyakinan yang teguh dan rasa cinta yang kuat kepada baginda rasulullah saw" (as syekh yusuf an nabhani dalam sa'adah ad darain) Jika allah swt memerintahkan nabi musa untuk melepaskan sandalnya ketika ia menginjakkan kakinya di wadi muqoddas: "lepas kedua sandalmu wahai musa, kau berada di lembah yg suci" (Qs thoha 12), tapi tidsk dengan baginda rasul saw, sandal beliau tetap menjadi saksi ketika beliau menghadap allah swt di sidrotul muntaha Betapa mulianya sebuah sandal yang bergantung pada rasulullah saw, bagaimana dengan hati yang selal...

Isa Al Masih Bukan Tuhan Atau Anak Tuhan

Simak video ilustrasi berikut : Gadis kecil Nasrani ini bingung akan status Yesus sebagai Tuhan yang baginya sangat tidak masuk akal. Dalam Ilmu akidah Islam, Isa putra Maryam adalah hamba, Nabi dan Rasul Allah Ta‘āla. Dia bukan anak Tuhan dan bukan Tuhan itu sendiri.  Bahkan Allah Ta‘āla telah membantah di banyak ayat-Nya bahwa Dia menjadikan Isa sebagai putra-Nya, sbb : وَأَنَّهُۥ تَعَـٰلَىٰ جَدُّ رَبِّنَا مَا ٱتَّخَذَ صَـٰحِبَةًۭ وَلَا وَلَدًۭا ﴿٣﴾ “Dan bahwasanya Maha Tinggi kebesaran Tuhan kami, Dia tidak beristri dan tidak (pula) beranak” (QS al-Jinn [72]: 3). Sumber video :  Osmanli media Nabi Isa alaihissalatuwassalam adalah hamba Allah dan rasulNya (Q.S.  Maryam 30_36) Isa Al Masih Bukan Tuhan Atau Anak Tuhan Oleh : Abu Ubaidah Yusuf As Sidawi Dalam akidah Islam, Isa putra Maryam adalah hamba, Nabi dan Rasul Allah Ta‘āla. Dia bukan anak Tuhan dan bukan Tuhan itu sendiri. Bahkan Allah Ta‘āla telah membantah di banyak ayat-Nya bahwa Dia menjadikan Isa se...

Inilah Cara Mengetahui Aliran yang Melenceng dari Ajaran Agama Islam

Simak video berikut : BAGAIMANA MENGETAHUI ALIRAN YANG BENAR DAN SALAH Oleh : Ustadz Ali Hasan Bawazier, MA Hafidzahullah Inilah Cara Mengetahui Aliran yang Melenceng dari Ajaran Agama Islam Akhir-akhir ini kita sering mendengar banyak aliran baru dan melenceng dari ajaran Islam yang dibawa oleh orang-orang yang tidak paham agama. Sebagiannya ada yang mengaku sebagai malaikat, nabi, pembaharu agama dan istilah-istilah lainnya. Segelintir masyarakat awam terpengaruh oleh ajaran-ajaran sesat tersebut. Terkait hal ini, salah seorang ulama Arab Saudi, Syaikh Shalih Al-Fauzan, pernah ditanya, “Madzhab dan aliran apa saja yang melenceng dari jalan Rasulullah  Sallallahu Alaihi wa Sallam ? Apakah ada tarekat sufi yang sesuai dengan ajaran islam?” Beliau pun menjawab sebagai berikut seperti dikutip dari kitab  Durus Al-Am  karya Dr. Abdul Malik Al-Qasim. Aliran-aliran yang sesat sangat banyak dan kita tidak dapat menyimpulkannya satu demi satu. Namun demikian, Nabi Muhammad...

MEMBEDAH TAFSIR SURAT AL-KAFIRUN DALAM MENYIKAPI TOLERANSI KEBABLASAN SAAT INI.

MEMBEDAH TAFSIR SURAT AL-KAFIRUN DALAM MENYIKAPI TOLERANSI KEBABLASAN SAAT INI. Surat Al-Kafirun adalah Surat Makiyyah yang diturunkan kepada Nabi ﷺ sebelum berhijrah ke kota Madinah. Surat ini juga dikenal dengan nama Surat Qul ya ayyuhal kafirun. Selain itu, surat ini juga disebut sebagai Surat Al-Ikhlas bersama Surat Al-Ikhlas yang sudah diketahui oleh seluruh kaum Muslimin yang diawali Qul huwallahu ahad. Hal itu karena kedua surat ini menjelaskan tentang bara’ah minas syirk (berlepas diri dari kesyirikan).  Surat Al-Kafirun adalah surat yang menjelaskan tentang berlepas diri dari kesyirikan secara amalan. Sedangkan Surat Al-Ikhlas adalah surat yang menjelaskan tentang berlepas diri dari kesyirikan, tetapi dari sisi ilmu, yaitu bahwasanya Allah itu Maha Esa. Nabi ﷺ sering kali membaca kedua surat ini dalam salatnya. Sebagaimana yang disebutkan dalam berbagai hadis, Nabi ﷺ bersabda: نِعْمَتِ السُّوْرَتَانِ يَقْرَأُ بِهِمَا فِي رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الفَجْرِ: { قُلْ هُوَ اللهُ أَحَ...

10 KERUSAKAN PERAYAAN TAHUN BARU YANG HARUS ANDA KETAHUI

Simak video berikut : HARAMNYA IKUT SERTA MEMERIAHKAN TAHUN BARU Oleh : Ustadz Dahrul Falihin, Lc Hafidzahullah Sumber video :  https://www.facebook 10 KERUSAKAN PERAYAAN TAHUN BARU YANG HARUS ANDA KETAHUI Oleh : Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, MSc Alhamdulillah. Segala puji hanya milik Allah, Rabb yang memberikan hidayah demi hidayah. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga, para sahabat dan orang-orang yang mengikuti mereka hingga akhir zaman. Manusia di berbagai negeri sangat antusias menyambut perhelatan yang hanya setahun sekali ini. Hingga walaupun sampai lembur pun, mereka dengan rela dan sabar menunggu pergantian tahun. Namun bagaimanakah pandangan Islam agama yang hanif mengenai perayaan tersebut? Apakah mengikuti dan merayakannya diperbolehkan? Semoga artikel yang singkat ini bisa menjawabnya. SEJARAH TAHUN BARU MASEHI Tahun Baru pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM (sebelum masehi). Tidak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar ...

Agama Syi‘ah membawa "slogan ahlul bait" untuk menyesatkan umat Islam

Gambar
Agama Syi‘ah membawa "slogan ahlul bait" untuk menyesatkan umat Islam Sebagaimana sudah menjadi tradisi di kalangan Syi'ah, peringatan 'Asyura diisi dengan ritual pengkultusan Husein bin Ali radhiyallahu 'anhuma dan Ahlul Bait. Dalam ceramah-ceramah, para pastur Syi'ah memberi pesan tentang keutamaan Ahlul Bait. Namun, yang disampaikan sejatinya lebih tepat disebut pengkultusan berlebihan terhadap Ahlul Bait. Ahlul Bait menjadi icon Syi'ah, dan belakangan menyebut-nyebut sebagai "madzhab Ahlul Bait". Sejauh ini, belum ada catatan sejak kapan tepatnya Syi'ah mendeklarasikan sebagai madzhab Ahlul Bait. Tapi sebutan ini sudah cukup populer. Dua ormas Syi'ah menggunakan sebutan ini, yaitu IJABI (Ikatan Jama'ah Ahlul Bait Indonesia) dan ABI (Ahlul Bait Indonesia). Bagi Syi'ah, Ahlul Bait (keluarga Nabi Shallallahu 'alaihi Wassalam) dijadikan icon utama. Dalam hadits, Syi'ah hanya menerima jalur periwayatan yang hanya ditransmis...

Mu'tamar Ahlus Sunnah di Chechnya Menyingkirkan Semua Kelompok Selain Asya’irah dan Maturidi dari Ahlus Sunnah Wal Jama'ah.

Mu'tamar Ahlus Sunnah di Chechnya Menyingkirkan Semua Kelompok Selain Asya’irah dan Maturidi dari Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. Pada malam Kamis 21 Dzulqa’dah 1437 H. (25 Agustus 2016)  diselenggarakanlah Muktamar Internasional Ulama Islam, untuk memperingati haul al-Syahid Presiden Syaikh Ahmad Haji Kadyrov rahimahullah dengan tema: “Siapakah Ahlussunnah Wal Jamaah? Penjelasan Manhaj Ahlussunnah Wal Jamaah; Akidah, Fikih dan Akhlak serta Dampak Penyimpangan darinya di Tataran Realitas.” Acara ini terselenggara berkat dukungan dari Presiden Ramadhan Ahmed Kadyrov hafizahullah, dengan dihadiri oleh Grand Shaikh Al-Azhar, para mufti dan lebih dari dua ratus ulama dari seluruh dunia. Salah satu pointnya adalah : “Ahlussunnah Wal Jamaah adalah Asyairah dan Maturidiyah dalam akidah, empat mazhab Hanafi, Maliki, Syafii dan Hambali dalam fikih, serta ahli tasawuf yang murni –ilmu dan akhlak—sesuai manhaj Imam Junaeid dan para ulama yang meniti jalannya. Itu adalah manhaj yang menghargai s...

Allah tegaskan dalam Al-Qur an "non muslim itu kafir"...!

Mereka mau ganti makna dan maksud Allah dalam Al-Qur an...? Munas Munas Alim Ulama 2019: Di masa kepemimpinan KH Miftachul Akhyar dan KH Said Aqil Siroj, dilaksanakan di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar, Citangkolo, Banjar, Jawa Barat, 22-24 Jumadil Akhir 1440 H / 27 Februari-1 Maret 2019 M. Menetetapkan 5 rekomendasi, salah satunya, soal istilah kafir. Istilah kafir menurut Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj tidak dikenal dalam sistem kewarganegaraan pada suatu negara dan bangsa. Maka setiap warga negara memiliki hak yang sama di mata konstitusi. Maka yang ada adalah nonmuslim bukan kafir. (Sumber:  https://www.nu.or.id/fragmen/keputusan-keputusan-penting-dalam-sejarah-munas-alim-ulama-nu-USz9b ) Munas ini tampaknya menentang apa yang dikatakan Allah dalam Al-Qur an QS. Al-Bayyinah ayat 1-8 sebagai berikut :  ٱلۡكِتَٰبِ وَٱلۡمُشۡرِكِينَ مُنفَكِّينَ حَتَّىٰ تَأۡتِيَهُمُ ٱلۡبَيِّنَةُ Orang-orang yang kufur dari golongan Ahlulkitab dan orang-orang musyrik tidak akan me...