Postingan

Menyingkap Plot Twist Akhir Zaman Sesuai Hadits Nabi SAW: Apa Keterkaitan Perang Iran vs Israel dan Teka-Teki 70 Ribu Yahudi Isfahan Pengikut Dajjal?

Menyingkap Plot Twist Akhir Zaman Sesuai Hadits Nabi SAW: Apa Keterkaitan Perang Iran vs Israel dan Teka-Teki 70 Ribu Yahudi Isfahan Pengikut Dajjal?  Banyak pihak yang mengaitkan hadits Nabi Muhammad yang disampaikan lebih dari 1400 tahun silam dengan penyerangan Amerika dan Israel terhadap Iran yang saat ini sedang terjadi.  Dalam riwayat Imam Ahmad dari Samurah bin Jundab, Rasulullah SAW bersabda mengenai hari kemunculan Dajjal:  “Bersama Dajjal ada tujuh puluh ribu dari orang Yahudi Isfahan. Di atas setiap laki-laki dari mereka terdapat mahkota dan pedang yang terhunus.”  Kenapa Hadis Shahih menyebutkan 70.000 Yahudi dari Isfahan akan menjadi pengikut setia Dajjal?  Pertanyaan ini sering membentur realita hari ini: Populasi Yahudi di Iran saat ini “hanya” sekitar 10.000 – 15.000 jiwa. Ke mana 60.000 sisanya?  Bagaimana mungkin Iran, yang hari ini berteriak keras melawan Israel, justru menjadi tempat berkumpulnya pasukan Dajjal?  Jawabannya bukan sp...

Jika Aliran Syiah Kafir, Mengapa Masih Diizinkan Berhaji?

Jika Aliran Syiah Kafir, Mengapa Masih Diizinkan Berhaji?  Pertanyaan ini mungkin menjadi tanda tanya besar sebagian orang. Bahkan umumnya kaum muslimin yang membaca berita tentang syiah, bertanya-tanya tentang hal ini. Jika memang syiah kafir, mengapa masih diizinkan untuk berhaji? Mengapa masih diizinkan untuk masuk masjidil haram? dst.  Dan mungkin karena alasan inilah, sebagian orang meragukan kekufuran syiah. Benarkah syiah itu kafir? Sebagian mengatakan kafir, sebagian belum tega menyatakan kafir. Namun, dengan munculnya perbedaan ini pada kaum muslimin, setidaknya kita bisa berkesimpulan sejatinya kaum muslimin telah sepakat bahwa syiah adalah sesat. Ini bagian penting yang perlu kita catat.  Kita beralih pada inti pertanyaan, jika syiah kafir, mengapa syiah masih diizinkan untuk berhaji dan mendatangi tanah suci?  Ada beberapa pendekatan untuk menjawab pertanyaan ini ,  Pertama, kaum muslimin sepakat bahwa syiah adalah sesat. Kami tidak perlu menyebutkan...

Benarkah Syi'ah Rafidah di Iran kelompok kecil ?

Gambar
Sumber video :  https://www.facebook.com/share/ Benarkah kata TBG di video diatas bahwa Syi'ah Rafidah di Iran adalah kelompok kecil ? Syi'ah Rafidah di Iran kelompok kecil, yang tidak menggambar pandangan mayoritas kaum Syi'ah? Benarkah ? Cek fakta klik :  https://share.google/aimode/NmslTNUXACA7FNsfo Atau simak video rekaman penelusuran AI-Mode Googlesearch berikut : Sumber video :  https://share.google/aimode/ Isu perang antara Amerika Serikat dan Iran kembali ramai diperbincangkan publik. Ditengah memanasnya situasi, perbincangan di media sosial pun ikut melebar, bahkan menyentuh perbedaan mazhab dalam Islam, yakni Sunni dan Syi’ah.  Sebagaimana diketahui, mayoritas masyarakat Iran menganut paham Syi’ah.  Akibatnya, opini masyarakat pun terbelah. Ada yang menyatakan dukungan kepada Iran, ada pula yang bersikap kritis dan kontra.  Perdebatan tak jarang berlangsung emosional dan bercampur antara isu geopolitik dengan sentimen keagamaan.  Di tengah ri...

TRADISI DAN KULTUR NU DARI SYI’AH??

TRADISI DAN KULTUR NU DARI SYI’AH??  Oleh : Kholili Hasib  “SYIAH dan NU memiliki titik temu di bidang fikih dan tasawuf seperti tahlilan, qunut, maulidan, ziarah kubur, hormati ahlulbait  dll jadi bisa bersatu..  Titik Temu Islam Ahlus Sunnah (NU) dan Islam Syi’ah ada dibidang fikih dan tasawuf serta sama sama anti Wahabi Nejed,” demikian salah satu klaim kaum Syiah dalam sebuah situsnya belum lama ini.  Hari-hari ini adalah momen di mana Syiah mencari tempat pijakan di tubuh NU, dengan alasan memiliki beberasa kesamaan  kultur. Di internet, bisa mudah kita temukan bagaimana kaum Syiah mencari momen ‘meminjam’ tangan NU guna memusuhi sesama Ahlus Sunnah.  Strategi lain dari dakwah Syiah saat ini yang perlu diperhatikan adalah, klaim-klaim Syiah terhadap tradisi sebagian penganut Ahlus Sunnah dan indikasi adu domba antar kelompok.  Isu tentang tradisi atau kultur yang berlaku di kalangan NU, misalnya menjadi semakin marak, ketika Syiah mengklaim s...

KALIMAT-KALIMAT KEKUFURAN YANG KELUAR DARI MULUT KHOMEINI LAKNATULLAH

KALIMAT-KALIMAT KEKUFURAN YANG KELUAR DARI MULUT KHOMEINI LAKNATULLAH  Kekafiran Khomaeni sesungguhnya sangat banyak. Salah satu kalimat kekufuran yang terlontar dari tokoh besar Syiah Rafidhah satu ini adalah perkataan Khomaeni dalam buku Al-Washiyah Al-Ilahiyah, hlm. 5,) "Kami bangga bahwa para imam kami adalah para imam yang maksum, sejak 'Ali bin Abi Thalib hingga Penyelamat Umat manusia, Al-Imam Al-Mahdi, sang penguasa dzaman, baginya dan bagi nenek moyangnya beribu-ribu penghormatan dan salam, yang dengan kehendak Allah ﷻ Yang Maha kuasa, ia (Imam Mahdi) hidup seraya mengawasi segala perkara-perkara yang ada." (Dinukil dari Firaq Mu'ashirah, 1/192). Ucapan ini mengandung kesesatan dan kekufuran:   1. Keyakinan bahwa imam imam mereka sejak Ali bin Abi Tholib hingga Imam Mahdi (versi Syiah Rofidhoh) semuanya Ma'shum. Ini adalah tindakan ghuluw (melampaui batas) dalam menyanjung dan memuji manusia. 2. Khomaini meyakini bahwa (imam imam mereka) hingga Imam Mahdi...

TAKARAN YANG SEMPURNA DARI TETESAN KECIL

TAKARAN YANG SEMPURNA DARI TETESAN KECIL Dalam sebuah eksperimen, air sebanyak kurang lebih 500 liter dimasukkan ke dalam sebuah wadah besar. Wadah ini kemudian diangkat ke ketinggian sekitar 100 meter. Di bawahnya, diletakkan sebuah mobil. Ketika air itu dijatuhkan sekaligus dari ketinggian tersebut, dampaknya sungguh mengejutkan. Hantaman air yang begitu besar menimpa mobil di bawahnya dengan sangat kuat, hingga membuat mobil itu penyok parah, bahkan hampir rata. Begitu dahsyatnya daya rusak dari air jika diturunkan sekaligus dalam volume besar. Namun, bandingkanlah hal itu dengan hujan. Bukankah hujan juga membawa volume air yang sangat besar? Tapi lihatlah bagaimana Allah ﷻ menurunkannya. Tidak sekaligus, bukan dengan hentakan yang membinasakan, melainkan melalui tetesan-tetesan kecil, satu demi satu, dengan takaran yang sempurna. “Allah menurunkannya dalam tetesan yang terpisah-pisah, masing-masing tidak bercampur dengan yang lain. Tidak ada tetesan yang lebih dahulu datang sebelu...

DOA KETIKA LAILATUL QADAR

DOA KETIKA LAILATUL QADAR  Telah kita ketahui bersama doa yang dibaca ketika malam lailatul qadar adalah,  اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى   “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ’anni (Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai orang yang meminta maaf, karenanya maafkanlah aku).” [HR. Tirmidzi]  Bagaimana cara membaca doa ini ? Berikut caranya:  1. Doa ini dibaca secara sendiri-sendiri sebagaimana hukum asal berdoa adalah sendiri-sendiri dan dengan suara lirih.  2. Doa ini dibaca ketika malam hari yaitu pada malam di mana ada dugaan kuat malam itu adalah malam lailatul qadar.  Sebagaimana perintah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada ‘Aisyah untuk membaca doa ini ketika menjumpai malam lailatul qadar.  3. Tidak ada jumlah tertentu berapa kali kita membaca doa ini, kita baca doa ini di sela-sela ibadah yang kita lakukan di malam lailatul qadar.  Karena ibadah pada malam lailatul qadar itu berv...