KOPI PINGGIR MASJID : KETIKA DIAM ADALAH SEBUAH KEPUTUSAN MORAL
KOPI PINGGIR MASJID : KETIKA DIAM ADALAH SEBUAH KEPUTUSAN MORAL الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًاۙ ٧٠ Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar. (QS. Al-Aḥzāb [33]:70) Qawlan Sadīdan “Tidak semua diam itu bijak. Kadang diam adalah kebijaksanaan; tetapi pada keadaan tertentu, diam justru menjadi cara paling nyaman untuk membiarkan kesalahan.” Malam baru saja turun. Lampu teras masjid menyala satu per satu, sementara warung kopi di sampingnya mulai dipenuhi jamaah selepas Magrib. Televisi kecil di sudut warung menayangkan berita tanpa suara. Orang-orang lebih sibuk dengan telepon masing-masing. Seorang lelaki tiba-tiba berkata, “Kalau melihat sesuatu yang salah, lebih baik diam saja daripada ikut masalah.” Temannya menatap sebentar. “Selalu begitu?” “Bukankah diam itu lebih aman?” Ia mengaduk kopinya. “Belum tentu. Kadang diam memang menyelamatkan lisan. Tapi kadang diam justru menye...