Syarif Husain : PENGKHIANATAN dan AMBISI KEKUASA'AN
Syarif Husain : PENGKHIANATAN dan AMBISI KEKUASA'AN Pada awal abad ke-20, dunia Islam masih berada di bawah bayang-bayang Daulah Utsmaniyah, meskipun dalam kondisi yang lemah. Di tengah situasi ini, di Hijaz, tepatnya di Mekkah, berdiri seorang tokoh bernama Syarif Hussein bin Ali, seorang keturunan Bani Hasyim yang menjabat sebagai Gubernur Mekkah yang ditunjuk oleh Kekhalifahan Turki Utsmani. Syarif Hussein, yang seharusnya bertugas menjaga Ka'bah dan melayani umat Islam yang datang beribadah haji, ternyata menyimpan ambisi tersembunyi untuk meraih kekuasa'an. Ketika Perang Dunia Pertama pecah, Inggris datang dengan tawaran menggiurkan, dukungan untuk menjadi raja seluruh bangsa Arab jika bersedia MEMBERONTAK terhadap Turki Utsmani. Tergiur oleh janji tersebut, Syarif Hussein menjalin komunikasi rahasia dengan Sir Henry McMahon, Komisaris Tinggi Inggris di Mesir. Korespondensi McMahon-Hussein pada tahun 1915 menjanjikan wilayah Arab, termasuk Syam dan Hijaz, kepada Husse...