Postingan

Mengapa Bilal mengucapkan 'Ahadun Ahad'?

Mengapa Bilal mengucapkan  'Ahadun Ahad'?  Seorang budak Afrika, dipukuli oleh tuannya, diintimidasi oleh preman kota dan dicemooh oleh semua orang; inilah Bilal  (radhi Allahu anhu) . Dan kita semua mengenal Bilal, bukan? Tapi ada sebuah pertanyaan, dan jujur ​​saja, saya tidak memikirkannya sampai saya mendengarnya: Mengapa   dia mengucapkan  “ Ahadun Ahad ” ?  Aku terlalu bodoh untuk memahami seluk-beluk ini, tetapi para sahabat sangat cerdas dan mereka menyadari bahwa ada sesuatu tentang slogan ini yang membuat Bilal mengulanginya berulang kali. Maka pertanyaan itu diajukan kepadanya di Madinah setelah bertahun-tahun berlalu: Mengapa?  (Ia bisa saja memilih seratus kata berbeda untuk diucapkan; mungkin pilihan yang lebih lugas adalah dengan hanya mengatakan  "la ilaha illAllah" . Namun di tengah teriknya gurun pasir dengan batu-batu panas di dadanya, ia berteriak dengan suara paling keras yang mampu ia keluarkan  , " AHADUN AHAD, AH...

Teknologi Teleportasi Zaman Nabi Sulaiman dalam Sudut Pandang Alquran dan Sains

Sumber video :  https://youtu.be/8oVETTOSW4o Kisah Nabi Sulaiman  Memindahkan Singgasana Ratu Balqis  Oleh : Yunahar Ilyas  Nabi Sulaiman AS menyuruh utusan Ratu Balqis untuk membawa kembali hadiah-hadiah yang mereka bawa dari Kerajaan Saba’. Pesan Sulaiman dalam suratnya jelas, Ratu Balqis dan para pembesarnya harus datang menemui beliau sebagai orang-orang yang berserah diri (wa âtûni muslimîn). Apa sebenarnya yang diinginkan oleh Sulaiman dari Ratu Balqis. Apakah sekadar tunduk kepada beliau atau ingin agar Ratu Balqis dan para pembesarnya serta penduduk Saba’ tidak lagi menyembah matahari seperti yang dilaporkan oleh Hud-hud sebelumnya. Dalam surat yang dikirimkan tersebut tidak ada perintah untuk menghentikan penyembahan matahari, juga tidak ada perintah untuk menyembah Allah SWT semata. Sulaiman hanya melarang Ratu Balqis dan para pembesarnya berlaku sombong kepadanya, dan memerintahkannya untuk datang beserah diri.  Sebagai seorang Nabi dan Raja tentu Sul...

Salah Kaprah Dalam Pemahaman "Islam, Rahmatan Lil ‘Alamin"

  Salah Kaprah Dalam Pemahaman "Islam, Rahmatan Lil ‘Alamin" Segala puji bagi Allah Tabarakallah wa Ta'ala, Rabb yang berhak disembah. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, keluarga dan para sahabat beliau Benar bahwa Islam adalah agama yang rahmatan lil ‘alamin. Namun banyak orang menyimpangkan pernyataan ini kepada pemahaman-pemahaman yang salah kaprah. Sehingga menimbulkan banyak kesalahan dalam praktek beragama bahkan dalam hal yang sangat fundamental, yaitu dalam masalah aqidah. Pernyataan bahwa Islam adalah agamanya yang rahmatan lil ‘alamin sebenarnya adalah kesimpulan dari firman Allah Tabarakallah wa Ta’ala, وَما أَرْسَلْناكَ إِلاَّ رَحْمَةً لِلْعالَمِينَ “Kami tidak mengutus engkau, Wahai Muhammad, melainkan sebagai rahmat bagi seluruh manusia” (QS. Al Anbiya: 107) Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wa sallam diutus dengan membawa ajaran Islam, maka Islam adalah rahmatan lil’alamin, Islam adalah rahmat bagi seluruh manus...

Meneriakkan Allah di Tengah-Tengah Mendengar Tilawah Quran, Adakah Tuntunan?

Simak video berikut : Pendapat Ust. Abdul Somad : Pendapat yang benar : Meneriakkan Allah di tengah-tengah mendengar Tilawah Quran, adakah tuntunan?  Barangkali seperti ini sering kita dengar kala seseorang disuruh tilawah Al Qur’an di depan khalayak ramai, lalu para pendengar mengucapkan, baik dengan suara lirih atau keras, “Allah”.  Yang tepat adalah amalan seperti itu tidaklah dituntunkan. Para salaf dahulu tidaklah pernah mencontohkannya. Bahkan meneriakkan Allah seperti itu tanda tidak mengagungkan pembacaan Al Qur’an. Karena yang dituntut dari seorang muslim adalah diam dan merenungkan ayat yang sedang dibaca.  Allah Ta’ala perintahkan,  وَإِذَا قُرِئَ الْقُرْآَنُ فَاسْتَمِعُوا لَهُ وَأَنْصِتُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ  “Dan apabila dibacakan Al Quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat” (QS. Al A’raf: 204).  Perintah untuk tadabbur (merenungkan) Al Qur’an. Allah Ta’ala berfirman,  كِتَابٌ أَنْز...