Postingan

Perbedaan Universitas Al-Azhar Kairo dengan Universitas Islam Madinah dari segi aqidah

Gambar
Perbedaan Universitas Al-Azhar Kairo dengan Universitas Islam Madinah dari segi aqidah Perbedaan mendasar dalam segi aqidah antara Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir dan Universitas Islam Madinah (UIM) di Arab Saudi terletak pada metodologi, referensi utama, dan corak pemikiran teologis yang dianut: Landasan dan Corak Aqidah Universitas Al-Azhar (Kairo) : Menggunakan tradisi keilmuan klasik yang panjang ( sanad keilmuan) serta menghargai perbedaan pendapat ( khilafiyah ) fiqih dan kalam secara luas di kalangan para masyayikh (syekh pengajar).  • Menganut aqidah Ahlussunnah wal Jamaah dengan corak teologi Asy’ariyah (dalam sifat-sifat Allah) dan Maturidiyah . • Dalam bidang fiqih, Al-Azhar mengakui dan mengajarkan empat mazhab utama (Hanafi, Maliki, Syafi'i, dan Hanbali) secara berdampingan. • Mengusung konsep Islam Wasathiyah (moderat, jalan tengah), yang menekankan toleransi internal antarmazhab serta keseimbangan dalam berpikir dan berinteraksi dengan khazanah klas...

Hukum Bersalaman Cium Tangan

Asykar Masjdil Haram juga tidak merunduk dan cium tangan Iman Masjidil Haram yang mereka kawal, lihat video berikut : Hukum Bersalaman Cium Tangan Hadits Berkaitan dengan Masalah Cium Tangan Cium tangan bagi sebagian besar kaum muslimin sudah menjadi suatu budaya.  Tradisi cium tangan ini dijadikan sebagai wujud dari rasa kasih sayang dan penghormatan. Lalu bagaimana Islam memandang hal ini? berikut hadits yang berkaitan dengan cium tangan. عن جابر أن عمر قام إلى النبي صلى الله عليه وسلم فقبل يده “ Dari Jabir Radhiallahu anhu, bahwa Umar bergegas menuju Rasulullah lalu mencium tangannya ” (HR. Ahmad dan Ibnul Muqri dalam Taqbilu Al-Yad, Ibnu Hajar mengatakan, sanadnya Jayyid [1/18]). عن صفوان بن عسال أن يهوديا قال لصاحبه: اذهب بنا إلى هذا النبي صلى الله عليه وسلم .قال: فقبلا يديه ورجليه وقالا: نشهد أنك نبي الله صلى الله عليه وسلم “ Dari Sofwan bin Assal, bahwa ada dua orang yahudi bertanya kepada Rasulullah  (tentang tujuh ayat yang pernah diturunkan kepada Musa Alaihi S...

Aturan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid

Baca juga : Tujuh Dalil Pengaturan Pengeras Suara pada Tempat Ibadah Aturan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid Beberapa negara meminimalisir penggunaan pengeras suara di masjid dengan berbagai alasan. Bagaimana dengan Indonesia? Pengeras suara sering digunakan di berbagai tempat umum. Mulai dari bandara, terminal bus, stasiun, rumah sakit, gereja hingga masjid. Pengeras suara seperti speaker atau toa menjadi solusi dalam menyampaikan informasi di tempat-tempat umum tersebut. Akan tetapi, penggunaan pengeras suara dianggap menimbulkan polusi suara sehingga ada beberapa negara yang kini meminimalisir penggunaan pengeras suara. Mesir salah satunya. Beberapa waktu lalu, menjelang Ramadan, Menteri Wakaf Mesir, Mohamed Gomaa mengeluarkan larangan agar tidak menggunakan pengeras suara di seluruh masjid saat tarawih selama bulan suci Ramadan. Menurutnya, upaya itu dilakukan agar umat lainnya dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan jauh dari suara bising akibat penggunaan pengeras suara ...

KESESATAN HABIB UMAR YANG MENGAKU BERTEMU DAN BISA MELIHAT NABI DALAM KEADAAN SADAR

Video :  Habib Umar melihat Rasulullah (yaqazah)..? KESESATAN HABIB UMAR YANG  MENGAKU BERTEMU DAN BISA MELIHAT NABI DALAM KEADAAN SADAR Bertemu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam Kondisi Sadar? Al-Hafidz menyebutkan dalam Fathul Bari, أن ابن أبى جمرة نقل عن جماعة من المتصوفة أنهم رأوا النبي في المنام ثم رأوه بعد ذلك في اليقظة Bahwa Ibnu Abi Hamzah pernah menyebutkan dari beberapa orang sufi bahwa mereka melihat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam mimpi, kemudian setelah itu mereka melihat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam kondisi sadar (di luar mimpi). Kemudian dikomentari oleh al-Hafidz Ibnu Hajar, وهذا مشكل جدًا ولو حُمِل على ظاهره لكان هؤلاء صحابة ولأمكن بقاء الصحبة إلى يوم القيامة ويعكر عليه أن جمعًا جمًا رأوه في المنام ، ثم لم يذكر واحد منهم أنه رآه في اليقظة Ini pemahaman sangat bermasalah, jika hadis itu dipahami sebagaimana dzahirnya (bahwa orang bisa bertemu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam di luar mimpi) tentu mereka semua menjadi sahabat N...

Tujuh Dalil Pengaturan Pengeras Suara pada Tempat Ibadah

Baca juga : Aturan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid Tujuh Dalil Pengaturan Pengeras Suara pada Tempat Ibadah Selain mengajarkan kebaikan, Islam juga mengajarkan kebaikan itu harus dilakukan dengan cara-cara yang baik. Mengajak orang lain ibadah itu sangat baik, namun demikian ajakan itu pun harus dilakukan dengan cara-cara yang baik. Termasuk dalam hal ini adalah penggunaan pengeras suara atau mikrofon di tempat ibadah seperti masjid dan mushalla.  Dalam hal ini ada 7 dalil atau argumentasi ilmiah tentang pengaturan penggunaan pengeras suara yang layak dipahami dari Kitab I’lâmul Khâsh wal ‘Âmm bi Anna Iz’âjan Nâsi bil Mikrûfûn Harâm (Pemberitahuan Bagi Orang Pintar dan Orang Awam Bahwa Mengganggu orang Lain dengan Mikrofon Hukumnya Haram) karya ​​​​​​Sayyid Zain bin Muhammad bin Husain Alydrus, Dosen Universitas Al-Ahgaf Yaman. Pertama , banyak ayat dan hadits yang memerintah untuk memelankan suara dalam shalat, dzikir dan doa. Sebagai contoh adalah ayat dan hadits berikut: ...

Iran dan Propaganda Internasionalisasi “Dua Tanah Suci"

Propaganda Iran yang di propagandakan lagi oleh DR. Amin Rais ?, simak video berikut : Baca juga artikel berikut : •》 Pergerakan dan pemikiran politik DR. Amien Rais •》 Mengapa Muslim Ahlussunnah timur tengah membenci Ayatollah Ali Khomenei dedengkot Syiah Rafidhah..? ---o0o--- Iran dan Propaganda Internasionalisasi “Dua Tanah Suci" DUNIA saat ini diguncangkan oleh propaganda internasionalisasi dua Tanah Suci yakni Makkah dan Madinah. Propaganda internasionalisasi Makkah dan Madinah ini bukanlah hal yang baru. Pada dekade 80-an propaganda pernah dipopulerkan oleh pemimpin spiritual tertinggi Syi’ah sekaligus pemimpin Revolusi Iran, Khomeini. Pada saat itu, Khomeini meminta agar pengelolaan dua Kota Suci umat Islam itu dikelola oleh Komite Islam Internasional dan tidak lagi dibawah Kerajaan Saudi Arabia. Tidak dapat dipungkiri, Iran sangat berkepentingan untuk mensukseskan ide internasionalisasi Makkah dan Madinah. Iran memiliki tujuan geopolitik dalam rangka ekspansi ideologi da...

Pergerakan dan pemikiran politik Amien Rais

Gambar
Pergerakan dan pemikiran politik Amien Rais  Pergerakan dan pemikiran politik Amien Rais di masa-masa awal reformasi memang banyak diilhami oleh pemikiran progresif dari Dr. Ali Shariati , seorang sosiolog dan pemikir besar Syiah dari Iran. Keterkaitan ini dibuktikan secara nyata ketika Amien Rais menerjemahkan salah satu karya penting Shariati, Man and Islam , ke dalam bahasa Indonesia dengan judul "Tugas Cendekiawan Muslim" pada tahun 1982. Berikut adalah poin-poin penting mengenai pengaruh buku tersebut terhadap pemikiran politik Amien Rais: • Sikap Menolak Status Quo: Buku karya Dr. Ali Shariati ini dikenal memiliki karakter yang "menggerakkan". Shariati mengkritik keras kemandekan berpikir ( kejumudan ) dan Islam yang terlembaga secara tradisional. Pemikiran revolusioner ini diadopsi oleh Amien Rais untuk menyuarakan gerakan reformasi dan mengkritik ketidakadilan penguasa di Indonesia. • Peran Intelektual di Tengah Rakyat: Konsep utama dari buku ini mene...