Postingan

JUHAYMAN, SANG PEMBAJAK MASJIDIL AL-HARAM

Simak video berikut :  dan baca Husein Al Attas Penyebar Kesesatan Syi’ah ?! [klik disini] Baca juga : KEJAHATAN SYIAH DI TANAH HARAM DALAM KURUN SEJARAH JUHAYMAN, SANG PEMBAJAK MASJIDIL AL-HARAM  Pada tahun 1979, umat Islam digemparkan dengan peristiwa besar yang menelan banyak korban jiwa, sebuah aksi yang didalangi kelompok ekstrimis, kelompok Juhayman al-Otaibi, peristiwa itu adalah pembajakan Masjid al-Haram. Masjidi al-Haram adalah tempat suci umat Islam yang sangat dihormati dan dimuliakan oleh setiap umat Islam di muka bumi ini. Kelompok Juhayman al-Otaibi dengan lancang melanggar kehormatan masjid yang mulia ini, membuat keonaran, dan menumpahkan darah di dalamnya. Dipimpin oleh Juhayman bin Muhammad bin Sayf al-Otaibi mereka membuat makar dan menakuti jamaah haji yang datang ke Baitullah al-Haram.  Siapakah Juhayman al-Utaibi?  Juhaiman dilahirkan di al-Sajir, Provinsi Qasim, pada tanggal 16 September 1936. Ia berasal dari kabilah Utaybah, salah satu suku y...

Panduan Kurban

Baca :  Pilih Kurban Sapi Tujuh Orang atau Satu Kambing Sendiri? Panduan Kurban  Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,  فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ  “Maka shalatlah untuk Rabbmu dan sembelihlah hewan.” (QS. Al Kautsar : 2)  Syekh Abdullah Alu Bassaam mengatakan, “Sebagian ulama ahli tafsir mengatakan, ‘Yang dimaksud dengan menyembelih hewan adalah menyembelih hewan kurban setelah shalat Idul adha.’” Pendapat ini dinukil dari Qatadah, Atha’ dan Ikrimah (Taisirul ‘Allaam, 534, Taudhihul Ahkaam IV:450, dan Shahih Fiqih Sunnah II:366).  Dalam bahasa Arab, hewan kurban biasa disebut dengan nama udh-hiyah (  أضحية )bentuk jamaknya Adhaahi (Arab:  أضاحي  )‬ dengan huruf ha’ tipis.  Pengertian Kurban  Kurban yang dalam bahasa Arabnya udh-hiyah (  الأضحية  ) disembelih pada hari ‘Idul Adha dan hari Tasyriq dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah, karena datangnya hari raya tersebut (Al-Wajiz, hal. 405 dan Shahih Fikih Sunnah)....

JANGAN ASAL MENGAMBIL ILMU DAN PENUKILAN

JANGAN ASAL MENGAMBIL ILMU DAN PENUKILAN Jangan sampai engkau tertipu oleh seseorang yang berhias dengan ucapannya: "Ibnu Baz telah berkata..." "Ibnu Utsaimin telah berkata..." رحمهم الله Akan tetapi, kenalilah sumbernya. Pastikan ia berada di atas Sunnah, lalu ambillah manfaat darinya. Janganlah engkau menjadi seperti pencari kayu bakar di malam hari, yang mengambil apa saja tanpa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Disampaikan oleh Syaikh Sulaiman Ar-Ruhaily حفظه الله Selektif dalam Menuntut Ilmu Agama jangan salah pilih Guru : Ilmu agama adalah perkara yang agung, yang dengannya seseorang bisa mendapatkan kebahagiaan dan keselamatan di dunia dan di akhirat. Tanpa ilmu agama, seseorang akan binasa. Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:  ألا إنَّ الدُّنيا ملعونةٌ ملعونٌ ما فيها ، إلَّا ذِكرُ اللَّهِ وما والاهُ ، وعالِمٌ ، أو متعلِّمٌ  “Ketahuilah, sesungguhnya dunia itu terlaknat. Semua yang ada di dalamnya terlaknat kecuali dzikrullah serta orang ...

KAMU MENABUR, KAMU AKAN MENUAI

KAMU MENABUR, KAMU AKAN MENUAI Kehidupan adalah gema, Apa yang kamu kirim akan  Apa yang kamu tabur itulah yamu tuai.. Apa yang kamu berikan itu yang akan kamu terima.. Karena didunia ini memang ada hukum sebab dan akibat.. Kamu menuai apa yang kamu tabur. Kemudian energi yang kamu keluarkan benar-benar akan kembali kepadamu.. Jika bukan dengan situasi yang sama, Maka akan dengan rasa yang sama... لن تفهم ألم شخص ما حتى تجرب ذالك بنفسك.. Kamu tidak akan memahami dan mengerti betapa sakit nya "hati" seseorang, sampai kamu sendiri lah yang merasakan hal yang sama.. Ibarat kamu melempar batu ke dalam danau, Kamu tidak akan pernah tahu sedalam apa batu itu akan jatuh.. Sama hal nya seperti ketika kamu menyakiti seseorang tapi kamu tidak akan pernah tahu sedalam apa luka yang dirasa kan oleh nya. Jadi belajarlah menghargai sesuatu apapun itu.. في داخل كل قلب  يوجد عالم اكبر من الواقع ... توجد رواية، وضحكة، ودمعة .. توجد كلمه غير مقصودة أسعدت، و أخرى محسوبة جرحت  توجد أخبار لا ...

Bangsa Arab adalah sebaik-baik bangsa

Sumber video : https://youtube.com/shorts/ Bangsa Arab adalah sebaik-baik bangsa Berkata al-‘Allāmah Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin رحمه الله :  “Bangsa tempat Rasul ﷺ diutus adalah sebaik-baik bangsa"  Bangsa Arab adalah sebaik-baik bangsa, karena Allah berfirman dalam Kitab-Nya : ﴿اللَّهُ أَعْلَمُ حَيْثُ يَجْعَلُ رِسَالَتَهُ﴾ ‘Allah lebih mengetahui di mana Dia menempatkan risalah-Nya.’ (QS. Al-An‘ām: 124)  Dan Nabi ﷺ bersabda :  "Manusia itu seperti barang tambang; yang terbaik di masa jahiliyah adalah yang terbaik pula di masa Islam apabila mereka memahami agama"  Namun ini bukan berarti merendahkan seluruh manusia secara mutlak. Yang dilarang adalah berbangga-bangga (kesombongan).  Adapun adanya keutamaan (perbedaan derajat), maka Allah memang melebihkan sebagian jenis manusia atas sebagian yang lain.  Maka bangsa Arab lebih utama daripada selainnya; jenis Arab lebih utama daripada jenis non-Arab (‘ajam).  Akan tetapi, jika orang Ara...

Berkah Kotoran Tokoh Syiah

Gambar
Sumber video :  https://www.facebook.com/share/ Berkah Kotoran Tokoh Syiah  Bagi syiah, ini hal yang biasa. Bagi penganut syiah, kotoran para imam bukan sesuatu yang menjijikkan, tapi sumber keberkahan. Bagi penganut syiah, kotoran para imam menyebabkan masuk surga.  Berikut keterangan dalam kitab Syiah, Anwarul Wilayat, karya Ayatolah Mulla Zaenal Abidin Al-Kalba Yakani,  “Kotoran dan air kencing para imam bukan sesuatu yang menjijikkan dan tidak berbau busuk, bahkan keduanya bagaikan misik yang semerbak. Barang siapa yang meminum kencing, darah dan memakan kotoran mereka maka haram masuk neraka dan wajib masuk surga.” (Anwarul Wilayat, halaman 440, th. 1419 H.)  Kentut Imam Bagaikan Bau Misik  Abu Jafar berkata: “Ciri-ciri Imam dianatarnya :  Dilahirkan sudah dalam keadaan berkhitan.  Begitu menginjakkan kaki di bumi ia mengumandangkan dua kalimat syahadat.  Tidak pernah junub.  Matanya tidur hatinya terbangun.  Tidak pernah meng...

KETIKA PENGIKUT LEBIH DIUTAMAKAN DARI KEBENARAN

KETIKA PENGIKUT LEBIH DIUTAMAKAN DARI KEBENARAN  Disampaikan Oleh : Dr. Abdurrahman Al-Omaissan. Di zaman sekarang ini - kita memohon perlindungan Allah - zaman orang-orang yang mengejar ketenaran. Dia ingin terkenal, dia ingin banyak pengikut/followers yang banyak. Maka kamu akan dapati dia mencari ketenaran bahkan lewat hal yang bodoh. Rasulullah ﷺ bersabda : “Barangsiapa yang memakai pakaian ketenaran di dunia, maka Allah akan memakaikannya pakaian kehinaan pada Hari Kiamat.” Karena itu orang-orang seperti ini adalah orang-orang yang miskin (kasihan). Mereka kehilangan agamanya, kehilangan nilai-nilainya, kehilangan akhlaknya, kehilangan kehormatannya. Semua itu demi agar manusia mengikuti mereka. Padahal Allah berfirman : “(Yaitu) ketika orang-orang yang diikuti itu berlepas diri dari orang-orang yang mengikutinya, dan mereka melihat azab, dan segala hubungan antara mereka terputus.” (QS. Al-Baqarah: 166) Maka pelajarannya adalah untuk tetap berada di atas kebenaran. Jangan jad...