Postingan

Strategi Syi’ah Untuk Meruntuhkan Islam dan Kaum Muslimin

STRATEGI SYI’AH UNTUK MERUNTUHKAN ISLAM DAN KAUM MUSLIMIN Oleh : Ustadz Ahmad Hamiddin as-Sidawi Tidak asing lagi bagi kita bahwa membongkar segala bentuk kesesatan dan para pelakunya merupakan suatu kewajiban berdasarkan ijma’ kaum muslim sampai akhir zaman. Suatu ketika dikatakan kepada Imam Ahmad Bin Hambal: “Manakah yang lebih engkau senangi orang yang berpuasa, shalat dan beri’tikaf ataukah orang yang membicarakan ahlu bid’ah?” Maka ia menjawab: “Kalau ia shalat dan ber’itikaf maka itu (hanya) kembali ke dirinya sendiri sedangkan kalau ia berbicara tentang ahlu bid’ah maka itu untuk kaum muslimin. Dan itulah yang lebih utama.” Begitu jauh firqah Syi’ah (yang sekarang menyebut diri sebagai Ahli Bait untuk mengelabuhi umat Islam-red) menyimpang dari nash-nash yang telah di gariskan oleh syariat. Sehingga diantaranya mereka mangatakan bahwa Karbala lebih utama dari Ka’bah, berziarah ke Karbela pada hari Arafah lebih utama dari hari semuanya, ziarah ke makam Husain merupakan amala...

Syi’ah Mencela Ummul Mukminin, ‘Aisyah

Ilustrasi, simak video berikut : Baca artikel : • Sesungguhnya "tanaqudh (kontradiksi) awal pijakan dari kerusakan" • Ulama Su’ (Orang Berilmu Yang Buruk) •  BEDAH BUKU ALBANI: Di antara Forum Ilmiah dan Majlis Mutanajis ---o0o--- Syi’ah Mencela Ummul Mukminin, ‘Aisyah Di antara bentuk kesesatan Syi’ah Rofidhoh adalah perbuatannya yang mencela bahkan menghina ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha dengan perkataan atau perbuatan yang sangat keji dan munkar. Padahal ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha merupakan Ummul Mukminin, istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan merupakan istri yang paling dicintainya. Lantas, apa saja kemuliaan yang dimiliki ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha sehingga orang lain tidak berhak untuk mencela atau menghinanya? Mari kita simak pembahasan berikut: Nama dan keturunan Nama beliau adalah ‘Aisyah bintu Abi Bakr ‘Abdillah bin Abi Quhafah ‘Utsman bin ‘Amir bin ‘Amr bin Ka’b bin Sa’d bin Taim bin Murrah bin Ka’b bin Lu’ay al-Qurasyiyyah at-Taimiyyah al-Makkiyyah....

PERBEDAAN MUHADDITS, BAHISTUL HADIS DAN AHLI HADIS, Apakah Syekh al-Albani dan Habib Umar bin Hafizh Ahli Hadis atau Muhaddits?

Baca artikel : •  Sesungguhnya "tanaqudh (kontradiksi) awal pijakan dari kerusakan" •  Ulama Su’ (Orang Berilmu Yang Buruk) Download e-Book "Menajawab Tuduhan Kepada Syaikh Al-Abani (klik disini) Baca juga : BEDAH BUKU ALBANI: Di antara Forum Ilmiah dan Majlis Mutanajis ---o0o--- PERBEDAAN MUHADDITS, BAHISTUL HADIS DAN AHLI HADIS, Apakah Syekh al-Albani dan Habib Umar bin Hafizh Ahli Hadis atau Muhaddits? Pembahasan ini juga menjadi penting ketika masyarakat ingin mengetahui posisi keilmuan dua ulama kontemporer yang sangat dikenal, yaitu Syekh Muhammad Nashiruddin al-Albani رحمه الله dan Habib Umar bin Hafizh حفظه الله. Keduanya sama-sama memiliki hubungan kuat dengan ilmu-ilmu Islam dan Sunnah Nabi ﷺ, tetapi bidang keahlian dan bentuk kontribusi mereka dalam tradisi keilmuan Islam memiliki penekanan yang berbeda. APA ITU HADIS? Sebelum membahas perbedaan antara muhaddits dan ahli hadis, terlebih dahulu perlu dipahami pengertian hadis. Hadis secara umum adalah segala...

Syaikh Al-Albani dan Sikap Proporsional Majelis Tarjih

Gambar
Sumber video :  https://www.facebook.com/share/ Syaikh Al-Albani dan Sikap Proporsional Majelis Tarjih Perdebatan tentang Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani akhir-akhir ini mengemuka. Sebagian pengkritiknya mempertanyakan kelayakannya menyandang gelar muhaddits karena dinilai menempuh jalur pendidikan secara mandiri. Sebaliknya, para pendukungnya mengakui kapasitas keilmuannya melalui karya-karya dan penilaian hadis yang dihasilkannya. Di tengah perdebatan tersebut, ada pertanyaan yang menarik diajukan, bagaimana Muhammadiyah, khususnya Majelis Tarjih dan Tajdid, memandang kontribusi ulama hadis asal Albania itu? Gambaran tentang posisi al-Albani diperoleh melalui penelusuran menggunakan ChatHPT, kecerdasan artifisial yang dikembangkan Majelis Tarjih dan Tajdid bersama Majelis Pustaka dan Informasi Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Penelusuran terhadap dokumen dan fatwa Tarjih itu menghasilkan data menarik tentang bagaimana penilaian al-Albani digunakan, diterima, atau dalam kasu...