Postingan

Saat Bung Karno Puji 'Wahabi'

Saat Bung Karno Puji 'Wahabi'  Bung Karno sangat tertarik dengan gerakan pemurnian di Saudi.  "Tjobalah pembatja renungkan sebentar ‘padang-pasir’ dan ‘wahabisme’ itu. Kita mengetahui djasa Wahabisme jang terbesar: ia punja kemurnian, ia punja keaslian, murni dan asli sebagai udara padang-pasir, kembali kepada asal, kembali kepada Allah dan Nabi, kembali kepada Islam dizamanja Muhammad! Kembali kepada kemurnian, tatkala Islam belum dihinggapi kekotorannya seribu satu tahajul dan seribu satu bid’ah. Lemparkanlah djauh-djauh tahajul dan bid’ah itu, tjahkanlah segala barang sesuatu jang membawa kemusjrikan!”   Demikianlah yang dituliskan proklamator Sukarno dalam bukunya Di Bawah Bendera Revolusi . Jarang diketahui, Bung Karno sempat memiliki ketertarikan dengan ajaran pemurnian Islam yang berjalan beriringan dengan Kerajaan Saudi.  Ketertarikan ini muncul saat Bung Karno belajar Islam secara intens sepanjang 1930-an saat dipenjara di Sukamiskin, Bandung, dan kemud...

Hadis “Allah Menghalangi Tobat Pelaku Bid’ah”

Hadis “Allah Menghalangi Tobat Pelaku Bid’ah”  Diriwayatkan oleh Ath-Thabrani dalam Mu’jam Al-Ausath (4202), beliau berkata,  حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْفَرْغَانِيُّ قَالَ: نا هَارُونُ بْنُ مُوسَى الْفَرْوِيُّ قَالَ: نا أَبُو ضَمْرَةَ أَنَسُ بْنُ عِيَاضٍ، عَنْ حُمَيْدٍ الطَّوِيلِ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ اللَّهَ حَجَبَ التَّوْبَةَ عَنْ صَاحِبِ كُلِّ بِدْعَةٍ»  Ali bin Abdullah Al-Farghani menuturkan kepadaku, ia berkata, Harun bin Musa Al-Farwi telah menuturkan kepadaku, Abu Dhamrah Anas bin ‘Iyadh telah menuturkan kepadaku, dari Humaid bin Ath-Thawil, dari Anas bin Malik, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sungguh Allah menghalangi tobat dari setiap pelaku bid’ah.”  Demikian juga diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman (9011) dan Al-Harawi dalam Dzammul Kalam (5/153) dengan sanad yang berporos pada Harun bin Musa.  Adapun rincian kualitas pe...

Kenapa saya keluar dari Sufi-TAREKAT NAQSYABANDIYAH

Gambar
Kenapa saya keluar dari Sufi-TAREKAT NAQSYABANDIYAH Naqsyabandiyah merupakan salah satu tarekat sufi yang paling luas penyebaran nya, dan terdapat banyak di wilayah Asia  serta Turki, Bosnia-Herzegovina, dan wilayah Dagestan, Russia.  Kata Naqsyabandiyah/Naqsyabandi/Naqshbandi نقشبندی berasal dari Bahasa Arab iaitu Murakab Bina-i dua kalimah Naqsh dan Band yang bererti suatu ukiran yang terpateri, atau mungkin juga dari Bahasa Persia, atau diambil dari nama pendirinya yaitu Baha-ud-Din Naqshband. Sebagian orang menerjemahkan kata tersebut sebagai “pembuat gambar”, “pembuat hiasan”. Sebagian lagi menerjemahkannya sebagai “Jalan Rantai”, atau “Rantai Emas”.  Tarekat ini didirikan oleh Imam Tariqat Hadhrat Khwajah Khwajahgan Sayyid Shah Muhammad Bahauddin Naqshband Al-Bukhari Al-Uwaisi, dilahirkan pada bulan Muharram tahun 717 Hijrah bersamaan 1317 Masihi iaitu pada abad ke 8 Hijrah bersamaan dengan abad ke 14 Masihi di sebuah perkampungan bernama Qasrul ‘Arifan berdekatan B...

TUDUHAN DUSTA TERHADAP SYAIKH AL-ALBANI

Sumber video :  https://youtu.be/ AJWLTAi Sumber video :  https://youtu.be/9JgSxWL Baca biodata : Muhammad Nashiruddin Al-Albani ( klik disini ) ----o0o--- SEMBILAN TUDUHAN DUSTA TERHADAP SYAIKH AL-ALBANI  Oleh : Gholib Arif Nushoiroot  Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, sholawat dan salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Rasulullah. Wa Ba’du.  Al-Albani rahimahullah, ahli hadits abad ini, dijuluki sebagai muhaddits As-Syam (ahli hadits negeri Syam) –andai saja dijuluki sebagai Muhadditsud Dunya (ahli hadits dunia)- tentu ia berhak menyandangnya, wa la uzakki’ ala Allahi ahada. Beliau sebagaimana ulama lainnya, pernah dilontarkan kepadanya tuduhan-tuduhan dan kedustaan-kedustaan.  Kedustaan dan tuduhan tersebut terangkum dalam sembilan point berikut ini: (Al-Albani) ahli hadits yang tidak paham fikih Tidak mengetahui ilmu ushul Tidak memiliki guru. Syad (ganjil), menyendiri dari pendapat umumnya masyarakat. Tidak menghorm...

Fakta Yang Banyak Disalahpahami Tentang Arab Saudi

Sumber :  https://fb.watch/h3GHiN2wQP/ Fakta Yang Banyak Disalahpahami Tentang Arab Saudi  Minimnya informasi tentang Arab Saudi dan kurangnya warga dunia mengakses informasi langsung dari sumbernya di Arab Saudi, membuat sebagian orang salah paham. Bahkan media pun lebih sering mengutip berita dari media di luar Saudi daripada sumber resmi dan lokal di Saudi.  Berikut beberapa fakta yang kerap disalahpahami dan diframing oleh media tentang Arab Saudi.  Perayaan dan Budaya Non Islam di Arab Saudi   Warga negara Arab Saudi merupakan pemeluk agama Islam yang sejak kecil telah dididik dengan akidah dan syariat Islam. Pada perkembangannya sebagian warganya teracuni pengaruh paham di luar Islam.  Meskipun demikian, Undang Undang Kerajaan Arab Saudi adalah Al-Quran dan As-Sunnah; dulu, sekarang dan akan datang, sebagaimana yang ditegaskan oleh Putra Mahkota Muhammad bin Salman:  Tidak dapat dipungkiri akan selalu terjadi pelanggaran yang menyelisihi Undang-U...

Benarkah Rasulullah Ada Dimana-Mana?

Benarkah Rasulullah Ada Dimana-Mana?  Pertanyaan:  Benarkah Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam saat ini ada dimana-mana? Lalu apakah beliau mengetahui perkara gaib?  Syaikh Abdul ‘Aziz Bin Baz -rahimahullah- menjawab:  Tentunya kita semua tahu baik secara logika maupun berdasarkan dalil-dalil bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam tidak berada dimana-mana. Yang benar jasad beliau saat ini berada di makamnya yaitu di kota Madinah Al Munawwarah. Sedangkan ruh beliau ada di Rafiqul A’laa, yaitu di surga. Dalil yang menunjukkan hal tersebut adalah hadits shahih, yaitu Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda ketika menjelang wafatnya:  اللهم في الرفيق الأعلى  “Ya Allah, di Rafiqul A’la.”  (Al Bukhari di bab Al Jumu’ah (850), juga di Sunan At Tirmidzi bab Ad Da’awat (3496), di Sunan An Nasa’i bab Al Jana’iz (1830), Sunan Ibnu Majah bab Maa Ja’a Fil Jana’iz (1619), di Musnad Ahmad bin Hambal (6/200), di Muwatha Malik bab Jana’iz (562))...

Kalian semua sesat kecuali orang-orang yang Aku beri petunjuk

Kalian semua sesat kecuali orang-orang yang Aku beri petunjuk  Segala kuasa dan kekuatan berasal dari Tuhan semata.   Minggu ini kita akan memulai serangkaian artikel singkat tentang salah satu ucapan tradisional Nabi Muhammad, semoga Allah memujinya. Pada bagian kedua, kita akan fokus pada kebutuhan besar umat manusia akan Tuhan, sambil mengakui bahwa Tuhan tidak membutuhkan kita, doa kita, atau mengingat-Nya. Dia Maha Kuasa, Maha Perkasa. Namun, sebelum kita dapat memahami kebenaran yang tak salah ini, kita harus memahami sumber-sumber pengetahuan dalam Islam dan memahaminya. Pemahaman ini memungkinkan kita untuk membahas topik-topik yang luas dan penting secara komprehensif. Pengetahuan dalam Islam berasal dari Al-Quran dan dari tradisi otentik Nabi Muhammad, yang dikenal sebagai Sunnah.  Al-Quran, kadang-kadang disebut Al-Quran Suci atau Al-Quran Mulia, adalah kitab suci atau teks sakral agama Islam. Umat Islam percaya bahwa Al-Quran adalah firman Tuhan yang sebenarny...