Postingan

Hukum Mengumumkan Berita Kematian Seseorang (An-Na’yu)

Baca artikel terkait berikut : ○  Hadis: Tidak termasuk golongan kami orang yang memukul-mukul pipi  ○  TERSIKSANYA SI MAYIT DI ALAM KUBUR KARENA RATAPAN KELUARGANYA ○  Berhati-Hati Dari Perkara Yang Diada-adaan Oleh Syiah Pada Hari Asyura Hukum Mengumumkan Berita Kematian Seseorang (An-Na’yu) Hadis-hadis yang berkaitan dengan an-na’yu An-na’yu adalah mengumumkan atau menyebarluaskan berita kematian seseorang. Berkaitan dengan masalah an-na’yu, kita jumpai beberapa hadis yang tampaknya saling bertentangan. Sebagian hadis menunjukkan bahwa hal itu terlarang, dan sebagian yang lain membolehkan. Hadis yang melarang adalah hadis dari sahabat Hudzaifah bin Al-Yaman radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan, إِذَا مِتُّ فَلَا تُؤْذِنُوا بِي، إِنِّي أَخَافُ أَنْ يَكُونَ نَعْيًا، فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْهَى عَنِ النَّعْيِ “Jika aku mati, janganlah kalian mengumumkan kematianku, karena aku takut hal itu termasuk dalam an-na’yu. Aku ...

Akidah Sesat Syi’ah Tentang Allah

Akidah Sesat Syi’ah Tentang Allah Akar Rafidhah (Syi’ah) adalah dari Yahudi yang dipelopori oleh Abdullah bin Saba’ Al Yahuud . Ia mengaku-ngaku Islam dan mengklaim dirinya sebagai pengagum ahlul bait, namun ia bersikap ghuluw (berlebihan) terhadap ‘Ali radhiyallahu ‘anhu. Lalu ‘Ali diklaim sebagai khalifah sebenarnya sepeninggal Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam . Kemudian ‘Ali pun disikapi ekstrim sampai diangkat martabatnya hingga derajat ilahiyah atau ketuhanan. Inilah yang diakui oleh Syi’ah Itsna ‘Asyariyyah sendiri dalam buku-buku mereka. Karena sikap ghuluw ini, mereka akhirnya dibakar oleh ‘Ali dan ‘Ali pun sebenarnya berlepas diri dari mereka. Di antara akidah sesat Syi’ah tentang Allah adalah: 1. Mereka mengaku bahwa mereka tidaklah sama dengan Ahlus Sunnah dalam ilah (sesembahan), Nabi dan Imam. Mereka menyatakan bahwa Rabb yang disembah Abu Bakr dan Nabinya tidak sama dengan mereka. (Kitab Al Anwar An Ni’maniyyah, Ni’matullah Al Jazairi 2: 278) 2. Mereka memiliki k...

Rezeki Sudah Diatur, Lalu Kenapa Harus Bekerja Keras?

Pemahaman Ustadz Adi Hidayat tentang rezki, simak video berikut : Baca : KOREKSI ATAS PEMAHAMAN USTADZ ADI HIDAYAT (UAH) TERKAIT MASALAH TAKDIR Rezeki Sudah Diatur, Lalu Kenapa Harus Bekerja Keras? Sebagian orang pernah berkata bahwa tidak perlu bekerja terlalu keras karena rezeki sudah diatur oleh Allah. Kalimat ini sekilas terdengar benar dan religius, namun jika dipahami secara keliru justru dapat menumbuhkan sikap malas dan pasrah tanpa usaha. Catatan Penting Islam memang mengajarkan tawakal, tetapi Islam juga sangat menekankan pentingnya ikhtiar atau usaha yang sungguh-sungguh. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami bagaimana sebenarnya konsep rezeki dalam Islam agar tidak salah dalam bersikap. Makna Rezeki dalam Islam Dalam Islam, rezeki tidak hanya terbatas pada harta atau penghasilan. Rezeki juga mencakup kesehatan yang baik, keluarga yang harmonis, ilmu yang bermanfaat, waktu yang lapang, serta kesempatan untuk melakukan kebaikan. Rezeki Itu Luas Orang yang hi...

Taqiyah Syi'ah Iran melalui teknologi AI

Iran gunakan AI sebagai propaganda pemakaman Ali Khamenei : Video prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang beredar secara luas di media sosial dan mengeklaim diikuti hingga jutaan orang merupakan konten manipulasi yang dibuat menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Pemerintah Iran juga dikabarkan mengundang sekitar 400 influencer asing untuk meliput dan menyebarkan narasi pemakaman tersebut. https://youtube.com/shorts/QIB2en16W90?si=8pOKOFf7DYNbzIX5 https://www.kompas.com/cekfakta/read/2026/03/04/143200282/-klarifikasi-video-prosesi-pemakaman-ali-khamenei-ini-adalah-rekayasa https://www.idntimes.com/news/world/iran-undang-400-influencer-asing-ke-pemakaman-khamenei-buat-apa-c1c2-01-syyn4-dvqz40 Berikut adalah beberapa fakta terkait maraknya video AI dan propaganda seputar pemakaman tersebut: Penyebaran Video Rekayasa AI Video-video yang menunjukkan kerumunan massa sangat besar dalam prosesi pemakaman Khamenei terde...

Arti Sijjin dalam Al-Qur'an

Sumber video :  https://www.facebook.com/share/ Baca : Bumi Berongga Arti Sijjin dalam Al-Qur'an, Simak Penjelasan Lengkap dan Mendalam Dalam Al-Qur'an, terdapat banyak istilah dan konsep yang memiliki makna mendalam. Salah satunya adalah kata "sijjin" yang disebutkan dalam surah Al-Muthaffifin. Apa sebenarnya arti dan makna dari sijjin ini? Mari kita telusuri lebih dalam penjelasan lengkap tentang konsep sijjin dalam ajaran Islam. Definisi dan Asal Usul Kata Sijjin Kata sijjin berasal dari bahasa Arab سِجِّين (sijjīn). Secara etimologi, kata ini berakar dari kata kerja سَجَنَ (sajana) yang berarti "memenjarakan" atau "menahan". Dari sini dapat dipahami bahwa sijjin memiliki konotasi tempat yang sempit dan terbatas. Dalam konteks Al-Qur'an, sijjin merujuk pada sebuah kitab atau catatan yang berisi rekaman amal perbuatan orang-orang yang durhaka. Ada pula pendapat yang menyatakan bahwa sijjin adalah nama sebuah tempat di neraka yang menjadi ...

Kenapa Sebagian Ulama Melarang Bertawassul Dengan Kedudukan Nabi

Tawasul menurut pendapat Ust. Abdu Somad : Simak koreksi di vedeo dan artikel berikut : Baca juga artikel berikut ; ○  Tawasul Syar’i vs Tawasul Syirik ○  Seputar amalan bid'ah yang di mabukkan oleh Ust. Abdul Somad ---o0o--- KENAPA SEBAGIAN ULAMA MELARANG BERTAWASUL DENGAN KEDUDUKAN NABI SALLALLAHU’ALAIHI WA SALLAM Pertanyaan : Kenapa orang salafi mengharamkan bertawasul dengan dzat Nabi sallallahu’alaihi wa sallam. Padahal semua ulama memperbolehkannya. Sampai muncul Ibnu Taimiyah yang pertama kali mengharamkannya? Padahal semua ulama dari seluruh mazhab membolehkan bertawasul. Kenapa terus menerus mengharamkan? Jawaban Alhamdulillah. Pertama , Bertawasul dengan dzat Nabi sallallahu’alaihi wa sallam maknanya adalah seseorang berdoa kepada Tuhannya Subhanahu Wata’ala akan tetapi disela-sela doa menyebutkan dzat Nabi sallallahu’alaihi wa sallam agar dikabulkan doa atau dipercepat kebutuhannya. Dengan mengatakan, ‘Saya memohon kepada-Mu dengan hak Nabi atau dengan keduduk...

Al-Hin dan Al-Bin? Makhluk Misterius di Bumi Sebelum Nabi Adam

Sumber video :  https://www.facebook.com/share/ Siapa Al-Hin dan Al-Bin? Makhluk Misterius di Bumi Sebelum Nabi Adam Keyakinan populer di kalangan umat Islam menyebutkan bahwa Nabi Adam AS adalah manusia pertama yang menginjakkan kaki di bumi. Namun, tahukah Anda, jauh sebelum penciptaan manusia, bumi ternyata sudah dihuni oleh makhluk-makhluk misterius? Para ulama dan ahli tafsir menyebut mereka sebagai al-hin dan al-bin. Siapakah mereka sebenarnya? Simak penjelasannya di bawah ini. Makhluk Bumi yang Mendahului Manusia Kisah tentang makhluk sebelum Nabi Adam AS ini terungkap dari dialog antara malaikat dan Allah SWT saat Dia menyampaikan rencana untuk menciptakan manusia sebagai khalifah di bumi. Peristiwa ini diabadikan dalam Surah Al-Baqarah ayat 30: وَاِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اِنِّيْ جَاعِلٌ فِى الْاَرْضِ خَلِيْفَةً ۗ قَالُوْٓا اَتَجْعَلُ فِيْهَا مَنْ يُّفْسِدُ فِيْهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاۤءَۚ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۗ قَالَ اِنِّيْٓ اَعْلَم...