Meminta Syafaat Nabi Kepada Allah, Bukan Meminta kepada Nabi
Meminta Syafaat Nabi Kepada Allah, Bukan Meminta kepada Nabi Dalam pelajaran TAUHID doa ada 2 macam: 1. Doa “Ibadah” (دعاء العبادة) Yaitu mencakup pujian dan dzikir kepada Allah, karena hakikat doa adalah ibadah, sebagaimana dalam shalat ada doa dan pujian. Dalam hadits, ﺍﻟﺪﻋﺎﺀ ﻫﻮ ﺍﻟﻌﺒﺎﺩﺓ “Do’a itu ibadah.” (HR.At-Tirmidzi, hasan shahih) 2. Doa masalah (دعاء المسألة) Yaitu berdoa meminta kepada Allah Yang namanya berdoa dan meminta itu hanya kepada Allah saja, tidak boleh meminta kepada selain Allah Karenanya lafadz meminta hanya: “Ya Allah, kami mohon” “Ya Allah, kami meminta” tidak boleh kepada yang lain, semisalnya: “Ya Nabi” “Ya Abdul Qadir Jaelani” Kalau meminta seperti ini maka termasuk kesyirikan, Allah berfirman, ﻭَﺃَﻥَّ ﺍﻟْﻤَﺴَﺎﺟِﺪَ ﻟِﻠَّﻪِ ﻓَﻠَﺎ ﺗَﺪْﻋُﻮﺍ ﻣَﻊَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺃَﺣَﺪًﺍ “Dan Sesungguhnya masjid-masjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah kamu beribadah/berdoa seseuatupun bersamaan dengan ibadah/berdoa kepada Allah” (QS Jin:18). Begitu juga dengan...