Postingan

Tulisan pada Kaligrafi Kiswah Ka'bah

Gambar
Baca juga : Tidak ditemukan kaligrafi lafaz "Muhammad" di Masjidil Haram dan di Masjid Nabawi ---○--- Tulisan pada Kaligrafi Kiswah Ka'bah Tulisan Kaligrafi Kiswah Ka'bah (Bagian Depan)  Kaligrafi Kiswah Ka'bah (Bagian Penutup Pintu ka'bah)  الله ربي (Allah adalah Tuhanku) قَدْ نَرٰى تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِى السَّمَاۤءِ  (Sesungguhnya Kami telah melihat wajahmu menghadap ke langit. (Al-Baqarah: 144)  الله حسبى (Allah mencukupiku).  فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضٰىهَا (Kami pasti akan mengarahkanmu kepada arah salat yang akan menyenangkanmu. (Al-Baqarah: 144)  الله ربي (Allah adalah Tuhanku) بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ  (Dengan nama Allah, Yang Maha Pengasih, Yang Maha Penyayang (Al-Fatihah: 1)  الله ربي (Allah adalah Tuhanku) اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ (Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam (Al-Fatihah: 2)  الله ربي  (Allah adalah Tuhanku) الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ (Yang Maha Pengasih, Yang Maha Penyayang ...

Haramnya Isbal

Haramnya Isbal Segala puji hanya bagi Allah, shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada baginda Rasulullah, dan aku bersaksi bahwa tiada tuhan yang berhak disembah dengan sebenarnya selain Allah yang Maha Esa dan tiada sekutu bagiNya dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya.. Amma Ba’du: Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: يَا بَنِي آدَمَ قَدْ أَنزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْءَاتِكُمْ وَرِيشًا وَلِبَاسُ التَّقْوَىَ ذَلِكَ خَيْرٌ ذَلِكَ مِنْ آيَاتِ اللّهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat .   [Al-A’raf/7: 26] Maka pakaian adalah salah satu nikmat Allah yang agung kepada para hamba-hambaNya untuk menutup aurat, menjaga diri dari sengatan panas, dingin dan segala bencana. D...

ZAMAN YANG SEMAKIN MEMBURUK

ZAMAN YANG SEMAKIN MEMBURUK Rasulullah Sallallahu alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah datang kepada kalian suatu zaman, melainkan zaman setelahnya lebih buruk darinya, hingga kalian bertemu dengan Rabb kalian."  (HR. Al-Bukhari no. 7068, dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu) Sebaik apapun Pemimpinmu, tetap Saja Buruk Dimatamu !! Pemimpinmu adalah Cerminan dari perbuatanmu !! Jika pemimpinmu Buruk semua itu karena kualitas Rakyatnya yang juga semakin Buruk Mau pemimpin Baik dan Sholeh..??? Maka ... Perbaiki dirimu !!! Bapak Soeharto Rahimahullah .... Dan Hanya Beliau yang bertahan begitu lama memimpin Indonesia, Dizamannya Tidak ada yang berani menentang pemerintah, Berdemo atau mengkritik pemerintah terang²an, Rakyat Alhamdulillah hidup dengan Damai sejahtera tidak banyak tuntutan, Ekonomi berjalan dengan Baik, Negara² asing Segan tunduk dan hormat hingga beliau dijuluki Sebagai Bapak Pembangunan Indonesia Tapi Sebaik apapun beliau jadi pemimpin tetap saja Di hujat, D...

Jihad dengan Menasehati Penguasa yang Zalim

Jihad dengan Menasehati Penguasa yang Zalim “ Jihad yang paling utama ialah mengatakan kebenaran (berkata yang baik) di hadapan penguasa yang zalim. ” (HR. Abu Daud no. 4344, Tirmidzi no. 2174, Ibnu Majah no. 4011. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan ). Menasehati penguasa yang zalim dengan berani mengatakan kebenaran termasuk jihad bahkan semulia-mulianya jihad. Namun dengan catatan di sini, menasehati mereka adalah dengan cara baik, bukan dengan mengumbar aib mereka di hadapan khalayak ramai. Seutama-utamanya Jihad, Jihad Melawan Penguasa Zalim Dari Abu Sa’id Al Khudri, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, أَفْضَلُ الْجِهَادِ كَلِمَةُ عَدْلٍ عِنْدَ سُلْطَانٍ جَائِرٍ “ Jihad yang paling utama ialah mengatakan kebenaran (berkata yang baik) di hadapan penguasa yang zalim. ” (HR. Abu Daud no. 4344, Tirmidzi no. 2174, Ibnu Majah no. 4011. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan ). Abu Daud Sulaiman bin Al Asy’ats As Sajistani membawakah ha...

Taat pada Pemimpin yang Zalim

Taat pada Pemimpin yang Zalim “ Saya memberi wasiat kepada kalian agar tetap bertaqwa kepada Allah ‘azza wa jalla, tetap mendengar dan ta’at walaupun yang memerintah kalian seorang hamba sahaya (budak) ”. (HR. Abu Daud dan At Tirmidzi, Hadits Hasan Shahih) Islam lewat lisan Nabinya telah mengajarkan bagaimana kita bermuamalah dengan pemerintah atau penguasa. Sebagian kalangan bersikap keras sehingga mudah mengkafirkan. Sebagian lagi bersikap lembek. Sikap terbaik yang menjadi akidah seorang muslim adalah tetap menasehati penguasanya dengan baik tatkala mereka tergelincir. Penyampaian nasehat ini pula disalurkan dengan cara yang baik, bukan dengan menyebarkan aib mereka di depan umum. Juga prinsip penting dalam muamalah dengan penguasa adalah tetap mentaati mereka selama mereka masih muslim, walaupun mereka berbuat zholim. Berikut nasehat Nabi kita -shallallahu ‘alaihi wa sallam- dan para ulama dalam hal ini. Dari Abu Najih, Al ‘Irbadh bin Sariyah radhiyallahu ‘anhu , ia berkata “Ra...

Jangan Takut pada AI, Takutlah pada Kebodohan Manusia

Jangan Takut pada AI, Takutlah pada Kebodohan Manusia Tahun lalu, fisikawan teoretis terkenal Stephen Hawking berkelakar bahwa kecerdasan buatan adalah "hal terbaik atau terburuk yang pernah terjadi pada umat manusia." Dia tidak sendirian dalam sentimen itu. Untuk setiap pernyataan bahwa algoritma AI akan mengubah dunia menjadi lebih baik, tampaknya ada  argumen tandingan distopia  bahwa teknologi tersebut akan menghancurkan umat manusia. Pendukung pandangan terakhir sering menggunakan citra seperti Terminator untuk menekankan risiko yang akan segera ditimbulkan oleh penguasa robot super cerdas bagi umat manusia. Namun, pandangan ini hampir sama banyaknya dengan   Frankenstein karya Mary Shelley , yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1818. Perbedaan utamanya adalah bahwa ia menggantikan  monster Frankenstein   dengan robot yang diberdayakan oleh AI. Namun, sebagian besar skenario ini tidak tahan terhadap pengamatan lebih dekat. Mengapa...