Postingan

Panduan pelaksanaan ibadah haji

Gambar
Simak video berikut uraian :  BEKAL HAJI DAN UMROH   Oleh : Ustadz Dr. Firanda Andirja,Lc,. M.A Download Aplikasi Bekal Haji oleh : Ustadz Dr. Firanda Andirja,Lc,. M.A [  Klik Disini  ] ---o0o--- Panduan pelaksanaan ibadah haji 10 Urutan Ibadah Haji dari Awal Sampai Akhir   Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib ditunaikan oleh umat Islam yang mampu secara fisik, mental, dan finansial. Tidak sekadar perjalanan fisik, ibadah haji adalah perjalanan spiritual yang penuh makna dan menjadi momen untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.  Bagi Anda yang tengah bersiap menunaikan ibadah haji, penting untuk memahami setiap tahapan yang harus dijalani. Dikutip dari BPKH, berikut ini adalah urutan pelaksanaan ibadah haji secara lengkap yang perlu Anda ketahui.  1. Ihram dari Miqat yang Telah Ditentukan  Ihram adalah tahapan pertama dalam ibadah haji. Jemaah memulai ihram dari miqat, yaitu batas wilayah yang telah ditentukan untuk berniat ha...

Kesemaan dan ambisi Syi'ah dengan Yahudi

Gambar
Kesemaan dan ambisi Syi'ah dengan Yahudi Kesamaan serta kesekongkolan dan atau ambisi ini bukanlah sekadar asumsi, melainkan fakta yang terekam dalam sejarah dan kitab-kitab rujukan mereka. Mari kita lihat bagaimana benang merah ini terhubung: Beberapa titik temu yang nyata dalam penjelasan ini: 1. Ambisi Ekspansi Wilayah: Jika Yahudi memiliki ambisi "Israel Raya" dari laut hingga sungai, Rafidhah pun mengejar ambisi "Hilal Syiah" untuk menguasai negeri-negeri kaum Muslimin. 2. Keyakinan Sang Penyelamat (Raj’ah): Keduanya memiliki dokrin kembalinya seseorang dari kematian atau persembunyian; Yahudi menanti "Al-Masih" palsu, sementara Rafidhah menanti mahdi mereka keluar dari "Sirdab" (lubang bawah tanah). 3. Kebencian kepada Umat Islam: Keduanya sama-sama mengkafirkan kaum Muslimin selain kelompok mereka, bahkan menghalalkan darah dan harta orang-orang yang tidak sejalan. 4. Penyimpangan Kitab Suci: Sebagaimana Yahudi mengubah isi Taurat, Raf...

Apakah Iran Benar-Benar Membantu Rakyat Palestina atau Menyesatkan Mereka?

Apakah Iran Benar-Benar Membantu Rakyat Palestina atau Menyesatkan Mereka?  Iran sering mengklaim sebagai pendukung utama perjuangan Palestina melawan pendudukan Israel. Namun, benarkah dukungan Iran semata-mata demi Islam, atau sebenarnya ada agenda tersembunyi yang menyesatkan perjuangan rakyat Palestina? Artikel ini akan mengungkap fakta-fakta terkait peran Iran dalam konflik Palestina dan membandingkannya dengan prinsip-prinsip Islam yang sebenarnya.  Klaim Iran sebagai Pendukung Palestina  Iran sering menyatakan dirinya sebagai pembela utama Palestina. Beberapa bentuk dukungan yang diklaim oleh Iran meliputi:  Berikan bantuan keuangan kepada kelompok-kelompok perlawanan Palestina.  Menyediakan senjata dan pelatihan militer.  Mengutuk Israel di berbagai forum internasional.  Namun, di balik klaim tersebut, terdapat banyak indikasi bahwa Iran tidak sepenuhnya tulus dalam membantu perjuangan Palestina.  Bukti Iran Mengeksploitasi Palestina untuk...

Benarkah kaum Syiah melarang shalat di belakang kaum Sunni?

Gambar
Foto :  TGB Muhammad Zainul  Majdi menjadi imam shalat staf kedubes Iran di Jakarta Benarkah kaum Syiah melarang shalat di belakang kaum Sunni?  Salah satu isu yang sering menimbulkan kekhawatiran di kalangan umat Islam adalah bagaimana sikap Syiah terhadap Ahlus Sunnah wal Jamaah dalam hal ibadah. Pertanyaan besar yang muncul adalah: Apakah Syiah melarang shalat di belakang imam Sunni? Jawabannya, menurut literatur Syiah sendiri, adalah bahwa Syiah memiliki pandangan ekstrem yang pada dasarnya tidak mengizinkan shalat berjamaah di belakang imam Sunni , karena mereka menganggap shalat tersebut tidak sah.  1. Pandangan Ulama Syiah tentang Salat di Balik Pandangan Sunni  Dalam banyak kitab referensi Syiah, dinyatakan bahwa shalat berjamaah di belakang seorang Sunni tidak sah. Hal ini didasarkan pada keyakinan Syiah bahwa:  Imam salat harus berasal dari sekte Syiah dan mengikuti mazhab Ahlul Bayt.  Sunni dianggap tidak memenuhi persyaratan imam , dan ser...

Syi’ah dan Kebencian Mereka Kepada Malaikat Jibril

Syi’ah dan Kebencian Mereka Kepada Malaikat Jibril  Oleh : Asy-Syaikh Sholih Al-Fauzan Hafizhahullah Ta’ala  الحمدالله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وأصحابه أجمعين  أما بعد :  Sungguh Syi’ah telah terpengaruh dengan keyakinan Yahudi dalam hal permusuhan mereka terhadap Malaikat Jibril ‘alaihis salam  Berikut ini adalah penjelasan dari Asy-Syaikh Al-‘Allamah Sholih Al-Fauzan (Anggota Dewan Fatwa Arab Saudi) dalam kitabnya Al-Manhah Ar-Robbaniyah fi Syarhil Arba’ina An-Nawawiyah, hal.53-54 Cet. Darul ‘Ashimah:  “Diantara mereka ada yang memusuhi para malaikat, diantara mereka ada juga yang memusuhi sebagian malaikat. Seperti Yahudi yang memusuhi Malaikat Jibril ‘alaihis salam, mereka mengatakan Jibril musuh kami, seandainya yang turun kepada Muhammad (untuk menyampaikan wahyu) bukan Jibril pasti kami akan beriman kepadanya, tetapi karena yang turun kepadanya adalah Jibril maka kami tidak mau beriman kepadanya, karena Jibril adalah musuh kami. Allah b...

Makna 'Halalan Thayyiban' dalam Al-Qur'an

Video ilustrasi : Makna 'Halalan Thayyiban' dalam Al-Qur'an  Kita sering sekali mendengar bahwa Muslim mesti mengonsumsi barang yang halalan thayyiban . Sebagian orang memahaminya dalam artian "halal lagi baik ". Dengan kian meningkatnya perhatian sebagian masyarakat Muslim pada kehalalan apa yang mereka konsumsi maupun perihal muamalah yang dikerjakan, memahami maksud halalan thayyiban menjadi penting guna membentuk cara beragama yang bijak.  Halal dalam perkara makanan maupun barang konsumsi lainnya, menurut Mu'jam al Wasith adalah barang yang tidak haram, mengonsumsinya tidak dilarang agama. Setidaknya, keharaman bisa dibagi menjadi dua aspek.  Pertama , haram secara dzat atau secara materi telah dinyatakan haram oleh syariat, seperti babi, bangkai, dan darah.  Kedua , haram bukan secara dzat-nya, tapi bisa dari cara membeli, memperoleh, atau mengolah barang tersebut.  Sedang makna thayyib , menurut keterangan Syekh Ar-Raghib al-Isfahani dalam Mu'jam M...

KESOMBONGAN PENGHALANG MASUK SORGA

Gambar
KESOMBONGAN PENGHALANG MASUK SORGA  Oleh : Ustadz Abu Isma’il Muslim al-Atsari  HAKEKAT KESOMBONGAN   Kesombongan (al-kibr) adalah melihat diri sendiri melebihi al-haq (kebenaran) dan al-khalq (makhluk; orang lain). Jadi, orang yang sombong melihat dirinya di atas orang lain dalam sifat kesempurnaan.  Kesombongan ada dua yaitu kesombongan terhadap al-haq (kebenaran), dan kesombongan terhadap al-khalq (makhluk/manusia).  Seorang manusia, tatkala melihat dan menganggap dirinya besar atau mulia, dia akan menganggap orang lain kecil dan merendahkannya. Dia akan memandang al-haq (kebenaran) akan menghancurkan kedudukannya dan mengecilkan posisinya. Dan dia melihat manusia lainnya seolah-olah binatang, karena dianggap bodoh dan hina. [Lihat at-Tawâdhu’ fî Dhauil Qur’ânil Karîm was Sunnah ash-Shahîhah, hlm. 35, karya syaikh Salîm bin ‘Ied al-Hilâli]  Dalam hadits, Rasûlullâh n telah menjelaskan makna kesombongan:  عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ عَنِ ...