Postingan

Dibalik Hari Arafah, Ketika Tuhan Menagih Nazar Nabi Ibrahim As

Dibalik Hari Arafah, Ketika Tuhan Menagih Nazar Nabi Ibrahim As  Barangkali masih banyak umat Islam yang belum mengetahui riwayat atau cerita tentang hari Tarwiyah, Arafah dan Tasyrik di bulan Zulhijah. Di hari bersejarah itulah, hari dimana Nabi Ibrahim as diuji keimanannya, ditagih nazarnya, dan digoda Syaitan untuk menggagalkan perintah Allah menyembelih putra kesayanganya Ismail.  Pada suatu hari, Nabi Ibrahim as menyembelih kurban fisabilillah berupa 1.000 ekor domba, 300 ekor sapi, dan 100 ekor unta. Banyak orang mengaguminya, bahkan para malaikat pun terkagum-kagum atas kurbannya.  “ Kurban sejumlah itu bagiku belum apa-apa. Demi Allah! Seandainya aku memiliki anak lelaki, pasti akan aku sembelih karena Allah dan aku kurbankan kepada-Nya, ” kata Nabi Ibrahim AS, sebagai ungkapan karena Sarah, istri Nabi Ibrahim belum juga mengandung.  Kemudian Sarah menyarankan Ibrahim agar menikahi Hajar, budaknya yang berkulit hitam legam, yang diperoleh dari Mesir. Ketika b...

Mengapa Arab Saudi Tidak Pernah Dijajah?

Gambar
Mengapa Arab Saudi Tidak Pernah Dijajah?  Pada masa ketika kekuatan kolonial memetakan ulang dan merebut sebagian besar negeri Arab—dari Aljazair hingga Mesir, dan dari Irak hingga Yaman—Kerajaan Arab Saudi tetap kukuh dan tidak tersentuh. Apakah ini kebetulan semata, atau ada kisah besar di balik pengecualian ini? Berikut penjelasannya.  Tanah yang Tak Mudah Ditaklukkan  Pertama, tanah ini selalu mempertahankan kedaulatannya. Di tengah padang pasir yang gersang dan di bawah matahari yang membakar, alam melindungi wilayah Najd dan Hijaz.  Keberanian penduduk serta pengetahuan mereka tentang liku‑liku tanah air memberi kekuatan untuk menghadapi siapa pun yang hendak menginvasi. Selain itu, wilayah ini minim sungai, rimba, dan sumber daya yang menggoda sehingga pasukan yang masuk belum tentu bisa keluar.  Tanah Dua Kota Suci adalah Garis Merah  Lebih jauh lagi, Makkah dan Madinah merupakan kiblat bagi lebih dari satu setengah miliar Muslim di dunia. Setiap re...

Kriteria Hewan untuk Kurban Menurut Syariat Islam

Kriteria Hewan untuk Kurban Menurut Syariat Islam  Menjelang perayaan Idul Adha, umat Islam di seluruh dunia bersiap untuk melaksanakan ibadah kurban. Dalam melaksanakan kurban, penting untuk memastikan bahwa hewan yang akan disembelih memenuhi kriteria yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. Kriteria ini dapat dilihat dari dua aspek utama: fisik dan kesehatan hewan.  Kriteria Fisik Hewan Kurban  Pertama, hewan kurban harus sehat, baik, dan tidak cacat. Hal ini dijelaskan dalam beberapa hadis Nabi Muhammad SAW. Anas bin Malik meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW pernah berkurban dengan dua ekor kibasy bertanduk yang bagus. Anas menyaksikan sendiri Rasulullah meletakkan kakinya di atas kedua unta tersebut, membaca basmalah, dan bertakbir (HR. Muslim, at-Tirmidzi, dan an-Nasai).  Selain itu, Abi Said al-Khudri juga meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW berkurban dengan seekor kambing bertanduk yang jantan, dengan perut, kaki, dan keliling mata berwarna hitam (HR. at-Tirmid...

STUDI INTEGRATIF TAUHID DALAM TEOLOGI ALKITAB DAN TEOKRASI TEKNOLOGI LINTAS DIMENSI

Gambar
بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  STUDI INTEGRATIF TAUHID DALAM TEOLOGI ALKITAB DAN TEOKRASI TEKNOLOGI LINTAS DIMENSI  "Barangsiapa tak menyadari Tauhid Nya diperangi Iblis setiap hari maka dia sudah kafir"  Pertanyaannya, definisi Tauhid itu apa ??  Benarkah Tauhid hanya dimiliki mereka yang beragama Islam dan mengucap syahadat ?? Tidak, sejak Allah menciptakan manusia pertama Adam Alaihissalaam, sejak itu pula Allah menghembuskan Tauhid Nya.  Allah berfirman :  فَإِذَا سَوَّيْتُهُ وَنَفَخْتُ فِيهِ مِن رُّوحِي فَقَعُوا لَهُ. سجِدِينَ  "Maka apabila telah Ku sempurnakan kejadian (fisik) nya dan Ku tiupkan ke dalamnya dari Roh Ku, maka tunduklah kamu bersujud kepadanya"  (QS Shaad 72)  Yesus berkata : "Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia maka harus menyembah Nya dalam roh dan kebenaran"  (Yohanes 4 ; 24)  Ketika Roh Nya menghidupkan segumpal tanah yang berbentuk jasad manusia, itulah esensi agama Tauhid ...

Shalat Sunnah Wudhu

Video ilustrasi : Bantahan "Cerita khurafat" Ust. Abdul Somad tetang shalat wudhu Bilal. Baca juga artikel berikut : Seputar amalan bid'ah yang di mabukkan oleh Ust. Abdul Somad ---o0o--- Shalat Sunnah Wudhu  Shalat adalah amalan  yang paling baik di antara amalan-amalan lain, sebagaimana dijelaskan Rasulullah SAW dalam hadits riwayat Tsauban:  اسْتَقِيمُوا ، وَلَنْ تُحْصُوا ، وَاعْلَمُوا أَنَّ خَيْرَ أَعْمَالِكُمُ الصَّلاَةُ ، وَلاَ يُحَافِظُ عَلَى الْوُضُوءِ إِلاَّ مُؤْمِنٌ – رواه ابن ماجه  “Beristiqamahlah kalian dan sekali-kali kalian tidak akan mampu (melakukan seluruh amal). Ketahuilah, sesungguhnya amalan kalian yang paling baik  adalah shalat. Tidak ada yang menjaga wudhu melainkan ia adalah seorang mukmin (yang sempurna).” (HR. Ibnu Majah)   Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.  Oleh karena itu umat Islam diperintahkan agar mengutamakan shalat di atas amalan-amalan yang lain. Perintah tersebut dapat dibaca dalam beberapa f...

Sejarah Kaligrafi Masjid Nabawi

Sejarah Kaligrafi Masjid Nabawi  Masjid Nabawi merupakan masjid yang didirikan langsung oleh Rasulullah. Sebelum seperti sekarang ini, masjid ini pernah direnovasi beberapa kali pada masa era kekhalifahan. Pasca Rasul wafat, Khalifah Umar bin Khattab pernah merenovasi dan memperluas masjid ini. Setelah itu, Khalifah Utsman bin Affan juga melakukan hal yang sama. Bahkan, beliau tidak hanya merenovasi, tetapi juga menambahkan unsur baru yang tidak ada sebelumnya, seperti membuat ukiran di tiang-tiang masjid. Renovasi yang dilakukan Utsman ini sempat diprotes sebagian orang. Mereka protes bukan karena tidak suka dengan perluasan dan renovasi yang dilakukan Utsman, tapi mereka lebih suka dengan bangunan masjid Nabawi seperti masa Rasulullah agar bisa tabarruk.  Utsman bin Affan kemudian menjelaskan alasan mengapa masjid ini perlu direnovasi dan diperluas. Beliau mengatakan, “Saya pernah mendengar Rasulullah berkata bahwa siapa yang membangun masjid karena Allah SWT, maka Allah aka...

Kota Iram adalah Kota yang Maju di Zaman Kaum Ad yang Dibinasakan

فَا قْصُصِ  الْقَصَصَ  لَعَلَّهُمْ  يَتَفَكَّرُوْنَ “Maka ceritakanlah kisah-kisah itu agar mereka berpikir.” (QS. Al-A’raf 7: Ayat 176)  Pangeran Muhammad meluncurkan ide dan visi awal kota yang mendefinisikan kembali konsep pembangunan perkotaan dan seperti apa (Iram kota kaum Ad) kota masa depan pada Januari 2021.  Sumber video : https://youtu.be/0y0 ( baca info, klik disini ) Kota Iram adalah Kota yang Maju di Zaman Kaum Ad yang Dibinasakan  فَاَ نْجَيْنٰهُ  وَا لَّذِيْنَ  مَعَهٗ  بِرَحْمَةٍ  مِّنَّا  وَ  قَطَعْنَا  دَا بِرَ  الَّذِيْنَ  كَذَّبُوْا  بِاٰ يٰتِنَا  وَمَا  كَا نُوْا  مُؤْمِنِيْنَ  “Maka Kami selamatkan dia (Hud) dan orang-orang yang bersamanya dengan rahmat Kami dan Kami musnahkan sampai ke akar-akarnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Mereka bukanlah orang-orang beriman.” (QS. Al-A’raf 7: Ayat 72)  Bekas peninggalan kaum ‘Ad, telah ditemukan, ini salah satu bukti kebenaran Al Quran dalam sejarah  Dalam tafsir ringkas Kementria...