Postingan

Fakta Aneh Syiah

Gambar
Al-Kafi adalah kitab hadis Syiah Dua Belas Imam yang disusun oleh Muhammad bin Ya'qub al-Kulaini. SYI’AH Makna kata Syi’ah menurut bahasa adalah: golongan.  Allah Swt berfirman,  وَدَخَلَ ٱلۡمَدِينَةَ عَلَىٰ حِينِ غَفۡلَةٖ مِّنۡ أَهۡلِهَا فَوَجَدَ فِيهَا رَجُلَيۡنِ يَقۡتَتِلَانِ هَٰذَا مِن شِيعَتِهِۦ وَهَٰذَا مِنۡ عَدُوِّهِۦۖ  “Dan Musa masuk ke kota (Memphis) ketika penduduknya sedang lengah, maka didapatinya di dalam kota itu dua orang laki-laki yang ber- kelahi; yang seorang dari golongannya (Bani Israil) dan seorang (lagi) dari musuhnya (kaum Fir’aun). Maka orang yang dari golongannya meminta pertolongan kepadanya, untuk mengalahkan orang yang dari musuhnya”. (Qs. Al-Qashash [28]: 15) .  Ketika terjadi konflik antara golongan Ali dengan golongan Mu’awiyah, konflik itu berakhir dengan at-Tahkim (arbitrasi), namum gagal. Sejumlah pasukan Ali keluar, mereka disebut dengan Khawarij. Sedangkan yang bertahan disebut dengan Syi’ah Ali (golongan Ali)[320] . Namun hanya s...

Mengukur Kejahatan Syiah di Tanah Haram

Simak video berikut :  "Wahabi sesat itu fitnah Syi'ah" Oleh : Prof. Dr. Ahmad Zahro, MA - Ketua Penasehat Lajnah Ta’lif Wan Nasyr PWNU Propinsi Jawa Timur (2007-2012) Mengukur Kejahatan Syiah di Tanah Haram  Oleh : Ustadz Ammi Nur Baits Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,  Salah satu diantara penjagaan Allah terhadap tanah haram, Allah hindarkn tanah ini dari penguasa jahat, termasuk Dajjal. Dia dihalangi sehingga tidak bisa masuk k tanah haram, Mekah atau Madinah.  Dari Fatimah bintu Qais radhiyallahu ‘anha, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan bagaimana keinginan Dajjal,  فَأَخْرُجَ فَأَسِيرَ فِى الأَرْضِ فَلاَ أَدَعَ قَرْيَةً إِلاَّ هَبَطْتُهَا فِى أَرْبَعِينَ لَيْلَةً غَيْرَ مَكَّةَ وَطَيْبَةَ فَهُمَا مُحَرَّمَتَانِ عَلَىَّ كِلْتَاهُمَا كُلَّمَا أَرَدْتُ أَنْ أَدْخُلَ وَاحِدَةً أَوْ وَاحِدًا مِنْهُمَا اسْتَقْبَلَنِى مَلَكٌ بِيَدِهِ السَّيْفُ صَلْتًا يَصُدُّنِى عَنْهَا  Sebentar lagi aku bisa keluar. Aku akan ber...

Kedustaan Syi’ah Atas Kota Suci Makkah dan Madinah

KEDUSTAAN SYI’AH ATAS KOTA SUCI MAKKAH DAN MADINAH   Adalah Makkah dan Madinah, dua tempat suci yang selalu memesona pandangan kaum muslimin. Kedudukan dua tanah suci ini menjadi tambatan hati mereka yang beriman kepada Allah Ta’ala dan meneladani Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam . Magnet dua tanah haram ini mengalahkan kota-kota lain di dunia. Terbukti, umat Islam selalu berbondong-bondong mengunjunginya, baik melalui ibadah haji maupun umrah.  Selain itu, dua kota ini juga menjadi benteng keimanan terakhir. Yaitu saat tempat-tempat lain dilanda kegoncangan iman. Disebutkan dalam hadits shahîh, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:  إِنَّ الْإِيمَانَ لَيَأْرِزُ إِلَى الْمَدِينَةِ كَمَا تَأْرِزُ الْحَيَّةُ إِلَى جُحْرِهَا  Sesungguhnya iman akan kembali ke Madinah seperti seekor ular yang kembali ke lubang sarangnya. (HR al-Bukhâri dan Muslim).  Dua kota suci ini aman dari terjangan fitnah Dajjâl, saat semua kota di dunia terjamah oleh ...

Pakaian Tampil Beda (Syuhroh)

Pakaian Tampil Beda (Syuhroh)  Aneh jika ada yang melihat kami ketika berpakaian menyesuaikan kebiasaan masyarakat setempat dengan memakai koko, sarungan dan peci nasional. Justru seperti ini malah dituntunkan karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang berpenampilan tampil beda di tengah-tengah masyarakat. Namun dengan catatan, boleh menyesuaikan dengan pakaian setempat selama pakaian tersebut tidak melanggar aturan syari’at. Beda halnya jika di masyarakat terbiasa memakai pakaian yang menjulur di bawah mata kaki bagi pria, maka tentu tidak diikuti. Begitu pula kalau kebiasaan masyarakat bukanlah memakai pakaian yang lebar dan lebih menutup sempurna aurat wanita, tidaklah diikuti kebiasaan tersebut.  —  Ada satu hadits yang dibawakan oleh Imam Nawawi dalam Riyadhus Sholihin ketika membahas tentang pakaian gamis yang istilah ini maksudnya adalah pakaian terusan dari atas hingga melebihi lutut, hingga mata kaki. Dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, ia berkata,...

"آمِيْنُ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن" dan "آمِيْنَ اللّهُمَّ آمِيْنَ Penggunanan kata"

Gambar
Penggunaan "آمِيْنُ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن" dan "آمِيْنَ اللّهُمَّ آمِيْنَ"  Dalam buku Adab Para Penuntut Ilmu Al-Quran karya Imam An-Nawawi, dijelaskan bahwa kata "amin" berarti "ya Allah, kabulkanlah". Artinya, setiap kali seseorang mengucapkan "aamiin", ia sedang memohon agar doa yang dipanjatkan benar-benar diterima dan dikabulkan oleh Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى  Lalu, bagaimana dengan dua bentuk ucapan yang sering digunakan tersebut? Berikut penjelasan lengkapnya.  Makna Aamiin Allahuma Aamiin  "آمِيْنَ اللّهُمَّ آمِيْنَ" : Amin allahuma amin bermakna 'Ya Allah, kabulkanlah (doa kami)'. Kalimat ini tergolong sebagai doa yang langsung dan spesifik. Kata "Allahumma" sendiri merupakan bentuk panggilan kepada Allah سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى sehingga maknanya terasa lebih personal, seolah-olah seseorang sedang memohon secara langsung kepada Allah agar doanya segera dikabulkan.  Makna Aamiin Yaa Rabbal Alamin...

Ajaran Syiah menghina dan menyatakan Ahlus Sunnah sebagai orang kafir.

Sumber video :  https://youtu.be/kXHB4-g Sumber video :  https://youtu.be/01bjGm Sumber video :  https://www.instagram.com/reel/ Baca berita berikut : Kelompok Syiah Hancurkan Satu-Satunya Masjid Ahlus Sunnah di Teheran Nasib ahlussunnah di Iran: Masjid dihancurkan, ulama dibunuh Milisi Syiah bantai warga Sunni di Irak Pemerintah Teheran menghancurkan tempat ibadah Sunni . Sunni Iran: Polisi Halangi Salat Ied di Empat Distrik Teheran Iran Tutup Masjid Umat Islam di Provinsi Selatan Khurosan Iran Diduga Gunakan Media Sosial untuk Propaganda Ajaran Syiah menghina dan menyatakan Ahlus Sunnah sebagai orang kafir.  Oleh: Ust. Purnomo WD  "Akidah Syiah terhadap umat Islam Ahlus Sunnah wal Jama'ah adalah akidah yang penuh kebencian dan penghinaan, bahkan sampai pada kemurtadan dan diperbolehkannya pertumpahan darah dan harta benda" Kepercayaan Syiah Melawan Sunni  Akidah Syiah terhadap Muslim Ahlus Sunnah wal Jama'ah adalah akidah yang penuh kebencian dan fitnah, ...

KETAHUILAH ENGKAU SUDAH DIVONIS MATI DIDUNIA INI..!

KETAHUILAH ENGKAU SUDAH DIVONIS MATI DIDUNIA INI..! Kematian tak bisa dihindari, tidak mungkin ada yang bisa lari darinya. Namun seribu sayang, sedikit yang mau mempersiapkan diri menghadapinya. Kata ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz, “Aku tidaklah pernah melihat suatu yang yakin kecuali keyakinan akan kematian. Namun sangat disayangkan, sedikit yang mau mempersiapkan diri menghadapinya.” (Tafsir Al Qurthubi) Ingatlah … Tak mungkin seorang pun lari dari kematian … قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِي تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُ مُلَاقِيكُمْ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. Jumu’ah:  Harus diyakini … Kematian tak bisa dihindari  Semua pun tahu, Kita hanya menunggu...