Postingan

Kedudukan Para Imam Syi’ah Dua Belas

Perbedaan utama antara Sunni dan Syiah terhadap 12 Imam terletak pada konsep kepemimpinan (Imamah) dan sifat para imam itu sendiri.  Berikut adalah rangkuman perbedaannya:  1. Kedudukan dan Sifat Imam  Syiah: Mengimani 12 Imam sebagai pemimpin spiritual dan politik yang ditunjuk langsung oleh Allah SWT melalui Nabi Muhammad SAW. Mereka meyakini para Imam bersifat maksum (terbebas dari dosa dan kesalahan).  Sunni: Menghormati keturunan Nabi Muhammad SAW (Ahlulbait) sebagai tokoh besar dan ulama yang mulia, namun tidak menganggap mereka sebagai manusia suci tanpa dosa (maksum) dan tidak meyakini mereka memiliki otoritas ilahi untuk memimpin umat.  2. Status Sahabat Nabi  Syiah: Hanya mengakui kepemimpinan dan otoritas Ali bin Abi Thalib beserta keturunannya pasca-wafatnya Nabi Muhammad. Mereka umumnya menolak legitimasi tiga khalifah pertama (Abu Bakar, Umar, dan Utsman) dan beberapa sahabat lainnya.  Sunni: Meyakini bahwa keempat Khulafaur Rasyidin ...

Pesan Penuh Hikmah untuk Orang yang Merasa Kesepian

Pesan Penuh Hikmah untuk Orang yang Merasa Kesepian  Kasus seseorang yang sering merasa kesepian dapat menimpa siapa saja, usia berapa saja. Hal ini tentu dipengaruhi dari berbagai aspek dan juga faktor pendukung. Bisa juga karena faktor semenjak usia dini kecendurangan menyendiri, atau karena trauma atau kecewa yang parah.  Menurut ahli, gangguan psikologis kesepian merupakan suatu kondisi mental dan emosional yang umumnya ditandai oleh adanya perasaan-perasaan terasing dan kurangnya interaksi yang bermakna dengan orang lain atau pasangan.  Jika penyebab kesepian tersebut adalah kurangnya interaksi, maka solusi terampuhnya adalah membangun interaksi, baik kepada manusia dan juga kepada Allah yang menciptakan. Dalam Kitab Jamiul Ulum wal Hikam karya Ahmad bin Utsman al Mazyad, disebutkan:  قيل لمحمد بن النضر: أما نستوحش وحدك؟ قال كيف أستوحش وهو يقول: أنا جليس من ذكرني  Muhammad bin An Nadhar ditanya, saat kau sendiri, apakah kau merasa kesepian? Jawabnya “bagaim...

Jamarat Sebuah Keajaiban Arsitektur Tempat Jamaah Haji Melontar Jumrah

Lempar jumrah adalah wajib haji di Mina sebagai wujud perlawanan terhadap godaan setan meneladani Nabi Ibrahim.  Seiring bertambahnya jemaah, ritual ini mengalami transformasi arsitektur dan teknologi demi menjamin keselamatan. Dulu area jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah hanya berupa tugu batu melingkar kecil dengan kolam sempit. Desain ini kerap memicu insiden fatal karena jemaah berdesakan.  Pada 2006, pemerintah membangun Kompleks Jembatan Jamarat. Perubahan paling revolusioner adalah mengubah tugu bulat menjadi dinding elips sepanjang 25 meter. Desain ini mampu menyerap benturan, mencegah batu memantul, dan memperluas area sasaran.  Jembatan Jamarat kini memiliki lima lantai yang menampung hingga 300 ribu jemaah per jam dengan dukungan teknologi modern. Di ruang bawah tanah, sistem konveyor otomatis memindahkan jutaan kerikil lontaran ke luar Mina.  Ratusan kipas penyemprot air juga tersebar untuk mencegah serangan panas, sementara kamera pemantau dan sensor termal ...

Sungai Eufrat dan Tanda-Tanda Hari Kiamat

Sumber video :  https://www.facebook.com/share/ Sungai Eufrat dan Tanda-Tanda Hari Kiamat  Allah ‘Azza Wajalla dan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallama telah mengabarkan tentang hari Kiamat dalam banyak dalil, baik di dalam Al-Qur’an maupun hadis-hadis yang sahih tentangnya. Sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah ‘Azza Wajalla,  يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمْۚ اِنَّ زَلْزَلَةَ السَّاعَةِ شَيْءٌ عَظِيْمٌ يَوْمَ تَرَوْنَهَا تَذْهَلُ كُلُّ مُرْضِعَةٍ عَمَّآ اَرْضَعَتْ وَتَضَعُ كُلُّ ذَاتِ حَمْلٍ حَمْلَهَا وَتَرَى النَّاسَ سُكٰرٰى وَمَا هُمْ بِسُكٰرٰى وَلٰكِنَّ عَذَابَ اللّٰهِ شَدِيْدٌ  “Wahai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu. Sesungguhnya guncangan hari Kiamat itu adalah sesuatu yang sangat besar. Pada hari kamu melihatnya (guncangan itu), semua perempuan yang menyusui melupakan anak yang disusuinya, setiap perempuan yang hamil akan keguguran kandungannya, dan kamu melihat manusia mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk. Akan tetapi, azab Al...

Putra Seorang Rasul, Mengapa Kan’an “Gagal” Mendapat Hidayah?

Putra Seorang Rasul, Mengapa Kan’an “Gagal” Mendapat Hidayah?  Selama kurang lebih 1.500 tahun Nabi Nuh berdakwah di tengah kaumnya, tapi hanya segelintir orang yang mau mengimaninya. Realita ini membuat Nuh kecewa. Yang lebih menyakitkan lagi, putranya sendiri, Kan’an, tidak mau mengikuti ajaran ayahnya hingga akhir hayat. Sebagai anak seorang rasul yang merupakan manusia pilihan Allah, mengapa Kan’an “gagal” mendapat hidayah?  Kekecewaan Nuh terhadap kaumnya membuat dia berkeputusan untuk membinasakan mereka. Hemat Nuh, kaumnya sudah tidak bisa lagi diajak beriman. Beragam cara sudah ditempuh namun sia-sia belaka. Bahkan mereka terus melahirkan keturunan demi keturunan yang kufur. Kekafiran meregenerasi. Solusi satu-satunya adalah dengan membumihanguskan mereka agar rantai kesesatan bisa terputus. Doa Nuh ini disampaikan dalam Al-Qur’an,   وَقَالَ نُوْحٌ رَّبِّ لَا تَذَرْ عَلَى الْاَرْضِ مِنَ الْكٰفِرِيْنَ دَيَّارًا   “Nuh berkata, “Ya Tuhanku, janganlah ...

ORANG TUA NABI DI MASA FATRAH?

Gambar
ORANG TUA NABI DI MASA FATRAH?  Sebagian orang mengatakan bahwa orang tua nabi tidak kafir, karena wafat di masa fatrah. Masa dimana belum sampainya dakwah Rasul atau tidak adanya yang memberikan peringatan. Kemudian mereka mengutip ayat alquran,  Allah Ta'ala berfirman,  وَمَا كُنَّا مُعَذِّبِينَ حَتَّى نَبْعَثَ رَسُولا  Dan Kami tidak akan mengazab sebelum Kami mengutus seorang rasul. (Al-Isra: 15)  Berkata Ibnu Katsir rahimahullahu tentang ayat di atas, "إخبار عن عدله تعالى ، وأنه لا يعذب أحدا إلا بعد قيام الحجة عليه بإرسال الرسول إليه"  Makna ayat ini menggambarkan tentang keadilan Allah Subhanahu wa Ta'ala, bahwa Dia tidak akan mengazab seorang pun melainkan setelah tegaknya hujah terhadap dirinya melalui rasul yang diutus oleh Allah kepadanya. (Tafsir Ibnu Katsir).  Didalam ayat lain, Allah Ta’ala menerangkan bahwa tidak ada suatu umatpun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan. Ini menunjukkan, tiada suatu umat pun dari anak Adam ...

Allah-lah yang membolak-balikkan hati sekehendak-Nya

Allah-lah yang membolak-balikkan hati sekehendak-Nya  صحيح مسلم ٤٧٩٨: حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَابْنُ نُمَيْرٍ كِلَاهُمَا عَنْ الْمُقْرِئِ قَالَ زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ الْمُقْرِئُ قَالَ حَدَّثَنَا حَيْوَةُ أَخْبَرَنِي أَبُو هَانِئٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحُبُلِيَّ أَنَّهُ سَمِعَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ يَقُولُا أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ قُلُوبَ بَنِي آدَمَ كُلَّهَا بَيْنَ إِصْبَعَيْنِ مِنْ أَصَابِعِ الرَّحْمَنِ كَقَلْبٍ وَاحِدٍ يُصَرِّفُهُ حَيْثُ يَشَاءُ ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ الْقُلُوبِ صَرِّفْ قُلُوبَنَا عَلَى طَاعَتِكَ  Shahih Muslim 4798:  Telah menceritakan kepadaku [Zuhair bin Harb] dan [Ibnu Numair] keduanya dari [Al Muqri]. [Zuhair] berkata: Telah menceritakan kepada kami ['Abdullah bin Yazid Al Muqri] dia berkata: Telah menceritakan kepada kami [Haiwah]: Telah mengabarkan kepadaku [...