Postingan

ORANGTUA NABI ﷺ MASUK SURGA ATAU MASUK NERAKA ?

Simak video berikut : Caranya Ust. Abdul Somad memahami hadis Baca juga artikel berikut : ○ Tarekat Tijaniyah ○ Fes Disebut Kota Spritual Maroko ○ Syiah dan Batiniyah, Pencetus Budaya Pengagungan Kubur ○ Seputar amalan bid'ah yang di mabukkan oleh Ust. Abdul Somad ORANGTUA NABI ﷺ MASUK SURGA ATAU MASUK NERAKA ? Nabi ﷺ bersabda : اسْتَأْذَنْتُ رَبِّي أَنْ أَسْتَغْفِرَ لِأُمِّي فَلَمْ يَأْذَنْ لِي، وَاسْتَأْذَنْتُهُ أَنْ أَزُورَ قَبْرَهَا فَأَذِنَ لِي “Aku meminta izin kepada Tuhanku memintakan ampunan dosa untuk ibuku tetapi Dia (Allah) tidak mengizinkanku, dan ketika aku meminta izin kepada-Nya untuk menziarahi kubur ibuku maka Dia (Allah) mengizinkannya untukku”. (HR. Muslim no. 976). PENJELASAN DAN FAIDAH HADITS : 1. Sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam : Aku meminta izin kepada Tuhanku Penjelasan : أي: طلبت منه الإذن، وكان ذلك عام الفتح “Yaitu : Aku meminta dari-Nya (Allah) izin, dan itu ketika peristiwa pembukaan kota Makkah”. (Al-Bahrul Muhith Ats-Tsajjaj : 18/628)...

Doa Nabi Ibrahim untuk Ayahnya dan Pertemuan Nabi Ibrahim dan Ayahnya di Hari Kiamat

Doa Nabi Ibrahim untuk Ayahnya dan Pertemuan Nabi Ibrahim dan Ayahnya di Hari Kiamat Sesungguhnya di dalam Al-Qur’an dijelaskan bahwa Nabi Ibrahim pernah mendoakan ayahnya yang mati dalam keadaan tidak beriman. Namun Allah menghalangi ampunan Nabi Ibrahim untuk ayahnya tersebut. Dan di dalam Al-Qur’an, Allah melarang nabi dan orang beriman untuk mendoakan orang yang mati dalam keadaan kafir, meskipun mereka adalah kerabat. Dan doa Nabi Ibrahim untuk ayahnya tersebut tidak lain karena janji yang pernah diutarakan beliau kepada ayahnya. Setelah beliau menyadari bahwa ayahnya adalah musuh Allah maka Nabi Ibrahim berlepas diri darinya. Dan janji Nabi Ibrahim untuk mendoakan ayahnya tercantum di dalam surat Maryam. يَا أَبَتِ إِنِّي أَخَافُ أَنْ يَمَسَّكَ عَذَابٌ مِنَ الرَّحْمَنِ فَتَكُونَ لِلشَّيْطَانِ وَلِيًّا (45) قَالَ أَرَاغِبٌ أَنْتَ عَنْ آَلِهَتِي يَا إِبْرَاهِيمُ لَئِنْ لَمْ تَنْتَهِ لَأَرْجُمَنَّكَ وَاهْجُرْنِي مَلِيًّا (46) قَالَ سَلَامٌ عَلَيْكَ سَأَسْتَغْفِرُ لَكَ رَبِّي إِنَّ...

APAKAH ALLAH MEMILIKI WAJAH DAN TANGAN ?

Simak video berikut : Adakah Allah punya wajah ? Pendapat Kiyai  Muhammad Nuruddin   dan bantahan Ust.  Firanda Andirja APAKAH ALLAH MEMILIKI WAJAH DAN TANGAN ? Di antara sifat yang ditetapkan oleh Allah bagi diri-Nya dan juga yang ditetapkan oleh Rasul Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bagi Allah adalah sifat wajah dan tangan. Ini merupakan sifat Dzatiyah Al-Khabariyah, maksudnya adalah sifat yang ada pada dzat Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sifat tersebut tiada dalil atau sumber penetapannya kecuali hanya wahyu (khabar dari Allah dan Rasul-Nya) dan tidak bisa direkayasa, tidak bisa dilogikakan. Maka wajib bagi kita untuk mengimani bahwa Allah memiliki wajah dan tangan. Tanpa menolaknya dan tanpa menyerupakan Allah dengan makhluk. Ini adalah akidah seluruh ulama Ahlussunnah tanpa ada perselisihan.  Di antara dalil yang menjelaskan hal itu, firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:  لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا الْحُسْنَى وَزِيَادَةٌ وَلا يَرْهَقُ وُجُوهَهُمْ قَتَرٌ وَلا ذِلَّةٌ ...

HUKUM CELANA DI BAWAH MATA KAKI

Simak video berikut : ANCAMAN BAGI ORANG YANG ISBAL Oleh : Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, MSc Hafidzahullah HUKUM CELANA DI BAWAH MATA KAKI Sudah tahu hukum celana di bawah mata kaki? Mungkin sebagian orang sering menemukan di sekitarnya orang-orang yang celananya di atas mata kaki (cingkrang). Bahkan ada yang mencemoohnya dengan menggelarinya sebagai ‘celana kebanjiran’. Pembahasan kali ini –insya Allah- akan sedikit membahas mengenai cara berpakaian seperti ini apakah memang pakaian ini merupakan ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam atau bukan. Penampilan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan Celana Setengah Betis Perlu diketahui bahwasanya celana di atas mata kaki adalah sunnah dan ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hal ini dikhususkan bagi laki-laki, sedangkan wanita diperintahkan untuk menutup telapak kakinya. Kita dapat melihat bahwa pakaian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu berada di atas mata kaki sebagaimana dalam keseharian beliau shallallahu ‘ala...

Ahlus Sunnah Menyuruh yang Ma’ruf dan Mencegah yang Munkar Sesuai Syari’at

AHLUS SUNNAH MENYURUH YANG MA’RUF DAN MENCEGAH YANG MUNKAR MENURUT KETENTUAN SYARI’AT Oleh : Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas حَفِظَهُ الله تَعَالَى Definisi ma’ruf menurut penjelasan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, yaitu suatu nama yang mencakup apa-apa yang dicintai Allah dari iman dan amal shalih. Adapun munkar yaitu, suatu nama yang mencakup bagi setiap apa-apa yang tidak disukai Allah dan yang dilarang-Nya.[1] Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ “ Kalian adalah sebaik-baik umat yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah yang munkar .” [Ali ‘Imran/3: 110] وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ “ Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, mereka...

NON-MUSLIM MENGUCAP SALAM? BEGINI CARA JAWABNYA

NON-MUSLIM MENGUCAP SALAM? BEGINI CARA JAWABNYA Tidak sedikit yang bingung ketika seorang non-muslim mengucapkan, "Assalamu'alaikum" kepada kita. Apakah harus dijawab seperti salam sesama muslim, atau ada tuntunan khusus dalam Islam? Aisyah radhiyallahu 'anha menceritakan bahwa sekelompok orang Yahudi datang kepada Nabi ﷺ lalu mengucapkan, "As-Saamu 'Alaikum" (kematian untuk kalian). Mendengar hal itu, Aisyah pun marah. Namun Rasulullah ﷺ menasihatinya agar bersikap lembut dan bersabda: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: « إِنَّ اللَّهَ رَفِيقٌ يُحِبُّ الرِّفْقَ فِي الْأَمْرِ كُلِّهِ “Sesungguhnya Allah Maha Lembut dan mencintai kelembutan dalam setiap urusan.” (HR Bukhari: 6024 dan Muslim: 2165). Kemudian Rasulullah ﷺ mengajarkan agar cukup menjawab: إِذَا سَلَّمَ عَلَيْكُمْ أَهْلُ الْكِتَابِ فَقُولُوا وَعَلَيْكُمْ “Jika seorang ahli kitab (Yahudi dan Nashrani) memberi salam pada kalian, maka balaslah dengan ucapan ‘wa’alaikum’.” (HR Bukhari: 6258...

Disembelihnya Kematian

Sumber video :  https://www.facebook.com/ KETIKA KEMATIAN ITU MATI!! Hadist terkait ini derajatnya shohih dan sangat kuat, diriwayatkan oleh Muttafaqun 'Alaih, yakni dua Imam besar Ulama Hadist, Imam Bukhari dan Imam Muslim. Takhrij hadist: ​Hadis ini diriwayatkan oleh beberapa perawi utama, di antaranya: ​Shahih Bukhari: No. Hadis 4730 (Kitab Tafsir) dan No. 6548 (Kitab Ar-Riqaaq). ​Shahih Muslim: No. Hadis 2849 (Kitab Al-Jannah wa Sifat Na’imiha wa Ahliha). ​Sunan Tirmidzi: No. Hadis 2556. ​Sunan Ibnu Majah: No. Hadis 4327. ​Musnad Ahmad: No. Hadis 11252. ​Semuanya bersumber dari sahabat Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu 'anhu, dari Nabi Muhammad ﷺ. Disembelihnya Kematian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kelak, kematian akan didatangkan dalam bentuk domba yang berwarna putih campur hitam, lalu ada suara yang menyerukan, ‘Wahai para penduduk surga!’ maka mereka pun melongok dan melihat. Selanjutnya ia berkata, ‘Apakah kalian mengenal domba ini?’ Mereka me...