Postingan

Mengapa Sunni dan Syiah Berbeda dalam Memandang Sahabat?

Gambar
Mengapa Sunni dan Syiah Berbeda dalam Memandang Sahabat?  Banyak orang mengira perbedaan Sunni dan Syiah hanyalah konflik politik dalam sejarah Islam.  Padahal sebenarnya masalahnya adalah perbedaan cara menceritakan sejarah setelah wafatnya Nabi Muhammad.  Karena ceritanya berbeda, maka tokoh yang dianggap pahlawan oleh satu kelompok bisa dianggap penjahat oleh kelompok lain.  Narasi Ahlusunnah  Dalam narasi Ahlusunnah, setelah Nabi wafat umat Islam menghadapi kekosongan kepemimpinan.  “Nabi sudah tidak ada, Ini siapa yang akan jadi pemimpin selanjutnya ? ”  Sebab Nabi tidak pernah menunjuk siapa pengganti beliau, maka dari itu Para sahabat berkumpul dan bermusyawarah, lalu memilih Abu Bakar sebagai khalifah pertama.  Kemudian kepemimpinan dilanjutkan oleh: Umar ibn al-Khattab Uthman ibn Affan Ali ibn Abi Talib  Dalam cerita ini, para sahabat dipandang sebagai generasi terbaik yang berusaha menjaga umat setelah wafatnya Nabi.  Narasi Sy...

Kebangkitan dan Kehancuran Bani Israel dalam Al-Qur'an

Aqil Siradj : Hamba Allah yang menghancur Israil di akhir zaman adalah Syi'ah..??? Simak video lengkap [ klik disini ] Kebangkitan dan Kehancuran Bani Israel dalam Al-Qur'an  Dari Invasi Asyur hingga Raja Herodes: Kisah Kebangkitan dan Kehancuran Bani Israel dalam Al-Qur'an  Oleh : Donny Syofyan, Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas  Dalam lautan kebijaksanaan Al-Qur'an, terdapat ayat-ayat yang memuat kisah-kisah penuh makna dan pelajaran mendalam bagi umat manusia. Salah satunya adalah kisah tentang Bani Israel, sebuah narasi yang diabadikan dalam surat ke-17, ayat 5. Ayat ini membuka jendela ke sebuah peristiwa penting yang telah lama menjadi bahan diskusi para mufasir: kehancuran pertama Bani Israel. Memahami ayat ini tidak hanya sekadar membaca teks, tetapi juga menyelami konteks sejarah yang mengelilinginya.  Ayat 5, yang merupakan kelanjutan dari ayat sebelumnya, menyampaikan sebuah janji ilahi yang tegas. Al-Qur'an berfirman, ( وَقَضَيْنَآ إِلَىٰ ...

Kekeliruan Pembagian Hakikat dan Syari’at Ala Tarikat Sufiyah

Konsep pembagian "Haji Syariat" dan "Haji Hakikat" sering dibahas dalam ilmu tasawuf-tarekat (esoterik) sebagai upaya mendalami makna manasik, simak video berikut : Shalat Jum'at hakikat,  Wali sufi shalat Jum'at di Makkah ? KEKELIRUAN PEMBAGIAN HAKIKAT DAN SYARI’AT ALA TARIKAT SUFIYAH  Sebagian kalangan tarikat Sufiyah membagi Islam menjadi dua bagian, yaitu syariat dan hakikat. Atau zhahir dan batin.  Ibnul-Jauzi rahimahullah menjelaskan: “Banyak kalangan Sufi yang membedakan (agama) menjadi hakikat dan syariat”[1]  Yang dimaksudkan dengan syariat –menurut kaum Sufi- yaitu perkara apa saja yang diwahyukan Allah kepada Rasul-Nya tanpa memerlukan adanya pentakwilan. Mereka menyebutnya dengan nama ilmu zhahir atau ilmu syariah. Menurut kalangan Sufi, golongan yang mengimani nash-nash syariat tanpa menggunakan takwil ini, masuk ke dalam kategori kelompok awam. Yang termasuk dalam klasifikasi ini -menurut kaca mata mereka- yaitu para imam empat, seluruh ulama f...

TEMPAT TINGGAL BAGI YANG SOMBONG

Gambar
TEMPAT TINGGAL BAGI YANG SOMBONG Bismillah Dari Abdullah bin Mas'ud radhiallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:  الكِبْرُ بَطَرُ الحَقِّ، وغَمْطُ النَّاسِ  "Al-Kibr (sombong) itu adalah menolak kebenaran dan merendahkan/meremehkan orang lain". (HR. Muslim 91)  Ciri utama orang-orang yg sombong itu adalah menolak kebenaran yang datang kepadanya. Kebenaran yang datang dari Al-Qur’an dan As-Sunnah.  Kebenaran itu ditolak karena tidak sesuai dengan hawa nafsu, perasaan dan akalnya. Ciri utama yang berikutnya adalah suka meremehkan orang lain. Karena itulah Allah ta'ala menjadikan tempat tinggal mereka kelak adalah di dalam neraka Jahannam. Allah Azza wa Jalla berfirman :   ادْخُلُوا أَبْوَابَ جَهَنَّمَ خَالِدِينَ فِيهَا ۖ فَبِئْسَ مَثْوَى الْمُتَكَبِّرِينَ “Masukilah pintu-pintu neraka Jahannam itu, sedang kamu kekal di dalamnya”.  Maka neraka Jahannam itulah seburuk-buruk tempat tinggal bagi orang-orang yang menyombongkan diri". (Az-Zum...

RUMAH MERTUA.

Gambar
RUMAH MERTUA. Tidak mudah bagi seorang wanita untuk DATANG" sendirian ke sebuah keluarga baru.. kemudian harus menyesuaikan diri sedemikian rupa, untuk dapat hidup bersama keluarga baru tersebut juga tidak mudah. Yang sering terjadi adalah konflik batin, Tangis, Ketidak cocokan di banyak hal.  Dan tetap bertahan demi orang yang dicintainya meskipun sebenarnya dia setress..! Para laki-laki kamu harus tahu..  Istrimu rela meninggalkan kedua orangtua yang sudah menyayanginya sejak kecil.. Rela meninggalkan rumahnya yang merupakan tempat ternyamannya sejak kecil. Hanya demi menaati, mengikutimu dan membahagiakanmu. Wahai Suami... Ia hanya berharap kamu lah Suami yang akan menjadi pengganti orang yang menyayanginya dan menjadi tempat ternyamannya setelah meninggalkan rumahnya. Setengah dari Suami memahami hal itu. Setengahnya lagi tak mau tau akan hal itu.. Maka.. Hargai perasaan Istrimu..Sayangi Istrimu.. jangan disakiti lagi dengan hal-hal lain.. Sungguh.. kedua orangtuanya mengi...

Iran dan Israel: Pembaruan Nubuat Alkitab

Simak video cuplikan berikut, transcript di terjemahkan oleh google-ai : Simak video full berikut : Sumber video :  https://youtu.be/W7eeC Iran dan Israel: Pembaruan Nubuat Alkitab Oleh :  Pastor Greg Laurie Kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei  Kematian Ayatollah telah mengguncang Timur Tengah. Banyak warga Iran di seluruh dunia bersukacita, berharap ini menandai berakhirnya penindasan selama beberapa dekade.  Rezim ini telah mendukung kelompok-kelompok teror—seperti Hamas, Hizbullah, dan Houthi—dan menganiaya rakyatnya sendiri—termasuk umat Kristen. Namun, terlepas dari penentangan yang hebat, Kekristenan telah berkembang pesat di Iran melalui gereja-gereja rumahan dan umat beriman bawah tanah. Penganiayaan sering kali memicu kebangkitan spiritual.  Ingatlah, Iran modern adalah Persia kuno—tanah Ester, Daniel, dan Raja Koresh, yang disebut Allah sebagai "yang diurapi" dalam Yesaya 45. Allah telah berkarya di bangsa itu sebelumnya.  Ira...

Isfahan Kota Keturanan Yahudi di Iran

Gambar
Lihat peta/lokasi @ googlemap ( klik disini ) Isfahan Kota Keturunan Yahudi di Iran  ISFAHAN, kota di Iran yang terletak di jalur dari Teheran ke Teluk Persia. Asal usul pemukiman Yahudi di Isfahan, salah satu yang tertua di Persia, telah dikaitkan oleh sumber-sumber Pehlevi, Armenia, dan Muslim dengan berbagai periode sejarah awal. Meskipun tidak disebutkan dalam Talmud , komunitas Yahudi di kota ini pertama kali tercatat pada masa pemerintahan penguasa Sassanid.rūz (472 M) yang, menurut Ḥamza al-Iṣfahānī, membunuh separuh penduduk Yahudi di Isfahan dengan tuduhan membunuh dua imam Magian. Ketika bangsa Arab menaklukkan Persia (641), mereka menemukan komunitas Yahudi yang kuat di Isfahan.  Penulis sejarah Arab Abu Nuʿaym melaporkan bahwa pada waktu itu orang- orang Yahudi merayakan, menari, dan memainkan musik untuk menantikan "raja Yahudi." Di bawah kekhalifahan, kawasan Yahudi di Isfahan, yang dikenal sebagai Jayy, telah berkembang sedemikian rupa dalam jumlah dan ukuran s...