Ibrahim dalam Al-Qur`an dan Alkitab
Ibrahim dalam Al-Qur`an dan Alkitab Oleh: Donny Syofyan. (Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas) Sosok Ibrahim begitu sentral dalam agama Yahudi, Kristen, dan Islam, namun ironisnya, para arkeolog belum menemukan jejak nyata keberadaannya maupun keluarganya. Bagaimana kita memahami hal ini? Ibrahim hidup pada masa yang sangat lampau, bahkan tahun kelahirannya pun masih menjadi perdebatan. Ada yang memperkirakan sekitar 2300 SM berdasarkan petunjuk tentang penguasa Mesir dan wilayah sekitarnya, namun ada pula yang menyebut 1800 SM. Setelah 4000 tahun berlalu, sulit mengharapkan bukti fisik yang gamblang. Bagi umat Muslim, Al-Qur`an adalah wahyu Ilahi, dan kita memiliki landasan kuat untuk mempercayainya. Al-Qur`an menegaskan bahwa Ibrahim adalah sosok historis. Ketika Al-Qur`an memerintahkan kita mengikuti ajaran Ibrahim, kita yakin sedang menaati perintah Tuhan. Sejujurnya, tanpa Al-Qur`an, kita sebagai manusia modern mungkin akan sama skeptisnya dengan para sejarawan m...