Postingan

Tujuh Dalil Pengaturan Pengeras Suara pada Tempat Ibadah

Tujuh Dalil Pengaturan Pengeras Suara pada Tempat Ibadah Selain mengajarkan kebaikan, Islam juga mengajarkan kebaikan itu harus dilakukan dengan cara-cara yang baik. Mengajak orang lain ibadah itu sangat baik, namun demikian ajakan itu pun harus dilakukan dengan cara-cara yang baik. Termasuk dalam hal ini adalah penggunaan pengeras suara atau mikrofon di tempat ibadah seperti masjid dan mushalla.  Dalam hal ini ada 7 dalil atau argumentasi ilmiah tentang pengaturan penggunaan pengeras suara yang layak dipahami dari Kitab I’lâmul Khâsh wal ‘Âmm bi Anna Iz’âjan Nâsi bil Mikrûfûn Harâm (Pemberitahuan Bagi Orang Pintar dan Orang Awam Bahwa Mengganggu orang Lain dengan Mikrofon Hukumnya Haram) karya ​​​​​​Sayyid Zain bin Muhammad bin Husain Alydrus, Dosen Universitas Al-Ahgaf Yaman. Pertama , banyak ayat dan hadits yang memerintah untuk memelankan suara dalam shalat, dzikir dan doa. Sebagai contoh adalah ayat dan hadits berikut: وَاذْكُرْ رَبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعًا وَخِيفَةً وَ...

Iran dan Propaganda Internasionalisasi “Dua Tanah Suci"

Propaganda Iran yang di propagandakan lagi oleh DR. Amin Rais ?, simak video berikut : Baca juga artikel berikut : •》 Pergerakan dan pemikiran politik DR. Amien Rais •》 Mengapa Muslim Ahlussunnah timur tengah membenci Ayatollah Ali Khomenei dedengkot Syiah Rafidhah..? ---o0o--- Iran dan Propaganda Internasionalisasi “Dua Tanah Suci" DUNIA saat ini diguncangkan oleh propaganda internasionalisasi dua Tanah Suci yakni Makkah dan Madinah. Propaganda internasionalisasi Makkah dan Madinah ini bukanlah hal yang baru. Pada dekade 80-an propaganda pernah dipopulerkan oleh pemimpin spiritual tertinggi Syi’ah sekaligus pemimpin Revolusi Iran, Khomeini. Pada saat itu, Khomeini meminta agar pengelolaan dua Kota Suci umat Islam itu dikelola oleh Komite Islam Internasional dan tidak lagi dibawah Kerajaan Saudi Arabia. Tidak dapat dipungkiri, Iran sangat berkepentingan untuk mensukseskan ide internasionalisasi Makkah dan Madinah. Iran memiliki tujuan geopolitik dalam rangka ekspansi ideologi da...

Pergerakan dan pemikiran politik Amien Rais

Gambar
Pergerakan dan pemikiran politik Amien Rais  Pergerakan dan pemikiran politik Amien Rais di masa-masa awal reformasi memang banyak diilhami oleh pemikiran progresif dari Dr. Ali Shariati , seorang sosiolog dan pemikir besar Syiah dari Iran. Keterkaitan ini dibuktikan secara nyata ketika Amien Rais menerjemahkan salah satu karya penting Shariati, Man and Islam , ke dalam bahasa Indonesia dengan judul "Tugas Cendekiawan Muslim" pada tahun 1982. Berikut adalah poin-poin penting mengenai pengaruh buku tersebut terhadap pemikiran politik Amien Rais: • Sikap Menolak Status Quo: Buku karya Dr. Ali Shariati ini dikenal memiliki karakter yang "menggerakkan". Shariati mengkritik keras kemandekan berpikir ( kejumudan ) dan Islam yang terlembaga secara tradisional. Pemikiran revolusioner ini diadopsi oleh Amien Rais untuk menyuarakan gerakan reformasi dan mengkritik ketidakadilan penguasa di Indonesia. • Peran Intelektual di Tengah Rakyat: Konsep utama dari buku ini mene...

Haram Hukum Monetisasi (Pendapatan YouTube) kontennya menyebarkan kebohongan dan bid'ah,

Haram Hukum Monetisasi (Pendapatan YouTube) kontennya menyebarkan kebohongan dan bid'ah Hukum membuat atau menyebarkan konten dakwah yang mengajarkan bid'ah (mengada-ada dalam syariat) atau menyebarkan cerita khurafat (dongeng dusta/takhayul tanpa dalil sah) di YouTube adalah haram dan tidak halal dalam Islam. Platform digital seperti YouTube hanyalah sebuah alat (sarana). Hukum kontennya bergantung sepenuhnya pada isi materi yang disampaikan. Alasan Mengapa Konten Tersebut Dilarang: • Merusak Akidah dan Mengajarkan Kesesatan • Bid'ah dalam ibadah dilarang keras karena menambah atau mengubah ketentuan agama yang sudah disempurnakan oleh Allah dan Rasul-Nya. Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa mengadakan hal baru dalam urusan agama kami yang bukan dari bagiannya, maka amalan itu ditolak." (HR. Bukhari & Muslim). • Khurafat (seperti cerita mistis tanpa dasar, kesaktian berlebihan yang tidak logis, atau ramalan nasib) dapat menjerumuskan penonton ke da...

Mengapa di Muhammadiyah tidak Mengenal Habib?

Mengapa di Muhammadiyah tidak Mengenal Habib? Muhammadiyah merupakan salah satu ormas Islam terbesar kedua di Indonesia setelah Nahdlatul Ulama. Organisasi ini didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan di Yogyakarta pada tahun 1912, tiga belas tahun lebih awal dari berdirinya Nahdlatul Ulama. Sejak awal berdirinya, organisasi ini memusatkan diri pada gerakan pemurnian ajaran Islam dibarengi dengan gerangan sosial keagamaan yang berorientasi pada pengembangan sistem pendidikan modern dan bergerak di bidang sosial-kesehatan. Itulah kenapa Muhammadiyah menjadi salah satu organisasi yang paling maju dalam mengembangkan pendidikan dan kesehatan. Model pemurnian ajaran Islam di Muhammadiyah bertitik tolak pada banyaknya praktik keagamaan kala itu yang dianggap tidak mengindahkan syariat Islam dan banyak praktik-praktik takhayul dan bi’dah yang dianggap bertentangan dengan Islam. Sehingga mereka merasa berkewajiban memberangus segala bentuk takhayul di masyarakat dan berbagai model praktik bid’ah. ...

10 Persamaan Antara Houtsi dan Tarekat Sufi Ekstrim

Gambar
10 Persamaan Antara Houtsi dan Tarekat Sufi Ekstrim Oleh : Dr. Saad Al-Nuzaili. University of the Holy Quran and Islamic Sciences Khartoum, Sudan. Meskipun gerakan Houtsi dan tarekat Sufi ekstrim tampak berbeda dalam asal usul doktrin dan afiliasi intelektualnya, tetapi terungkap kesamaan signifikan yang perlu dipelajari dan dikritik saat meneliti beberapa kepercayaan dan praktik mereka. Kesamaan ini terutama terlihat dalam penghormatan terhadap individu, melebih-lebihkan tokoh agamanya, melebih-lebihkan garis keturunan, kepercayaan yang berkaitan dengan orang mati dan tempat suci, serta praktik keagamaan yang tidak berdasarkan dalil yang kuat. Pertama: Ekstremisme Mengenai Garis Keturunan dan Silsilah Salah satu ciri paling menonjol dari ideologi Houtsi adalah menghubungkan hak kepemimpinan dan otoritas dengan kepemilikan garis keturunan tertentu, dan memberikan hak istimewa agama dan politik kepada afiliasi dengan keluarga Nabi ( Ahli Bait ). Sehingga mengangkat garis keturuna...

Haram Hukumnya Menyamakan Allah dengan Makhluk-Nya

Haram Hukumnya Menyamakan Allah dengan Makhluk-Nya Sepanjang perjalan sejarah pemikiran Islam memang ada beberapa aliran yang menyamakan antara sifat-sifat Allah dengan sifat-sifat makhluk-Nya, seperti halnya aliran Musyabbihah (antropomorfisme). Pendeknya, aliran pemikiran ini sesuai dengan namanya ( Musyabbihah ), yakni menyamakan sifat-sifat Allah dengan sifat-sifat manusia (makhluk). Ada pula aliran Mujassimah (korporalisme) yang beranggapan bahwa Allah berjisim (bertubuh) seperti halnya manusia (Ahmad Azhar Basyir, Refleksi atas Persoalan Keislaman: Seputar Filsafat, Hukum, Politik dan Ekonomi , hal. 27). Aliran-aliran tersebut jelas salah karena para penganut aliran ini menyamakan antara Allah dan makhluk-Nya. Oleh karenanya untuk mendudukkan permasalahan ini, terlebih dahulu pemahaman yang mesti dibangun sebelumnya adalah pemahaman tentang konsep tauhid yang membicarakan tentang sifat Allah dan nama-nama-Nya ( Tauhid al-Asma’ wa al-Shifat ).  Dalam konsep Tauhid al-Asma’...