TAKARAN YANG SEMPURNA DARI TETESAN KECIL
TAKARAN YANG SEMPURNA DARI TETESAN KECIL
Dalam sebuah eksperimen, air sebanyak kurang lebih 500 liter dimasukkan ke dalam sebuah wadah besar. Wadah ini kemudian diangkat ke ketinggian sekitar 100 meter. Di bawahnya, diletakkan sebuah mobil.
Ketika air itu dijatuhkan sekaligus dari ketinggian tersebut, dampaknya sungguh mengejutkan. Hantaman air yang begitu besar menimpa mobil di bawahnya dengan sangat kuat, hingga membuat mobil itu penyok parah, bahkan hampir rata. Begitu dahsyatnya daya rusak dari air jika diturunkan sekaligus dalam volume besar.
Namun, bandingkanlah hal itu dengan hujan. Bukankah hujan juga membawa volume air yang sangat besar? Tapi lihatlah bagaimana Allah ﷻ menurunkannya. Tidak sekaligus, bukan dengan hentakan yang membinasakan, melainkan melalui tetesan-tetesan kecil, satu demi satu, dengan takaran yang sempurna.
“Allah menurunkannya dalam tetesan yang terpisah-pisah, masing-masing tidak bercampur dengan yang lain. Tidak ada tetesan yang lebih dahulu datang sebelum waktunya, dan tidak ada yang mengejar lalu menyatu dengan lainnya. Jika semuanya turun sekaligus, niscaya manusia akan tertimpa bahaya dan tanaman maupun buah-buahan akan rusak.” (Ibn al-Qayyim rahimahullah dalam Miftah Daar as-Sa'adah 2:637)
Tetesan-tetesan itulah yang membasahi bumi dengan lembut, menyuburkan tanaman, menyejukkan udara, dan membawa kehidupan. Allah yang Maha Bijaksana mampu menyalurkan air dalam jumlah yang sangat besar, namun dengan cara paling lembut dan penuh rahmat.
Inilah tanda kebesaran-Nya. Jika untuk tetesan hujan saja Allah ukur dan atur sedemikian rupa, maka bagaimana mungkin urusan hidupmu luput dari perencanaan-Nya yang sempurna?
Sungguh, tiada yang sia-sia dalam ciptaan-Nya. Segala sesuatu diturunkan dengan ilmu, hikmah, dan kasih sayang.
Maha Suci Allah, sebaik-baik Pengatur segalanya.
Komentar
Posting Komentar