Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2026

Sejarah Kaligrafi Masjid Nabawi

Sejarah Kaligrafi Masjid Nabawi  Masjid Nabawi merupakan masjid yang didirikan langsung oleh Rasulullah. Sebelum seperti sekarang ini, masjid ini pernah direnovasi beberapa kali pada masa era kekhalifahan. Pasca Rasul wafat, Khalifah Umar bin Khattab pernah merenovasi dan memperluas masjid ini. Setelah itu, Khalifah Utsman bin Affan juga melakukan hal yang sama. Bahkan, beliau tidak hanya merenovasi, tetapi juga menambahkan unsur baru yang tidak ada sebelumnya, seperti membuat ukiran di tiang-tiang masjid. Renovasi yang dilakukan Utsman ini sempat diprotes sebagian orang. Mereka protes bukan karena tidak suka dengan perluasan dan renovasi yang dilakukan Utsman, tapi mereka lebih suka dengan bangunan masjid Nabawi seperti masa Rasulullah agar bisa tabarruk.  Utsman bin Affan kemudian menjelaskan alasan mengapa masjid ini perlu direnovasi dan diperluas. Beliau mengatakan, “Saya pernah mendengar Rasulullah berkata bahwa siapa yang membangun masjid karena Allah SWT, maka Allah aka...

Kota Iram adalah Kota yang Maju di Zaman Kaum Ad yang Dibinasakan

فَا قْصُصِ  الْقَصَصَ  لَعَلَّهُمْ  يَتَفَكَّرُوْنَ “Maka ceritakanlah kisah-kisah itu agar mereka berpikir.” (QS. Al-A’raf 7: Ayat 176)  Pangeran Muhammad meluncurkan ide dan visi awal kota yang mendefinisikan kembali konsep pembangunan perkotaan dan seperti apa (Iram kota kaum Ad) kota masa depan pada Januari 2021.  Sumber video : https://youtu.be/0y0 ( baca info, klik disini ) Kota Iram adalah Kota yang Maju di Zaman Kaum Ad yang Dibinasakan  فَاَ نْجَيْنٰهُ  وَا لَّذِيْنَ  مَعَهٗ  بِرَحْمَةٍ  مِّنَّا  وَ  قَطَعْنَا  دَا بِرَ  الَّذِيْنَ  كَذَّبُوْا  بِاٰ يٰتِنَا  وَمَا  كَا نُوْا  مُؤْمِنِيْنَ  “Maka Kami selamatkan dia (Hud) dan orang-orang yang bersamanya dengan rahmat Kami dan Kami musnahkan sampai ke akar-akarnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Mereka bukanlah orang-orang beriman.” (QS. Al-A’raf 7: Ayat 72)  Bekas peninggalan kaum ‘Ad, telah ditemukan, ini salah satu bukti kebenaran Al Quran dalam sejarah  Dalam tafsir ringkas Kementria...

Sahabat Nabi Muhammad Dalam Ideologi Syi’ah

SAHABAT NABI MUHAMMAD SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM DALAM IDIOLOGI SYI’AH  Oleh : Ustadz Dr Muhammad Arifin Badri Lc, MA  Sahabat Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam Adalah Generasi Pilihan Sebelum kita menyimak kedudukan dan keadaan para sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam pandangan Syi’ah, terlebih dahulu, kami paparkan pandangan Ahlussunnah wal Jamâ’ah tentang hal itu.  Sahabat para nabi dan rasul adalah manusia-manusia pilihan. Mereka dipilih Allâh Subhanahu wa Ta’ala untuk meneladani dan membela dakwah para nabi dari hambatan dan rintangan. Pengorbanan mereka tidak dapat diragukan lagi. Sehingga tidak mengherankan bila mereka menjadi generasi paling unggul pada setiap masa.  Sahabat Nabi Nuh Alaihissallam yang ikut serta dalam perahunya adalah generasi paling unggul dari umatnya. Sahabat Nabi Musa Alaihissallam yang ikut serta bersama beliau Alaihissallam ketika menyeberangi laut Merah adalah generasi paling unggul dari umatnya. Sahabat Nabi...

Syi’ah Mengkafirkan yang Tidak Mengikuti Imam Mereka

Video :  Kaligrafi nama Khulafaurrasyidin dan nama-nama keturunan nabi lewat jalur Ali bin Abi Thalib di Masjid Nabawi Madinah Pihak Syiah tentu merasa bangga dan menganggapnya sebagai pengakuan terhadap kemuliaan Ahlulbait, namun secara teologis mereka tidak akan pernah reda atau ridho nama-nama suci tersebut disandingkan dengan sahabat yang mereka yakini telah menyimpang atau mengkafirkan imam mereka.  Realitas penyebutan nama-nama ini menimbulkan dilema ideologis, seperti yang diulas oleh tokoh dan publikasi Syiah:  Pengakuan vs. Keyakinan: Bagi kelompok Syiah (seperti Syiah Itsna Asy'ariyah), penyebutan nama para Imam (seperti Ali bin Abi Thalib dan Ja'far ash-Shadiq) di Masjid Nabawi dipandang sebagai jejak sejarah Ahlulbait yang tidak bisa dihapus oleh siapapun.  Penolakan terhadap Rekonsiliasi Historis: Meskipun nama-nama tersebut berada di lingkungan masjid yang sama, kelompok Syiah memandang berdampingannya nama ini bukan sebagai bentuk legitimasi atau perse...

Perbedaan utama antara Sunni dan Syiah terhadap 12 Imam terletak pada konsep kepemimpinan (Imamah) dan sifat para imam itu sendiri

  Perbedaan utama antara Sunni dan Syiah terhadap 12 Imam terletak pada konsep kepemimpinan (Imamah) dan sifat para imam itu sendiri.  Berikut adalah rangkuman perbedaannya:  1. Kedudukan dan Sifat Imam  Syiah:  Mengimani 12 Imam sebagai pemimpin spiritual dan politik yang ditunjuk langsung oleh Allah SWT melalui Nabi Muhammad SAW. Mereka meyakini para Imam bersifat maksum (terbebas dari dosa dan kesalahan).  Sunni:  Menghormati keturunan Nabi Muhammad SAW (Ahlulbait) sebagai tokoh besar dan ulama yang mulia, namun tidak menganggap mereka sebagai manusia suci tanpa dosa (maksum) dan tidak meyakini mereka memiliki otoritas ilahi untuk memimpin umat.  2. Status Sahabat Nabi  Syiah:  Hanya mengakui kepemimpinan dan otoritas Ali bin Abi Thalib beserta keturunannya pasca-wafatnya Nabi Muhammad. Mereka umumnya menolak legitimasi tiga khalifah pertama (Abu Bakar, Umar, dan Utsman) dan beberapa sahabat lainnya.  Sunni:  Meyakini bahwa ...

Bukti zaman dulu lebih maju dari zaman sekarang

Dalam Al-Qur'an, tidak disebutkan bahwa teknologi zaman dulu secara umum lebih canggih daripada masa kini. Sebaliknya, Al-Qur'an menjelaskan bahwa peradaban masa lalu memiliki kehebatan spesifik yang luar biasa melalui mukjizat para nabi atau kemajuan bangsa terdahulu untuk menjadi pelajaran.  Kisah-kisah menakjubkan ini mencakup beberapa teknologi di masanya:  • Pondasi dan Bangunan Kokoh: Bangsa seperti Kaum 'Ad (umat Nabi Hud) dan Tsamud (umat Nabi Shalih) diberi keahlian luar biasa dalam memahat gunung dan membangun istana-istana megah yang belum pernah ada sebelumnya.  • Kendaraan Raksasa: Bahtera Nabi Nuh dibangun dengan teknologi pembuatan kapal yang sangat canggih pada zaman tersebut, mampu menahan banjir besar dan menampung berbagai makhluk hidup.  • Rekayasa Infrastruktur: Kerajaan Nabi Sulaiman diceritakan memiliki teknologi tinggi pada masanya, mulai dari mempekerjakan bangsa jin untuk membuat bangunan besar, patung, hingga mengalirkan dan memanfaatkan su...

Kedudukan Para Imam Syi’ah Dua Belas

Perbedaan utama antara Sunni dan Syiah terhadap 12 Imam terletak pada konsep kepemimpinan (Imamah) dan sifat para imam itu sendiri.  Berikut adalah rangkuman perbedaannya:  1. Kedudukan dan Sifat Imam  Syiah: Mengimani 12 Imam sebagai pemimpin spiritual dan politik yang ditunjuk langsung oleh Allah SWT melalui Nabi Muhammad SAW. Mereka meyakini para Imam bersifat maksum (terbebas dari dosa dan kesalahan).  Sunni: Menghormati keturunan Nabi Muhammad SAW (Ahlulbait) sebagai tokoh besar dan ulama yang mulia, namun tidak menganggap mereka sebagai manusia suci tanpa dosa (maksum) dan tidak meyakini mereka memiliki otoritas ilahi untuk memimpin umat.  2. Status Sahabat Nabi  Syiah: Hanya mengakui kepemimpinan dan otoritas Ali bin Abi Thalib beserta keturunannya pasca-wafatnya Nabi Muhammad. Mereka umumnya menolak legitimasi tiga khalifah pertama (Abu Bakar, Umar, dan Utsman) dan beberapa sahabat lainnya.  Sunni: Meyakini bahwa keempat Khulafaur Rasyidin ...

Pesan Penuh Hikmah untuk Orang yang Merasa Kesepian

Pesan Penuh Hikmah untuk Orang yang Merasa Kesepian  Kasus seseorang yang sering merasa kesepian dapat menimpa siapa saja, usia berapa saja. Hal ini tentu dipengaruhi dari berbagai aspek dan juga faktor pendukung. Bisa juga karena faktor semenjak usia dini kecendurangan menyendiri, atau karena trauma atau kecewa yang parah.  Menurut ahli, gangguan psikologis kesepian merupakan suatu kondisi mental dan emosional yang umumnya ditandai oleh adanya perasaan-perasaan terasing dan kurangnya interaksi yang bermakna dengan orang lain atau pasangan.  Jika penyebab kesepian tersebut adalah kurangnya interaksi, maka solusi terampuhnya adalah membangun interaksi, baik kepada manusia dan juga kepada Allah yang menciptakan. Dalam Kitab Jamiul Ulum wal Hikam karya Ahmad bin Utsman al Mazyad, disebutkan:  قيل لمحمد بن النضر: أما نستوحش وحدك؟ قال كيف أستوحش وهو يقول: أنا جليس من ذكرني  Muhammad bin An Nadhar ditanya, saat kau sendiri, apakah kau merasa kesepian? Jawabnya “bagaim...

Jamarat Sebuah Keajaiban Arsitektur Tempat Jamaah Haji Melontar Jumrah

Lempar jumrah adalah wajib haji di Mina sebagai wujud perlawanan terhadap godaan setan meneladani Nabi Ibrahim.  Seiring bertambahnya jemaah, ritual ini mengalami transformasi arsitektur dan teknologi demi menjamin keselamatan. Dulu area jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah hanya berupa tugu batu melingkar kecil dengan kolam sempit. Desain ini kerap memicu insiden fatal karena jemaah berdesakan.  Pada 2006, pemerintah membangun Kompleks Jembatan Jamarat. Perubahan paling revolusioner adalah mengubah tugu bulat menjadi dinding elips sepanjang 25 meter. Desain ini mampu menyerap benturan, mencegah batu memantul, dan memperluas area sasaran.  Jembatan Jamarat kini memiliki lima lantai yang menampung hingga 300 ribu jemaah per jam dengan dukungan teknologi modern. Di ruang bawah tanah, sistem konveyor otomatis memindahkan jutaan kerikil lontaran ke luar Mina.  Ratusan kipas penyemprot air juga tersebar untuk mencegah serangan panas, sementara kamera pemantau dan sensor termal ...