Bukti zaman dulu lebih maju dari zaman sekarang

Dalam Al-Qur'an, tidak disebutkan bahwa teknologi zaman dulu secara umum lebih canggih daripada masa kini. Sebaliknya, Al-Qur'an menjelaskan bahwa peradaban masa lalu memiliki kehebatan spesifik yang luar biasa melalui mukjizat para nabi atau kemajuan bangsa terdahulu untuk menjadi pelajaran. 

Kisah-kisah menakjubkan ini mencakup beberapa teknologi di masanya: 

• Pondasi dan Bangunan Kokoh: Bangsa seperti Kaum 'Ad (umat Nabi Hud) dan Tsamud (umat Nabi Shalih) diberi keahlian luar biasa dalam memahat gunung dan membangun istana-istana megah yang belum pernah ada sebelumnya. 

• Kendaraan Raksasa: Bahtera Nabi Nuh dibangun dengan teknologi pembuatan kapal yang sangat canggih pada zaman tersebut, mampu menahan banjir besar dan menampung berbagai makhluk hidup. 

• Rekayasa Infrastruktur: Kerajaan Nabi Sulaiman diceritakan memiliki teknologi tinggi pada masanya, mulai dari mempekerjakan bangsa jin untuk membuat bangunan besar, patung, hingga mengalirkan dan memanfaatkan sumber daya alam secara maksimal. 

Al-Qur'an menyinggung pencapaian peradaban ini melalui tanda-tanda atau prinsip mendasar, di mana mukjizat dan kemampuan luar biasa ini dihadirkan sebagai bukti kebesaran Allah SWT. 

Bukti zaman dulu lebih maju dari zaman sekarang dalam Al-Qur'an

"Dan orang-orang yang terdahulu sebelum mereka (umat ini) telah mendustakan (para rasul) sedang mereka itu tidak sampai menerima sepersepuluh (kekuatan dan kehebatan) dari apa yang telah Kami berikan kepada orang-orang terdahulu itu..." (Saba': 45) 

"Maka apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di bumi, lalu memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang yang sebelum mereka? Mereka (orang dahulu) itu lebih banyak dan lebih hebat kekuatannya serta (lebih banyak) peninggalan-peninggalan peradabannya di bumi..." (Ghafir: 82) 

"Dan tidakkah mereka bepergian di muka bumi lalu melihat bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka? Orang-orang dahulu itu lebih kuat dari mereka dan mereka telah mengolah bumi serta memakmurkannya melebihi apa yang telah mereka makmurkan..." (Ar-Rum: 9) 

"Adapun kaum ‘Ad maka mereka menyombongkan diri di muka bumi tanpa alasan yang benar dan berkata, 'Siapakah yang lebih hebat kekuatannya dari kami...?'" (Fusshilat: 15) 

"Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap kaum ‘Ad? (yaitu) penduduk Iram yang mempunyai bangunan-bangunan yang sangat tinggi, yang tidak pernah dibangun suatu kota seperti itu di negeri-negeri lain..." (Al-Fajr: 6-8) 

Dan tidakkah mereka berjalan di muka bumi, lalu memperhatikan betapa kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. Mereka itu adalah lebih hebat kekuatannya daripada mereka dan (lebih banyak) bekas-bekas mereka di muka bumi, tetapi Allah mengazab mereka karena dosa-dosanya. Dan tidak akan ada sesuatu pun yang melindungi mereka dari (azab) Allah..." (Ghafir: 21)

Komentar

Kajian Populer

Seputar amalan bid'ah yang di mabukkan oleh Ust. Abdul Somad

Inikah penyebab dendam tak berkesudahan NU pada Wahabi...?

Kedustaan Terhadap Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab Rahimahullah