Postingan

Menampilkan postingan dari 2026

Sejumlah Kesalahpahaman tentang Israel dan Yahudi

Israil adalah nama lain atau gelar bagi Nabi Yakub dalam kitab suci agama samawi. Kata ini memiliki arti " Hamba Allah ". Oleh karena itu, keturunan Nabi Yakub disebut sebagai Bani Israil.  (Baca, klik : Israel adalah nama nabi ) Yahudi, di sisi lain, berasal dari nama Yehuda (putra keempat Nabi Yakub). Istilah ini awalnya adalah sebutan untuk suku atau kelompok keturunan Yehuda, yang kemudian menjadi identitas etnis dan agama. Apa kata orang Kristen ? simak video berikut ; ---o0o--- Sejumlah Kesalahpahaman tentang Israel dan Yahudi  Oleh : Sumanto al Qurtuby *)  Bukan hanya negara-negara dan bangsa Arab saja yang sering disalahpahami, negara Israel dan bangsa Yahudi juga sering disalahpahami.  Kesalahpahaman akibat ketidakpahaman ini kemudian menimbulkan sejumlah stigma negatif, persepsi buruk, dan penilaian yang tidak akurat atas negara Israel maupun bangsa Yahudi, sama tidak akuratnya terhadap penilaian atas negara-negara Arab dan bangsa Arab.  Kesalahpahaman...

Israel itu Nama Nabi

Dengar adio berikut : Benarkah Israel Nama Nabi ? Benarkah Israel Nama Nabi ? Benarkah Israel Nama Nabi ?  Nama Israel, beberapa kali disebut dalam Al-quran. Diantaranya adalah pada ayat-ayat berikut,  وَرَفَعْنَاهُ مَكَانًا عَلِيًّا ﴿٥٧﴾أُولَـٰئِكَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّـهُ عَلَيْهِم مِّنَ النَّبِيِّينَ مِن ذُرِّيَّةِ آدَمَ وَمِمَّنْ حَمَلْنَا مَعَ نُوحٍ وَمِن ذُرِّيَّةِ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْرَائِيلَ وَمِمَّنْ هَدَيْنَا وَاجْتَبَيْنَا ِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ آيَاتُ الرَّحْمَـٰنِ خَرُّوا سُجَّدًا وَبُكِيًّا ۩  Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi. Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis. (QS. Maryam : 56-57). ...

Israel-Palestina: Garis perbatasan dalam peta dari masa ke masa

Gambar
Israel-Palestina: Garis perbatasan dalam peta dari masa ke masa  Lebih dari 70 tahun setelah Israel mendeklarasikan diri sebagai sebuah negara, batas-batas wilayah negara itu belum juga selesai. Perang, perjanjian dan okupasi wilayah masih terus terjadi dan mengubah bentuk negara Yahudi dari waktu ke waktu.  Berikut adalah serangkaian peta Israel yang berubah beserta peristiwa dan alasannya.  Tanah yang kini menjadi wilayah Israel dulu adalah bagian dari Kekaisaran Ottoman yang dikuasai Turki selama berabad-abad.  Namun, Perang Dunia Pertama (PD I) dan runtuhnya kekaisaran Ottoman menyebabkan wilayah yang dikenal sebagai Palestina - tapi bagi orang Yahudi, bagian di sebelah barat Sungai Jordan disebut tanah Israel - diserahkan ke Inggris untuk dikelola oleh kekuatan Sekutu yang menang perang (segera setelah disahkan oleh Liga Bangsa-Bangsa).  Inggris diamanahkan untuk mempersiapkan pendirian "sebuah rumah nasional bagi bangsa Yahudi" di tanah Palestina, selama l...

Hukum Beatbox

Tarik Labidi adalah seorang musisi berasal dari Maroko yang menggunakan suara atau vokal sebagai instrumen utamanya melalui teknik beatbox atau peniruan bunyi alat musik dan idiophone seperti video berikut : Bunyian yang menyerupai bunyi dari alat musik seperti Beatbox dan Idiophone apa hukumnya dalam islam ?  Menirukan bunyi alat musik menggunakan mulut (seperti beatbox) atau benda-benda sekitar yang menghasilkan suara perkusi (idiophone seperti tepukan tangan atau ketukan meja) memiliki hukum yang diperbolehkan dalam Islam, selama tidak digunakan untuk mengiringi sesuatu yang diharamkan seperti lirik yang mengandung maksiat, pornografi, atau melalaikan dari kewajiban agama.  Untuk lebih jelasnya, berikut adalah rincian hukum dan pandangan para ulama:  • Hukum Asal: Suara-suara yang dihasilkan murni dari anggota tubuh manusia (mulut, tangan) atau berasal dari benda-benda yang dipukul (seperti meja atau perkusi sederhana) pada dasarnya adalah mubah (boleh). Ini dika...

KEBANGKITAN KRISTUS ?! CYBER PHYSICAL SYSTEM 4.0

Gambar
Kebangkitan Kristus..?!, CYBER PHYSICAL SYSTEM 4.0  " Tak ada malapetaka terbesar yang terjadi di bawah matahari melebihi matinya hati dalam tubuh yang hidup"  Jika kita meluangkan waktu untuk meneliti perkembangan dunia dalam nubuat para nabi dan fitnah akhir zaman, di situlah hati orang beriman akan dibawa pada penglihatan dengan cara yang sama sekali tak pernah kita bayangkan. Lihatlah zaman sebelum dan sesudah Covid 19, di mana perubahan besar terjadi begitu cepat. Revolusi industri ke 4 atau Cyber Physical System 4.0 telah merubah cara hidup manusia, cara kerja, cara sekolah, cara transaksi, cara ibadah, syarat vaksinasi dalam administrasi kesehatan, pekerjaan, jual beli, perkuliahan, ekonomi, transportasi, data kependudukan, dan data kepemilikan semua terkendali dalam satu sistem digitalisasi. Kehidupan semakin sulit, ekonomi kian mencekik, gelombang PHK di mana mana, krisis energi, krisis ekonomi, resesi, inflasi, hingga krisis pangan menjadi ancaman yang sangat menger...

Memahami Lebih Dalam Takbir Mutlak dan Muqayyad pada Hari Raya

Membaca takbir (seperti pada Hari Raya atau Hari Tasyrik) tidak menggugurkan dzikir lainnya. Keduanya adalah amalan sunnah yang berdiri sendiri. Anda tetap dianjurkan membaca istighfar dan dzikir harian lainnya, lalu melengkapinya dengan takbir. Tidak ada dzikir yang ditinggalkan. Tata cara dan urutan yang dianjurkan para ulama adalah sebagai berikut:  Selesai Salam: Membaca istighfar 3 kali dan dilanjutkan dengan doa Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabaarakta yaa dzal jalaali wal ikraam.  Membaca Takbir: Setelah dzikir di atas, mulailah melafalkan takbir sebanyak-banyaknya. Meneruskan Dzikir: Setelah bertakbir secukupnya, Anda bisa kembali melanjutkan rangkaian dzikir harian Anda seperti membaca tasbih, tahmid, dan takbir (masing-masing 33 kali), serta membaca ayat kursi. Menurut para ulama fikih (seperti dalam mazhab Syafi'i), takbir yang mengiringi shalat fardhu (takbir muqayyad) kedudukannya adalah syiar, sehingga sifatnya tidak menghapus bacaan dzikir harian. Untu...

Memilih Pasangan Idaman

Memilih Pasangan Idaman  Oleh : Yulian Purnama Terikatnya jalinan cinta dua orang insan dalam sebuah pernikahan adalah perkara yang sangat diperhatikan dalam syariat Islam yang mulia ini. Bahkan kita dianjurkan untuk serius dalam permasalahan memilih pasangan dan dilarang menjadikan hal ini sebagai bahan candaan atau main-main.  Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,  ثلاث جدهن جد وهزلهن جد: النكاح والطلاق والرجعة  “Tiga hal yang seriusnya dianggap benar-benar serius dan bercandanya dianggap serius: nikah, cerai dan ruju.'” (Diriwayatkan oleh Al Arba’ah kecuali An Nasa’i. Dihasankan oleh Al Albani dalam Ash Shahihah)  Salah satunya dikarenakan menikah berarti mengikat seseorang untuk menjadi teman hidup tidak hanya untuk satu-dua hari saja bahkan seumur hidup, insya Allah. Jika demikian, merupakan salah satu kemuliaan syariat Islam bahwa orang yang hendak menikah diperintahkan untuk berhati-hati, teliti dan penuh pertimbangan dalam memilih pasang...

Bahaya membuat dan menyebarkan hadis palsu

Sumber video : https://www.facebook.com/share/ Sumber video : https://fb.watch/j6RYPQDMjg/ Bahaya membuat dan menyebarkan hadis palsu Hadits yang ke-94. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, dia berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:  مَنْ كَذَبَ عَلَىَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ  “Siapa yang berdusta atas namaku dengan sengaja, maka hendaklah ia mempersiapkan tempat duduknya dari neraka.” (HR. Bukhari Muslim)  Hadits ke-95. Dari Samurah bin Jundub Radhiyallahu ‘Anhu, Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:  مَنْ حَدَّثَ عَنِّيْ بِحَدِيْثٍ يَرَيْ أَنَّهُ كَذِبٌ فَهُوَ أَحَدُ الْكَاذِبَيْنِ  “Siapa yang menyampaikan hadits dariku dengan suatu hadits yang masih diduga bahwa itu adalah dusta, maka ia termasuk salah satu dari dua pendusta.” (HR. Muslim)  Artinya yang membuat dan yang menyebarkannya.  Hadits ke-96. Dari Mughirah Radhiyallahu ‘Anhu, dia berkata: “Rasulullah Shallallahu  Alaihi wa Sa...