Pakaian Tampil Beda (Syuhroh)
Pakaian Tampil Beda (Syuhroh) Aneh jika ada yang melihat kami ketika berpakaian menyesuaikan kebiasaan masyarakat setempat dengan memakai koko, sarungan dan peci nasional. Justru seperti ini malah dituntunkan karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang berpenampilan tampil beda di tengah-tengah masyarakat. Namun dengan catatan, boleh menyesuaikan dengan pakaian setempat selama pakaian tersebut tidak melanggar aturan syari’at. Beda halnya jika di masyarakat terbiasa memakai pakaian yang menjulur di bawah mata kaki bagi pria, maka tentu tidak diikuti. Begitu pula kalau kebiasaan masyarakat bukanlah memakai pakaian yang lebar dan lebih menutup sempurna aurat wanita, tidaklah diikuti kebiasaan tersebut. — Ada satu hadits yang dibawakan oleh Imam Nawawi dalam Riyadhus Sholihin ketika membahas tentang pakaian gamis yang istilah ini maksudnya adalah pakaian terusan dari atas hingga melebihi lutut, hingga mata kaki. Dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, ia berkata,...