NON-MUSLIM MENGUCAP SALAM? BEGINI CARA JAWABNYA

NON-MUSLIM MENGUCAP SALAM? BEGINI CARA JAWABNYA

Tidak sedikit yang bingung ketika seorang non-muslim mengucapkan, "Assalamu'alaikum" kepada kita. Apakah harus dijawab seperti salam sesama muslim, atau ada tuntunan khusus dalam Islam?

Aisyah radhiyallahu 'anha menceritakan bahwa sekelompok orang Yahudi datang kepada Nabi ﷺ lalu mengucapkan, "As-Saamu 'Alaikum" (kematian untuk kalian). Mendengar hal itu, Aisyah pun marah. Namun Rasulullah ﷺ menasihatinya agar bersikap lembut dan bersabda:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: « إِنَّ اللَّهَ رَفِيقٌ يُحِبُّ الرِّفْقَ فِي الْأَمْرِ كُلِّهِ

“Sesungguhnya Allah Maha Lembut dan mencintai kelembutan dalam setiap urusan.” (HR Bukhari: 6024 dan Muslim: 2165).

Kemudian Rasulullah ﷺ mengajarkan agar cukup menjawab:

إِذَا سَلَّمَ عَلَيْكُمْ أَهْلُ الْكِتَابِ فَقُولُوا وَعَلَيْكُمْ

“Jika seorang ahli kitab (Yahudi dan Nashrani) memberi salam pada kalian, maka balaslah dengan ucapan ‘wa’alaikum’.” (HR Bukhari: 6258 dan Muslim: 2163).

Dari hadits ini para ulama menjelaskan bahwa apabila non-muslim mengucapkan salam kepada kita, maka cukup dijawab dengan "Wa'alaikum". Adapun jika salam tersebut berasal dari sesama muslim, maka kita dianjurkan menjawab dengan lebih sempurna.

Islam mengajarkan kita untuk berinteraksi dengan adab, ilmu, dan kelembutan. Karena itu, penting bagi setiap muslim untuk memahami tuntunan Rasulullah ﷺ agar tidak berlebihan dan tidak pula meremehkan ajaran agama.

Semoga Allah memberikan kepada kita ilmu yang bermanfaat dan kemampuan untuk mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Allāhu Ta‘ālā a‘lam bishawāb.

Sumber : https://www.facebook.com/share/

Komentar