Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2026

Urutan Sejarah Bani Israil dalam Al-Quran

Gambar
Urutan Sejarah Bani Israil dalam Al-Quran Sebelum membahas mengenai Bani Israil, kita dapat kembali pada Kisah Nabi Ibrahim as sebagai moyang dari tiga agama samawi: Yahudi, Kristen, dan Islam. Nabi Ibrahim hidup di Kanaan , yang sekarang masuk di daerah Hebron.  Peta Kanaan pada abad ke-12 SM.  (Sumber foto : Wikipedia  ) Putra pertamanya bernama Ismail as yang sejak awal sudah berada di Mekah, menjadi leluhur dari Bangsa Arab. Karena Bangsa Arab yang asli sudah punah seperti Tsamud, maka Bangsa Arab yang menjadi keturunan Ismail dinamakan Arab Musta’ribah. Dari Nabi Ismail inilah kemudian anak cucunya melahirkan Suku Quraisy yang menjadi suku dari Nabi Muhammad saw. Putra kedua Nabi Ibrahim adalah Nabi Ishaq as yang tinggal di Kanaan. Menurut pandangan orang-orang Yahudi, hanya Nabi Ishaq satu-satunya anak Nabi Ibrahim. Nabi Ishaq kemudian mempunyai putra yakni Nabi Ya’qub as yang juga tinggal di Kan’aan. Nabi Ya’qub memiliki julukan Israil, yang merupakan nenek moyang...

Nabi yang Lembut dan Kisahnya Bersama Yahudi

Simak video : "Nabi yang Lembut dan Kisahnya Bersama Yahudi" oleh Ust. Khalid Basalamah berikut. Nabi yang Lembut dan Kisahnya Bersama Yahudi Ini bukti salah satu kisah Nabi yang begitu lembut, termasuk dengan Yahudi Ketika Rasulullah Saw duduk bersama para sahabatnya, seorang pendeta Yahudi bernama Zaid bin Sa’nah masuk menerobos shaf, lalu menarik kerah baju Rasul dengan keras seraya berkata kasar, “Bayar utangmu, wahai Muhammad, sesungguhnya turunan Bani Hasyim adalah orang-orang yang selalu mengulur-ulur pembayaran utang.”  Umar bin Khattab ra langsung berdiri dan menghunus pedangnya. “Wahai Rasulullah, izinkan aku menebas batang lehernya.” Rasulullah SAW berkata, “Bukan berperilaku kasar seperti itu aku menyerumu. Aku dan Yahudi ini membutuhkan perilaku lembut. Perintahkan kepadanya agar menagih utang dengan sopan dan anjurkan kepadaku agar membayar utang dengan baik.”  Tiba-tiba pendeta Yahudi berkata, “Demi Allah yang telah mengutusmu dengan hak, aku datang kepadamu b...