Postingan

Menampilkan postingan dengan label Geopolitik

Strategi Syi’ah Untuk Meruntuhkan Islam dan Kaum Muslimin

STRATEGI SYI’AH UNTUK MERUNTUHKAN ISLAM DAN KAUM MUSLIMIN Oleh : Ustadz Ahmad Hamiddin as-Sidawi Tidak asing lagi bagi kita bahwa membongkar segala bentuk kesesatan dan para pelakunya merupakan suatu kewajiban berdasarkan ijma’ kaum muslim sampai akhir zaman. Suatu ketika dikatakan kepada Imam Ahmad Bin Hambal: “Manakah yang lebih engkau senangi orang yang berpuasa, shalat dan beri’tikaf ataukah orang yang membicarakan ahlu bid’ah?” Maka ia menjawab: “Kalau ia shalat dan ber’itikaf maka itu (hanya) kembali ke dirinya sendiri sedangkan kalau ia berbicara tentang ahlu bid’ah maka itu untuk kaum muslimin. Dan itulah yang lebih utama.” Begitu jauh firqah Syi’ah (yang sekarang menyebut diri sebagai Ahli Bait untuk mengelabuhi umat Islam-red) menyimpang dari nash-nash yang telah di gariskan oleh syariat. Sehingga diantaranya mereka mangatakan bahwa Karbala lebih utama dari Ka’bah, berziarah ke Karbela pada hari Arafah lebih utama dari hari semuanya, ziarah ke makam Husain merupakan amala...

ZAMAN YANG SEMAKIN MEMBURUK

ZAMAN YANG SEMAKIN MEMBURUK Rasulullah Sallallahu alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah datang kepada kalian suatu zaman, melainkan zaman setelahnya lebih buruk darinya, hingga kalian bertemu dengan Rabb kalian."  (HR. Al-Bukhari no. 7068, dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu) Sebaik apapun Pemimpinmu, tetap Saja Buruk Dimatamu !! Pemimpinmu adalah Cerminan dari perbuatanmu !! Jika pemimpinmu Buruk semua itu karena kualitas Rakyatnya yang juga semakin Buruk Mau pemimpin Baik dan Sholeh..??? Maka ... Perbaiki dirimu !!! Bapak Soeharto Rahimahullah .... Dan Hanya Beliau yang bertahan begitu lama memimpin Indonesia, Dizamannya Tidak ada yang berani menentang pemerintah, Berdemo atau mengkritik pemerintah terang²an, Rakyat Alhamdulillah hidup dengan Damai sejahtera tidak banyak tuntutan, Ekonomi berjalan dengan Baik, Negara² asing Segan tunduk dan hormat hingga beliau dijuluki Sebagai Bapak Pembangunan Indonesia Tapi Sebaik apapun beliau jadi pemimpin tetap saja Di hujat, D...

Jihad dengan Menasehati Penguasa yang Zalim

Jihad dengan Menasehati Penguasa yang Zalim “ Jihad yang paling utama ialah mengatakan kebenaran (berkata yang baik) di hadapan penguasa yang zalim. ” (HR. Abu Daud no. 4344, Tirmidzi no. 2174, Ibnu Majah no. 4011. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan ). Menasehati penguasa yang zalim dengan berani mengatakan kebenaran termasuk jihad bahkan semulia-mulianya jihad. Namun dengan catatan di sini, menasehati mereka adalah dengan cara baik, bukan dengan mengumbar aib mereka di hadapan khalayak ramai. Seutama-utamanya Jihad, Jihad Melawan Penguasa Zalim Dari Abu Sa’id Al Khudri, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, أَفْضَلُ الْجِهَادِ كَلِمَةُ عَدْلٍ عِنْدَ سُلْطَانٍ جَائِرٍ “ Jihad yang paling utama ialah mengatakan kebenaran (berkata yang baik) di hadapan penguasa yang zalim. ” (HR. Abu Daud no. 4344, Tirmidzi no. 2174, Ibnu Majah no. 4011. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini hasan ). Abu Daud Sulaiman bin Al Asy’ats As Sajistani membawakah ha...

Mukjizat sabda Rasulullah, Iran tak pernah menang perang

Gambar
Mukjizat sabda Rasulullah, Iran tak pernah menang perang Iran, negara dengan penganut Syiah terbesar, tidak pernah tercatat dalam buku-buku sejarah manapun sebagai pemenang dalam sebuah peperangan. Ternyata hal ini telah dikabarkan kepada kita jauh-jauh hari oleh Rasulullah ﷺ melalui sabdanya. Rasulullah pernah menyampaikan bahwasanya tidak akan mungkin ada kemenangan utuh bagi Iran. Maka sampai saat ini, tidak ada peperangan manapun yang dipimpin oleh Iran. Terkait hal ini, da'i muda yang gencar membongkar kesesatan dan kekufuran Syiah, Ustadz Muhammad Abdurrahman Al Amiry, kembali menyampaikan pemikirannya kepada kaum Muslimin Indonesia mengenai peran Iran dalam menghancurkan kaum Muslimin. Da'i yang dikenal dengan sapaan Abu Umar Al Amiry ini juga menegaskan bahwa Iran berada dibalik orang-orang tertentu dalam menghancurkan kaum Muslimin Indonesia. Menurutnya, orang-orang itu memang belum terlihat oleh sebagian orang, namun orang-orang cerdas akan melihatnya. Bagaimana I...

Indonesia Harus Tiru Arab Saudi: Jadikan Syi'ah Sebagai Ancaman Keamanan Nasional.

Gambar
Indonesia Harus Tiru Arab Saudi: Jadikan Syi'ah Sebagai Ancaman Keamanan Nasional. Hubungan Indonesia dan Arab Saudi memasuki babak baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Di tengah penguatan kerja sama bilateral, ada satu pelajaran penting yang harus dipetik Indonesia dari Kerajaan Arab Saudi: ketegasan dalam menjaga akidah dan stabilitas keamanan negara dari ancaman paham Syi'ah. Selama puluhan tahun, Arab Saudi memahami dengan sangat baik bahwa Syi'ah bukan sekadar perbedaan mazhab biasa. Syi'ah adalah gerakan ideologi politik transnasional yang memiliki agenda kekuasaan, yang sangat berbahaya bagi keutuhan sebuah negara bangsa. Indonesia harus membuka mata dan belajar dari pengalaman Saudi. 1. Mengapa Arab Saudi Tegas Terhadap Syi'ah? Arab Saudi sebagai penjaga dua kota suci, Haramain, menyadari bahwa infiltrasi paham Syi'ah selalu diawali dengan isu toleransi dan cinta Ahlul Bait, namun berakhir pada ...

Nabi yang Lembut dan Kisahnya Bersama Yahudi

Simak video : "Nabi yang Lembut dan Kisahnya Bersama Yahudi" oleh Ust. Khalid Basalamah berikut. Nabi yang Lembut dan Kisahnya Bersama Yahudi Ini bukti salah satu kisah Nabi yang begitu lembut, termasuk dengan Yahudi Ketika Rasulullah Saw duduk bersama para sahabatnya, seorang pendeta Yahudi bernama Zaid bin Sa’nah masuk menerobos shaf, lalu menarik kerah baju Rasul dengan keras seraya berkata kasar, “Bayar utangmu, wahai Muhammad, sesungguhnya turunan Bani Hasyim adalah orang-orang yang selalu mengulur-ulur pembayaran utang.”  Umar bin Khattab ra langsung berdiri dan menghunus pedangnya. “Wahai Rasulullah, izinkan aku menebas batang lehernya.” Rasulullah SAW berkata, “Bukan berperilaku kasar seperti itu aku menyerumu. Aku dan Yahudi ini membutuhkan perilaku lembut. Perintahkan kepadanya agar menagih utang dengan sopan dan anjurkan kepadaku agar membayar utang dengan baik.”  Tiba-tiba pendeta Yahudi berkata, “Demi Allah yang telah mengutusmu dengan hak, aku datang kepadamu b...

Mu’amalah dan Menggunakan Produk Orang Kafir

Baca berita terkait, klik disini Mu’amalah dan Menggunakan Produk Orang Kafir Setelah kita mengetahui berbagai macam bentuk loyal di atas, maka ketahuilah bahwa tidak loyal (wala’) pada orang kafir bukan berarti kita boleh berbuat baik dan berlaku adil kepada mereka. Ingatlah bahwa loyal dan berbuat baik adalah dua hal yang berbeda, begitu pula berlaku adil dan berkasih sayang. Allah memerintahkan kita berbuat baik dan berlaku adil pada orang kafir selama mereka tidak memerangi kaum muslimin. Wahai saudaraku … Semoga engkau dapat memperhatikan firman Allah Ta’ala berikut ini. لَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُم مِّن دِيَارِكُمْ أَن تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ  “Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adi...

Apa yang melatarbelakangi perselisihan Arab Saudi dan Iran?

Gambar
Sumber video : https://www.facebook.com/share/ ---o0o--- Apa yang melatarbelakangi perselisihan Arab Saudi dan Iran? Perselisihan Arab Saudi dan Iran semakin tajam. Mereka sudah lama berselisih, namun akhir-akhir menjadi semakin tegang. Berikut alasannya. Mengapa Arab Saudi dan Iran tidak akur? Arab Saudi dan Iran - negara tetangga yang sama-sama berkuasa - terlibat dalam persaingan ketat mendapatkan dominasi di wilayah Timur Tengah. Perseteruan puluhan tahun di antara mereka diperparah oleh perbedaan agama. Mereka masing-masing adalah pengikut salah satu dari dua sekte utama dalam Islam - sebagian besar Iran adalah Muslim Syiah, sementara Arab Saudi melihat negara mereka sebagai kekuatan Muslim Sunni terkemuka. Perpecahan sekte agama ini tercermin dalam peta Timur Tengah yang lebih luas, dengan negara-negara lain yang mayoritas Sunni atau Syiah, sebagian dari mereka melihat ke Iran atau Arab Saudi untuk dukungan atau bimbingan. Arab Saudi, sebuah monarki dan rumah bagi tempat kel...