Postingan

Menampilkan postingan dengan label Yahudi-Israel

Konspirasi Yahudi : Penyimpangan Moral Bangsa Yahudi Sejak Zaman Nabi Yusuf

Konspirasi Yahudi : Penyimpangan Moral Bangsa Yahudi Sejak Zaman Nabi Yusuf Ditulis oleh: Syeikh Abdurrahman Hasan Habannakah al-Maidani Jika kita mencermati sejarah Bangsa Yahudi atau Bani Israil sejak awal mula pembentukan mereka hingga masa penaklukan oleh Nebukadnezar (Bukhtanashar) pada abad ke-6 SM, kita akan menemukan sederet panjang penyimpangan yang dilakukan secara massal. Berikut adalah lembaran-lembaran hitam dari sejarah mereka: Dengki kepada Nabi Yusuf AS Kisah bagaimana mereka mendengki saudara seayah mereka, Nabi Yusuf AS, hingga berencana membunuhnya. Namun, mereka akhirnya memilih untuk membuangnya ke dalam sumur tua dengan harapan agar dipungut oleh kafilah yang lewat, semua itu dilakukan hanya demi mendapat perhatian penuh dari ayah mereka. Kisah ini menjadi bukti nyata betapa tingginya rasa egois dan rusaknya moral yang melekat pada mereka. Watak buruk yang tergambar dalam kisah ini terus menjadi karakter yang menyertai perjalanan panjang sejarah mereka setelah itu...

Konspirasi Yahudi : Superioritas Ras dan Penyimpangan Teologis Yahudi

Konspirasi Yahudi : Superioritas Ras dan Penyimpangan Teologis Yahudi  Sebagaimana kaum Yahudi sejak abad pertama Masehi berusaha merusak risalah Ilahi yang Allah turunkan kepada Isa ‘alaihis salam — dengan memanipulasi pokok-pokok akidah dan hukum-hukum praktisnya — demikian pula sejak abad pertama Hijriah mereka berupaya merusak Islam. Mereka menampakkan permusuhan yang sangat keras terhadap Islam. Namun, mereka tidak berhasil memanipulasi ataupun mengubah sedikit pun dari pokok-pokok ajarannya, karena Allah sendiri telah menjamin penjagaan Kitab-Nya, Al-Qur’an, dari perubahan dan penyelewengan.  Allah juga menghadirkan para ulama Muslim yang menjaga sunnah Rasulullah: memurnikannya, serta memilah mana yang asli dan mana yang merupakan sisipan. Meski demikian, melalui berbagai makar yang mereka lakukan, kelompok-kelompok Muslim tetap mengalami kerugian besar sepanjang sejarah Islam, sejak masa para sahabat radhiyallahu ‘anhum hingga zaman kita sekarang.  Tidaklah seoran...

Sejumlah Kesalahpahaman tentang Israel dan Yahudi

Israil adalah nama lain atau gelar bagi Nabi Yakub dalam kitab suci agama samawi. Kata ini memiliki arti " Hamba Allah ". Oleh karena itu, keturunan Nabi Yakub disebut sebagai Bani Israil.  (Baca, klik : Israel adalah nama nabi ) Yahudi, di sisi lain, berasal dari nama Yehuda (putra keempat Nabi Yakub). Istilah ini awalnya adalah sebutan untuk suku atau kelompok keturunan Yehuda, yang kemudian menjadi identitas etnis dan agama. Apa kata orang Kristen ? simak video berikut ; ---o0o--- Sejumlah Kesalahpahaman tentang Israel dan Yahudi  Oleh : Sumanto al Qurtuby *)  Bukan hanya negara-negara dan bangsa Arab saja yang sering disalahpahami, negara Israel dan bangsa Yahudi juga sering disalahpahami.  Kesalahpahaman akibat ketidakpahaman ini kemudian menimbulkan sejumlah stigma negatif, persepsi buruk, dan penilaian yang tidak akurat atas negara Israel maupun bangsa Yahudi, sama tidak akuratnya terhadap penilaian atas negara-negara Arab dan bangsa Arab.  Kesalahpahaman...

Israel itu Nama Nabi

Benarkah Israel Nama Nabi ? Dengar adio berikut : Benarkah Israel Nama Nabi ? Nama Israel, beberapa kali disebut dalam Al-quran. Diantaranya adalah pada ayat-ayat berikut,  وَرَفَعْنَاهُ مَكَانًا عَلِيًّا ﴿٥٧﴾أُولَـٰئِكَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّـهُ عَلَيْهِم مِّنَ النَّبِيِّينَ مِن ذُرِّيَّةِ آدَمَ وَمِمَّنْ حَمَلْنَا مَعَ نُوحٍ وَمِن ذُرِّيَّةِ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْرَائِيلَ وَمِمَّنْ هَدَيْنَا وَاجْتَبَيْنَا ِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ آيَاتُ الرَّحْمَـٰنِ خَرُّوا سُجَّدًا وَبُكِيًّا ۩  Dan Kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi. Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis. (QS. Maryam : 56-57).  Juga firman Allah ta’ala,  ك...

Al Aqsha dalam Perspektif Syi’ah

Sebuah rahasia kepercayaan Syiah tentang Masjid al-Aqsa yang disembunyikan oleh Syiah indonesia. Syiah tidak percaya Masjid al Aqsa yang asli ada di Palestina, simak video berikut ; Sumber video : https://youtu.be/ Simak uraian : Ust. Dr. Dasman Yahya Ma’aly, Lc.MA, berikut  Al Aqsha dalam Perspektif Syi’ah  Oleh : Abu Mutsanna, Lc., M.A., Ph.D  (Doktor Bidang Fiqih dan Ushul, King Saud University, Riyadh, KSA) Al-Aqsha, menjadi lambang perjuangan kaum muslimin menghadapi kezaliman dan penjajahan di era modern yang konon menentang semua bentuk penjajahan dan pelanggaran HAM. Al-Aqsha, menjadi isu penting internasional karena kaum muslimin di seluruh dunia memiliki ikatan spiritual yang erat dengannya, bagaimana tidak, Masjidil Aqsha yang berdiri tegak di sana adalah kiblat pertama kaum muslimin, ia juga salah satu dari tiga masjid suci dan mulia yang memiliki fadhilah tersendiri dibanding seluruh masjid yang ada di dunia. Ia juga menjadi titik tolak Rasulullah shalla...

MUNCULNYA IMAM MAHDI, KELUARNYA DAJJAL

Gambar
MUNCULNYA IMAM MAHDI, KELUARNYA DAJJAL  Oleh : Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas  MUNCULNYA IMAM MAHDI : Salah satu tanda Kiamat yang besar adalah munculnya Imam Mahdi. Ahlus Sunnah memahami Imam Mahdi sebagai berikut:[1]  Di akhir zaman akan muncul seorang laki-laki dari Ahlul Bait. Allah memberi kekuatan kepada agama Islam dengannya. Dia memerintah selama 7 tahun, memenuhi dunia dengan keadilan setelah (sebelumnya) dipenuhi oleh kezhaliman dan kezhaliman. Ummat di zamannya akan diberikan kenikmatan yang belum pernah diberikan kepada selainnya. Bumi mengeluarkan tumbuh-tumbuhannya, langit menurunkan hujan, dan dilimpahkan harta yang banyak.  Orang ini mempunyai nama seperti nama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan nama ayahnya seperti nama ayah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Jadi, namanya Muhammad atau Ahmad bin ‘Abdullah. Dia dari keturunan Fathimah binti Muhammad dari anaknya Hasan bin ‘Ali Radhiyallahu anhum. Di antara ciri-ciri fisiknya a...

Belajar dari Surah Ar-Rum: Membaca Perang Israel–Iran dengan Kacamata Sirah Nabawiah

Gambar
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ الۤمّۤۚ ۝١ غُلِبَتِ الرُّوْمُۙ ۝٢ فِيْٓ اَدْنَى الْاَرْضِ وَهُمْ مِّنْۢ بَعْدِ غَلَبِهِمْ سَيَغْلِبُوْنَۙ ۝٣ فِيْ بِضْعِ سِنِيْنَ ەۗ لِلّٰهِ الْاَمْرُ مِنْ قَبْلُ وَمِنْۢ بَعْدُۗ وَيَوْمَىِٕذٍ يَّفْرَحُ الْمُؤْمِنُوْنَۙ ۝٤ بِنَصْرِ اللّٰهِۗ يَنْصُرُ مَنْ يَّشَاۤءُۗ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ ۝٥ وَعْدَ اللّٰهِۗ لَا يُخْلِفُ اللّٰهُ وَعْدَهٗ وَلٰكِنَّ اَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُوْنَ ۝٦  ( 1 ) Alif Laam Miim  ( 2 ) Telah dikalahkan bangsa Rumawi,  ( 3 ) di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang  ( 4 ) dalam beberapa tahun lagi. Bagi Allah-lah urusan sebelum dan sesudah (mereka menang). Dan di hari (kemenangan bangsa Rumawi) itu bergembiralah orang-orang yang beriman,  ( 5 )   Karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Dialah Maha Perkasa lagi Penyayang.  ( 6 )   (Sebagai) janji yang sebenarnya dari Allah. Allah tidak akan menyalahi janji-Ny...