Postingan

Menampilkan postingan dengan label Iman dan Islam kembali ke Madinah

Pesan Dua Tanah Suci : "Konten bimbingan syar'i"

Pesan Dua Tanah Suci Konten bimbingan syar'i bagi para pengunjung Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dalam berbagai bahasa. Silahkan download, cetak dan baca, klik tautan berikut : ○  https://risala.prh.gov.sa/id   ○  https://risala.prh.gov.sa/id/main-content ---oOo---  الْإِيمَانَ لَيَأْرِزُ إِلَى الْمَدِينَةِ ، كَمَا تَأْرِزُ الْحَيَّةُ إِلَى جُحْرِهَا   “Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Sesungguhnya keimanan akan kembali ke kota Madinah sebagaimana ular masuk kedalam lubangnya”  Dalam riwayat Muslim:  دَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا، وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا، فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ  “Islam muncul dalam keadaan asing dan akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang asing”  Baca juga artikel berikut : KAJIAN HADITS TENTANG BAB IMAN AKAN KEMBALI KE KOTA MADINAH KOTA MADINAH SUMBER KEMURNIAN AGAMA ISLAM Sesungguhnya iman itu kembali ke Madinah Terjaganya Ko...

Madinah itu hulunya Islam

Madinah itu hulunya Islam Perjalanan sejarah umat Islam ibarat sebuah aliran sungai, di hulunya masih suci dan bersih, namun dalam perjalanan menuju hilir hingga ke muaranya, ada orang-orang yang membuang kotoran di sepanjang alirannya, makin jauh dari hulunya makin banyak kotoran yang akan ikut mengalir. Demikian pula ajaran Islam, di sepanjang sejarah umat Islam, ada orang-orang yang mengotorinya dengan berbagai ajaran-ajaran yang menyimpang, maka tidak ada jalan selamat kecuali mengikuti yang masih murni, ajaran Islam yang pertama kali, sebelum dikotori oleh berbagai kesesatan. Saudaraku, inilah satu jalan hijrahmu, hanya ada satu jalan selamat, yaitu jalan generasi pertama umat Islam, generasi Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam dan para sahabat radhiyallahu'anhum. Merekalah yang disebut generasi Salaf, pengikutnya disebut Salafi, disebut juga Ahlus Sunnah wal Jama'ah, karena mereka mengikuti sunnah Rasulullah ﷺ dan bersatu di atas sunnah tersebut. Rasulullah ﷺ ber...

Keutamaan Menuntut Ilmu di Masjid Nabawi dan Amalan-Amalan Khusus Kota Madinah

Sebuah amalan ringan di Masjid Nabawi terhitung sebagai jihad di jalan Allâh Azza wa Jalla . Hanya dengan niat belajar atau mengajar saat melangkahkan kaki menuju Masjid Nabawi, itu laksana berjihad di jalan Allâh Azza wa Jalla . Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:  مَنْ جَاءَ مَسْجِدِي هَذَا، لَمْ يَأْتِهِ إِلاَّ لِخَيْرٍ يَتَعَلَّمُهُ أَوْ يُعَلِّمُهُ، فَهُوَ بِمَنْزِلَةِ الْمُجَاهِدِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ. وَمَنْ جَاءَ لِغَيْرِ ذَلِكَ، فَهُوَ بِمَنْزِلَةِ الرَّجُلِ يَنْظُرُ إِلَى مَتَاعِ غَيْرِهِ  "Barangsiapa mendatangi masjidku ini, ia tidak datang kecuali untuk kebaikan yang ingin dia pelajari atau diaajarkan, maka kedudukannya seperti mujahid di jalan Allâh. Dan barangsiapa datang untuk selain itu, maka ia laksana orang yang hanya memandang barang orang lain". [HR. Ibnu Majah no. 227, dihukumi shahih oleh al-Albani]  Keutamaan Menuntut Ilmu di Masjid Nabawi dan Amalan-Amalan Khusus Kota Madinah AMALAN-AMALAN KHUSUS KOTA MADINAH  Oleh Ustadz Anas Burhanu...

Sabda Nabi Muhammad tentang KEUTAMAAN KOTA MADINAH

Kota Madinah, tanah suci yang menjadi impian dan dirindukan seluruh umat Muslim, memberikan kenyamanan yang luar biasa bagi para jamaah haji dan umroh ketika berada di sana. Kota ini memiliki banyak keutamaan keistimewaan yang patut diketahui seluruh kaum muslimin. Sabda Nabi Muhammad tentang KEUTAMAAN KOTA MADINAH Allah subhanahu wa ta'ala menjadikan Madinah sebagai kota yang diharamkan, seperti halnya Makkah. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, إِنَّ إِبْرَاهِيْمَ حَرَّمَ مَكَّةَ وَإِنِّي حَرَّمْتُ الْمَدِيْنَةَ "Sesungguhnya Ibrahim telah menjadikan Makkah sebagai tanah yang diharamkan, dan aku menjadikan Madinah sebagai tanah yang diharamkan" (HR Muslim no. 1367). Dalam konteks ini, larangan berlaku di Makkah dan Madinah untuk memotong pohon berduri, membunuh binatang buruan, dan mengangkat senjata untuk menumpahkan darah atau berperang. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, وَإِنِّي حَرَّمْتُ الْمَدِينَةَ حَرَامًا مَا بَيْنَ مَأْزِمَ...

Sejarah Singkat Sholat Tarawih di Masjid Nabawi

Sejarah Singkat Sholat Tarawih di Masjid Nabawi Praktik salat tarawih di Masjid Nabawi mengalami evolusi dan perkembangan panjang. Diketahui, salat tarawih pertama kali dikerjakan Nabi Saw pada 23 Ramadhan 2 H. Kala itu Rasulullah Saw melaksanakannya di masjid, kadang di rumah. Hal ini untuk mengajarkan umat Islam bahwa sholat tarawih bukan sesuatu yang wajib dilaksanakan. Pada zaman Nabi saw praktik salat tarawih di Masjid adalah sebelas rakaat. Hal ini sejalan dengan hadis marfu’ yang isinya dialog antara Abu Salamah dengan ‘Aisyah tentang bilangan sholat tarawih. Al-Bukhari sebagai salah seorang rawinya memasukkan hadis ini dalam “Kitab Tarawih” dalam kitab Sahih-nya. Beliau tidak memasukkannya dalam kelompok hadis-hadis witir dalam “Kitab Witir”. Jadi pendapat yang menyatakan bahwa hadits ini tentang witir tidaklah tepat. Praktik sebelas rakaat di zaman Nabi saw ini berlanjut terus hingga zaman ‘Umar. Sahabat yang bergelar Al Faruq ini menertibkan pelaksanaan jamaah tarawih di Masj...

Islam yang Murni Akan Kembali Ke Kota Madinah munawwaroh

Islam yang Murni Akan Kembali Ke Kota Madinah,  bukan ke Yaman, Turki, Cairo, dan apalagi ke Maroko. Apa makna Sabda Nabi, إن الإيمان ليأرز إلى المدينة كما تأرز الحية إلى جحرها ”Sesungguhnya keimanan akan bersarang ke Madinah sebagaimana ular bersarang ke dalam lubangnya (sarangnya).” ? Fatwa Syaikh al-‘Utsaimin : “Alhamdulillah.. Hadits ini, yakni sabda Rasul, ”Sesungguhnya keimanan akan bersarang ke Madinah sebagaimana ular bersarang ke dalam lubangnya (sarangnya).”  (HR. al-Bukhari No. 1876, Muslim no. 147) Pada kata (يأرز) dengan meng-kasrah huruf “ra” (sehingga dibaca : ya-rizu), boleh pula men-fathah atau men-dhammah huruf “ra” (sehingga dibaca : ya-razu atau ya-ruzu). Dan makna (يأرز) disini adalah kembali dan menetap di Madinah sebagaimana seekor ular yang apabila keluar dari sarangnya maka akan kembali lagi ke sarangnya. Percetakan Al-Qur an Raja Fahad di  Madinah : Sumber : http://islamqa.info/ar/ref/10329 ----- "Ingatlah bahwa Allah adalah sebaik baik pe...

KAJIAN HADITS TENTANG BAB IMAN AKAN KEMBALI KE KOTA MADINAH

Iman kembali ke Madinah KAJIAN HADITS TENTANG BAB IMAN AKAN KEMBALI KE KOTA MADINAH Pembahasan kali ini sampai pada hadits ke-29 halaman 14 pada  kitab Al-Jam’u Baina As-Sahihain. عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : إِنَّ الْإِيمَانَ لَيَأْرِزُ إِلَى الْمَدِينَةِ ، كَمَا تَأْرِزُ الْحَيَّةُ إِلَى جُحْرِهَا “Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Sesungguhnya keimanan akan kembali ke kota Madinah sebagaimana ular masuk kedalam lubangnya” Dalam riwayat Muslim: دَأَ الْإِسْلَامُ غَرِيبًا، وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا، فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ “Islam muncul dalam keadaan asing dan akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang asing” Dan dalam hadits Ibnu ‘Umar, وَهُوَ يَأْرِزُ بَيْنَ الْمَسْجِدَيْنِ “Dan ia akan kembali kepada dua masjid” Nabi Sallallahu ‘Alaihi wa Sallam mengabarkan bahwa iman itu akan kembali kepada kota Madinah. Terjadi ...

Universitas Islam Madinah: Kampus Pemersatu Umat

Gambar
Lihat lokasi photo 360° ( klik disini ) Universitas Islam Madinah: Kampus Pemersatu Umat Menuntut ilmu agama dari sumbernya adalah sebuah kebutuhan yang semakin mendesak seiring dengan semakin jauhnya umat Islam dari ajaran agama mereka. Kerajaan Saudi Arabia yang dikenal dengan gerakan pemurnian ajaran Islam menjadi tujuan banyak pencari ilmu dari semua penjuru jagat. Keberadaan kota Makkah dan Madinah yang merupakan titik tolak dakwah Islam dan selalu identik dengan ulama juga ikut berperan dalam hal ini. Universitas Islam Madinah (UIM) bisa menjadi salah satu pilihan bagi para pemuda yang haus akan ilmu agama yang murni, juga para orang tua yang memimpikan ada di antara keturunan mereka yang Allah angkat derajatnya dengan ilmu agama. Apalagi, ternyata UIM membuka pintu lebar-lebar bagi para pemuda Islam untuk meraih beasiswa. SEKILAS TENTANG UNIVERSITAS ISLAM MADINAH Sumber video : https://youtu.be/R9HguaPIq Sumber video :  https://fb.watch/oW3v Lihat lokasi photo 360° ( klik ...

KOTA MADINAH SUMBER KEMURNIAN AGAMA ISLAM

KOTA MADINAH SUMBER KEMURNIAN AGAMA ISLAM Oleh: Syaikh Dr. Abdullah Al-Bu'ayjaan حفظه الله,  (Imam dan Khotib Masjid Nabawi Madinah Al-Munawwaroh) Sebagaimana sabda Nabi ﷺ : إن الإيمان ليأرز إلى المدينة كما تأرز الحية إلى جحرها ”Sesungguhnya keimanan akan kembali ke Madinah sebagaimana ular kembali ke dalam lubangnya (sarangnya).”? Fatwa Syaikh al-‘Utsaimin : “Alhamdulillah. Hadits ini, yakni sabda Rasulullah ﷺ,”Sesungguhnya keimanan akan kembali ke Madinah sebagaimana ular kembali ke dalam lubangnya (sarangnya).” (HR. al-Bukhari No. 1876, Muslim no. 147) Dalam Hadits ini terdapat isyarat bahwa Islam itu bermula/dikeluarkan di Madinah maka akan kembali ke Madinah pula. Sesungguhnya Islam dengan kekuatan/kemampuannya tidaklah tersebar melainkan dari Madinah walaupun pada awalnya berasal dari Mekkah dan Mekkah adalah tempat turunnya wahyu yang pertama kali akan tetapi kaum muslimin mempunyai daulah, kekuatan dan berjihad setelah mereka berhijrah ke Madinah. Oleh karena itu, Islam den...

Terjaganya Kota Madinah dari Bid'ah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : مَنْ أَحْدَثَ حَدَثًا أَوْ آوَى مُحْدِثًا فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللهِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِيْنَ “Barangsiapa yang berbuat bid’ah atau melindungi/membantu pelaku bid’ah, maka baginya laknat Allah, para malaikat-Nya dan seluruh manusia”. (HR Bukhary,1870 dan Muslim, 1370. مَنْ أَحْدَثَ فِيهَا حَدَثًا أَوْ آوَى مُحْدِثًا فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللَّهِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ (متفق عليه) “Barangsiapa berbuat bid’ah di dalamnya (Madinah), atau melindungi pelaku bid’ah, maka baginya laknat Allah, para malaikat, dan manusia seluruhnya”  (Muttafaq ‘Alaih) Larangan Melindungi Ahli Bid’ah Dan Dosa serta Bagi Siapa Saja Yang Melindungi Pelaku Bid’ah Oleh: Syaikh Salim bin 'Ied al-Hilali   'Ali bin Abi Thalib r.a. berkata, "Kami tidak memiliki kitab bacaan selain Kitabullah, kecuali yang termaktub dalam lembaran ini." Kemudian ia mengeluarkan lembaran tersebut, ternyata di dalamnya disebutkan tentang pa...