Ahli filsafat yang tertipu
Ahli filsafat atau filsuf merupakan salah satu profesi yang banyak melibatkan kerja otak. Tuntutan dari profesinya itu pula yang membuat seorang filsuf terbiasa mengasah logikanya hingga melahirkan kecerdasan dan memori otak yang lebih baik.
Namun, Prof Nasaruddin Umar menyebut, seorang filsuf yang cerdas pun sebetulnya masih bisa menjadi korban 'penipuan'. Atau yang kemudian disebut sebagai ahli filsafat yang tertipu, (semoga beliau tidak termasuk orang yang tertipu, aamiin !)
Apa yang dimaksud dengan ahli filsafat yang tertipu?
Tertipu dalam kontes di sini bukanlah tertipu dalam hal material. Sebaliknya, ahli filsafat yang tertipu adalah mereka yang terlalu sibuk mengaitkan segala hal dengan logika.
"Filsafat tanpa memberikan ruang pada batinnya itu juga (disebut dengan) ahli filsafat yang tertipu," kata Prof Nasaruddin Umar dalam Mutiara Ramadan detikcom, Senin (11/4/2022).
Menurut penuturannya, ahli filsafat yang tertipu ini memiliki kecenderungan untuk merusak keimanan. Seperti, mempertanyakan eksistensi Tuhan bahkan hingga menganggapnya tidak ada.
Simak video berikut :
[100 Bible Verses about God Is Everywhere, baca klik disini]
---
Nah justru itulah Islam melarang berlajar ilmu filsafat (Baca artilke, klik disini)
Sumber : Detik Com
Komentar
Posting Komentar