Nasihat Raja Salman kepada Wartawan tentang penyalahgunaan Istilah "Wahhabisme"

Nasihat Raja Salman kepada Wartawan tentang penyalahgunaan Istilah "Wahhabisme" dan Dakwah Sejati Syaikh Muḥammad bin ʿAbdul-Wahhāb (Rahimahullah) 

Berikut adalah terjemahan poin-poin penting dari dokumen yang berisi nasihat Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dan ayahnya, Raja Abdulaziz bin Saud, mengenai penggunaan istilah "Wahhabisme" dan hakikat dakwah Syekh Muhammad bin Abdul Wahhab: 


1. Bantahan Terhadap Istilah "Wahhabisme" 

Raja Abdulaziz bin Saud menyatakan bahwa penyebutan "Wahhabi" terhadap mereka adalah kesalahan besar yang lahir dari propaganda palsu pihak-pihak yang memiliki kepentingan tertentu. 

Beliau menegaskan: "Kami bukan pemilik mazhab baru atau akidah baru. Muhammad bin Abdul Wahhab tidak membawa sesuatu yang baru". 

Raja Salman menambahkan bahwa istilah "Wahhabisme" sering digunakan oleh media modern untuk memberikan label negatif dan menggambarkan Salafiyah sebagai ideologi ekstrem. 

Menurut Raja Salman, istilah tersebut sengaja dibuat dan disebarkan oleh musuh-musuh Arab Saudi dan musuh tauhid untuk menjauhkan umat Islam dari prinsip-prinsip negara yang benar. 

2. Hakikat Dakwah Salafi

Dakwah yang dibawa oleh Syekh Muhammad bin Abdul Wahhab pada hakikatnya adalah seruan untuk kembali ke prinsip-prinsip Islam sesuai dengan Al-Qur'an dan Sunnah. 

Akidah ini didasarkan pada Tauhid (mengesakan Allah), murni dari segala noda, dan bebas dari bid'ah (inovasi dalam agama). 

Raja Abdulaziz menegaskan identitas mereka: "Saya adalah seorang pria Salafi, dan akidah saya adalah Salafiyah... tidak ada perantara antara kami dan umat Islam kecuali Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya". 

3. Hubungan dengan Empat Mazhab

Dokumen ini mengklarifikasi bahwa mereka sangat menghormati Empat Imam Mazhab (Malik, Syafi'i, Ahmad, dan Abu Hanifah) tanpa membeda-bedakan. 

Raja Salman menolak pendapat yang menyamakan "Wahhabisme" sebagai mazhab kelima, karena Syekh Muhammad bin Abdul Wahhab sendiri menyandarkan pendapat dan fatwanya pada empat mazhab yang ada. 

4. Ajakan Verifikasi Langsung

Raja Salman mengajak siapa pun yang bersikap adil untuk memeriksa langsung tulisan dan surat-surat asli Syekh Muhammad bin Abdul Wahhab. 

Beliau menjamin bahwa tidak akan ditemukan hal-hal di dalamnya yang bertentangan dengan Al-Qur'an, Sunnah, atau manhaj (metodologi) para pendahulu yang saleh (Salaf al-Salih). 

5. Dasar Legitimasi Negara Arab Saudi

Legitimasi, kehormatan, dan keberlangsungan negara Arab Saudi secara tak terpisahkan terkait dengan pelestarian agama, Tauhid, Sunnah, dan metodologi Salafi. 

Raja Salman menyatakan bahwa kelangsungan negara ini bergantung pada penjagaan terhadap agama sebagai sumber kehormatan dan kemenangannya. 

Silahkan baca dan atau download dokumen lengkap nasehat Raja Salman tersebut diatas sbb :
Simak video berikut :



---o0o---


Simak video ceramah/kajian berikut : 

Ustaz Dr. Khalid Zeed Abdullah Basalamah, Lc., M.A 
Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc, M.A. 
Ustadz Dr. Syafiq Riza Hasan Basalamah, Lc., M.A. 

Komentar

Kajian Populer

Seputar amalan bid'ah yang di mabukkan oleh Ust. Abdul Somad

Inikah penyebab dendam tak berkesudahan NU pada Wahabi...?

Kedustaan Terhadap Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab Rahimahullah