Doa Nabi Ibrahim yang Diperuntukkan Khusus untuk Makkah
Sumber video : https://www.facebook.com/
Ini berkat do'a Nabi Ibrahim :
Doa Nabi Ibrahim untuk Makkah, yang tercantum dalam Al-Qur'an (QS. Ibrahim: 35 & 37 serta QS. Al-Baqarah: 126), berfokus memohon keamanan, rezeki, dan ketaatan penduduknya dari penyembahan berhala. Doa ini dikabulkan dengan menjadikan Makkah kota aman, diberkahi, dan makmur, meskipun secara geografis gersang.
Berikut adalah lafal doa Nabi Ibrahim untuk Makkah:
1. Doa Keamanan dan Jauh dari Berhala (QS. Ibrahim: 35)
رَبِّ اجْعَلْ هٰذَا الْبَلَدَ اٰمِنًا وَّاجْنُبْنِيْ وَبَنِيَّ اَنْ نَّعْبُدَ الْاَصْنَامَ
Robbij'al haadzal balada aaminan-wajnubnii wa baniyya an na'budal asnaam.
Artinya:
"Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Makkah) negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala."
2. Doa Rezeki dan Keamanan Penduduk (QS. Al-Baqarah: 126)
رَبِّ اجْعَلْ هٰذَا بَلَدًا اٰمِنًا وَّارْزُقْ اَهْلَهٗ مِنَ الثَّمَرٰتِ
Robbij'al haadzaa baladan aaminan-warzuq ahlahuu minats-tsamaraat.
Artinya:
"Ya Tuhanku, jadikanlah (negeri Makkah) ini negeri yang aman dan berilah rezeki berupa buah-buahan kepada penduduknya."
3. Doa Agar Hati Manusia Cenderung ke Makkah (QS. Ibrahim: 37)
رَبَّنَا لِيُقِيْمُوا الصَّلٰوةَ فَاجْعَلْ اَفْـِٕدَةً مِّنَ النَّاسِ تَهْوِيْٓ اِلَيْهِمْ وَارْزُقْهُمْ مِّنَ الثَّمَرٰتِ لَعَلَّهُمْ يَشْكُرُوْنَ
...faj'al af'idatam minan-naasi tahwii ilaihim warzuqhum minats-tsamaraati la'allahum yasykuruun.
Artinya:
"...maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka (anak cucu Nabi Ibrahim) dan berilah mereka rezeki dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur."
Doa-doa ini menegaskan permohonan Nabi Ibrahim agar Makkah menjadi tempat yang diberkahi, aman dari ketakutan, dan pusat ibadah yang makmur.
Doa Nabi Ibrahim yang Diperuntukkan Khusus untuk Makkah
Nabi Ibrahim mendoakan Makkah secara khusus diberi keberkahan
Kota Makkah memiliki banyak sebutan. Dalam Alquran surat Ali Imran ayat 96 Makkah disebut dengan Bakkah, sedang pada Al Anam ayat 9 disebut dengan Ummul Quro.
Makkah juga disebut dengan Al Balad sebagaimana surat Al Balad ayat 1-2, kemudian disebut juga Al Baldah sebagaimana surat An Naml ayat 91. Dan pada surat At Tin disebut dengan Al Balad Al Amin atau negeri yang aman.
Terlepas dari penamaan itu, ada doa Nabi Ibrahim berkaitan dengan Makkah. Doa ini terdapat pada surat Ibrahim ayat 35:
وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَٰذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الْأَصْنَامَ
"Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata: "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Makkah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala.
Nabi Ibrahim memohon kepada Allah agar menjadikan Makkah sebagai negeri yang aman. Maksudnya terciptanya keamanan di Makkah dirasakan oleh penduduknya.
"Keamanan yang diminta pada ayat ini itu adalah keamanan dari keterpurukan, keamanan dari hal-hal yang sifatnya aib, keamanan dari permusuhan, penindasan, keamanan dari paceklik, atau dalam bahasa modernnya disebut keamanan secara politik, atau keamanan dari hal-hal yang bersifat kriminal dan keamanan secara ekonomi. Jadi hal-hal seperti itu yang diminta nabi ibrahim sebagai substansi dari doa itu,"
Terbukti hingga saat ini Makkah adalah sebuah kota yang sangat kondusif di mana penduduk kota tersebut juga memiliki tingkat kesejahteraan yang tinggi serta tercukupi segala kebutuhannya.
Bahkan pada masa menjelang kelahiran nabi Muhammad, Makkah pernah diinvasi tentara Abrahah. Namun invasi dengan tujuan menghancurkan kabah itu gagal total karena Allah menjaga keamanan kota Makkah dengan mengirimkan burung-burung ababil yang membawa batu dari neraka. Makkah sebuah wilayah yang dulunya tandus kini menjadi kota yang sejahtera, penuh dengan buah-buahan, dan melimpahnya air.
Akan tetapi apakah Makkah itu sudah ditetapkan sebagai kota yang aman sejahtera, suci, terlindungi sebelum doa Nabi Ibrahim atau setelah nabi Ibrahim berdoa?
Ada tiga pandangan ulama berkaitan dengan hal ini. Pendapat pertama mengatakan bahwa kota Makkah itu suci selamanya dari awal sampai akhir.
Jadi Makkah sudah ditetapkan sebagai kota yang aman, suci, terlindungi bahkan sebelum Nabi Ibrahim memanjatkan doa sebagaimana yang tertulis pada surat Ibrahim ayat 35. Pendapat ini berlandaskan pada hadits:
إِنَّ هَذَا الْبَلَدَ حَرَّمَهُ اللَّهُ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ فَهُوَ حَرَامٌ بِحُرْمَةِ اللَّهِ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ
"Sesungguhnya kota ini, Allah telah memuliakannya pada hari penciptaan langit dan bumi. Dia adalah kota suci dengan dasar kemuliaan yang Allah tetapkan sampai hari Kiamat.
Pendapat kedua menyebutkan bahwa kehormatan, kesucian, keamanan, kesejahteraan kota Makkah itu berkat doa nabi Ibrahim. Sebab sebelum nabi ibrahim berdoa, Makkah itu hanya wilayah tandus yang kedudukannya seperti tempat-tempat lainnya. Justru karena berkah doa Nabi Ibrahim, maka Makkah menjadi kota yang suci, aman dan sejahtera.
Pendapat ketiga menjelaskan bahwa kota Makkah itu sudah dimuliakan, atau dijadikan Allah menjadi tempat yang suci sebelum Nabi Ibrahim berdoa. Tapi disisi lain, kehormatan, kesejahteraan, dan keamanan kota Makkah itu setelah Nabi Ibrahim berdoa.
Sebab Makkah tadinya bukanlah sebuah negeri melainkan tempat yang tandus dan tidak berpenghuni. Setelah hijrahnya Nabi Ibrahim dari Syam ke Makkah dan berdoa sehingga Makkah menjadi sebuah kota. Selain itu Allah SWT menjadikan di hati setiap manusia memiliki rasa hormat terhadap Makkah.
---oOo---
(QS. Ibrahim ayat 34-52)
Doa Nabi Ibrahim (alaihissalam) dalam Al-Qur an untuk kota Makkah yang telah dikabulkan oleh Allah swt, sehingga membuat tambah dengki orang musyrik dan orang kafir (mereka fitnah wahabi?)
---oOo---
Doa Nabi Ibrahim, Hati Manusia Jadi Cenderung Ke Ka’bah
“kapan ya saya bisa berdoa di dekat ka’bah”
“kalau sudah pernah pergi, pengen pergi lagi lihat ka’bah”
“saya mau dikirim ke mekkah pas musim haji, walapun jadi petugas bersih-bersih”
Demikianlah komentar orang-orang yang menunjukkan mereka sangat ingin dan cenderung hati mereka untuk melihat ka’bah dan menunaikan ibadah haji. Hal ini karena memang doa dari nabi Ibrahim ‘alaihissalam. Beliau berdoa,
رَبَّنَا إِنِّي أَسْكَنْتُ مِنْ ذُرِّيَّتِي بِوَادٍ غَيْرِ ذِي زَرْعٍ عِنْدَ بَيْتِكَ الْمُحَرَّمِ رَبَّنَا لِيُقِيمُوا الصَّلَاةَ فَاجْعَلْ أَفْئِدَةً مِنَ النَّاسِ تَهْوِي إِلَيْهِمْ وَارْزُقْهُمْ مِنَ الثَّمَرَاتِ لَعَلَّهُمْ يَشْكُرُونَ
“Ya Rabb kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Rabb kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezkilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur” (QS. Ibrahim: 37).
Syaikh Abdurrahman As-Sa’di rahimahullah berkata, “Allah mewajibkan haji ke Baitullah di mana Allah menempatkan anak keturuan nabi Ibrahim dan Allah menjadikannya suatu rahasia mengagumkan yang memikat di hati. Yaitu orang berhaji (ke Ka’bah) dan tidak ditunaikan terus menerus, namun setiap kali seorang hamba pergi bolak-balik ke ka’bah maka semakin bertambah kerinduannya, semakin besar kecintaannya dan kerinduannya“ (Taisir karimir rahman, hal. 427)
Fairuz Abadi rahimahullah membawakan tafsir Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhu, “(maka jadikanlah hati sebagian manusia), yaitu hati sebagian manusia, (cenderung kepada mereka) yaitu rindu dan menginginkan (pergi ke Ka’bah / Mekkah) setiap tahun” (Tanwirul Miqbas, hal. 214).
Dalam kitab At-tafsir Al-Muyassar, “(Nabi Ibrahim berkata) Wahai Rabb sesungguhnya saya melakukan ini karena perintah-Mu, agar mereka menunaikan shalat sesuai dengan tuntunan-Mu, jadikan hati sebagian mahkluk-Mu agar cenderung kepada ka’bah/Mekkah dan mencintainya” (At-tafsir Al-Muyassar, hal 260).
Fenomena keberkahan/keajaiban kota Makkah dan sekitarnya, simak vedeo berikut :
Baca artikel :
Baca juga artikel terkait berikut :
- Negeri yang mereka sebut Wahabi penuh keberkahan
- Fakta Yang Banyak Disalahpahami Tentang Arab Saudi
- Inikah yang di bilang Wahabi ?
- Mereka Memerangi Saudi - Sebagian Kejahatan Daulah Utsmaniyah Terhadap Arab Saudi
- MEREKA BILANG WAHABI SESAT..?
- Mengapa Syi'ah dan Sufi Sangat Membenci Arab Saudi dan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab.....???
- Campur Tangan Inggris dan Sejarah Berdirinya Negara Kerajaan Saudi
- Dubes Arab: Sentuh Makam Nabi Muhammad Saja Tak Kami Biarkan
- Anti Islam Berkedok Anti Arab
- Fitnah Arab Saudi "Wahabi" berarti benci dan fitnah Rasulullah..,
- Jangankan difitnah "wahabi", fitnah "dajjal" pun tidak bakalan masuk ke kota Madinah.
- Ulama Wahabi dan Penguasa Saudi Tentang Pelaksanaan Ibadat di Masjidil Haram
- Di Masa Kelam, Masjidil Haram mempunyai 4 Mihrab
- Masa Kelam Masjidil Haram
- 4 Fakta Dinasti Al Saud Penguasa Kerajaan Arab Saudi
Referensi :
Komentar
Posting Komentar