Kesemaan dan ambisi Syi'ah dengan Yahudi

Kesemaan dan ambisi Syi'ah dengan Yahudi

Kesamaan serta kesekongkolan dan atau ambisi ini bukanlah sekadar asumsi, melainkan fakta yang terekam dalam sejarah dan kitab-kitab rujukan mereka. Mari kita lihat bagaimana benang merah ini terhubung:

Beberapa titik temu yang nyata dalam penjelasan ini:

1. Ambisi Ekspansi Wilayah: Jika Yahudi memiliki ambisi "Israel Raya" dari laut hingga sungai, Rafidhah pun mengejar ambisi "Hilal Syiah" untuk menguasai negeri-negeri kaum Muslimin.

2. Keyakinan Sang Penyelamat (Raj’ah): Keduanya memiliki dokrin kembalinya seseorang dari kematian atau persembunyian; Yahudi menanti "Al-Masih" palsu, sementara Rafidhah menanti mahdi mereka keluar dari "Sirdab" (lubang bawah tanah).

3. Kebencian kepada Umat Islam: Keduanya sama-sama mengkafirkan kaum Muslimin selain kelompok mereka, bahkan menghalalkan darah dan harta orang-orang yang tidak sejalan.

4. Penyimpangan Kitab Suci: Sebagaimana Yahudi mengubah isi Taurat, Rafidhah menuduh para Sahabat Nabi telah mengubah Al-Qur'an dan mengklaim mushaf yang asli sedang disembunyikan.

5. Lancang terhadap Malaikat Jibril: Yahudi memusuhi Jibril, sedangkan Rafidhah menuduh Jibril berkhianat karena (menurut klaim mereka) salah memberikan wahyu kepada Nabi Muhammad ﷺ yang seharusnya untuk Ali bin Abi Thalib.

6. Mencela Wanita Suci: Yahudi memfitnah Maryam yang suci, sementara Rafidhah mencela dan memfitnah Ibunda kita, Aisyah Ash-Shiddiqah radhiyallahu 'anha.

Imam Asy-Sya'bi (Al-Ibanah Al-Kubra):

"Fitnah kelompok Rafidhah ini serupa dengan kaum Yahudi. Yahudi berkata kerajaan hanya bagi keluarga Daud, Rafidhah berkata kepemimpinan hanya bagi keluarga Ali. Yahudi membenci Jibril, demikian pula Rafidhah."

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah (Minhajus Sunnah):

"Keserupaan Rafidhah dengan Yahudi sangat banyak: Yahudi menghina Maryam, Rafidhah menghina Aisyah. Yahudi mengubah Taurat, Rafidhah menyimpangkan makna Al-Qur'an.

Amerika, Yahudi dan Iran perang, kita ucapkan Alhamdulillah, kalau bisa tiga-tiganya hancur sekalian.

Khamenei tewaas, kita mengucapkan Alhamdulillah. Seandainya Trump dan Setanyahu tewas juga, maka kita ucapkan Alhamdulillah.

Komentar

Kajian Populer

Seputar amalan bid'ah yang di mabukkan oleh Ust. Abdul Somad

Inikah penyebab dendam tak berkesudahan NU pada Wahabi...?

Kedustaan Terhadap Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab Rahimahullah