KETIKA PENGIKUT LEBIH DIUTAMAKAN DARI KEBENARAN
KETIKA PENGIKUT LEBIH DIUTAMAKAN DARI KEBENARAN
Disampaikan Oleh : Dr. Abdurrahman Al-Omaissan.
Di zaman sekarang ini - kita memohon perlindungan Allah - zaman orang-orang yang mengejar ketenaran. Dia ingin terkenal, dia ingin banyak pengikut/followers yang banyak.
Maka kamu akan dapati dia mencari ketenaran bahkan lewat hal yang bodoh.
Rasulullah ﷺ bersabda :
“Barangsiapa yang memakai pakaian ketenaran di dunia, maka Allah akan memakaikannya pakaian kehinaan pada Hari Kiamat.”
Karena itu orang-orang seperti ini adalah orang-orang yang miskin (kasihan). Mereka kehilangan agamanya, kehilangan nilai-nilainya, kehilangan akhlaknya, kehilangan kehormatannya.
Semua itu demi agar manusia mengikuti mereka. Padahal Allah berfirman :
“(Yaitu) ketika orang-orang yang diikuti itu berlepas diri dari orang-orang yang mengikutinya, dan mereka melihat azab, dan segala hubungan antara mereka terputus.” (QS. Al-Baqarah: 166)
Maka pelajarannya adalah untuk tetap berada di atas kebenaran. Jangan jadikan banyaknya pengikut, popularitas, atau perhatian manusia sebagai ukuran kebenaran. Ukuran yang hakiki adalah kebenaran itu sendiri dan keikhlasan kepada Allah. Sebagaimana disebutkan:
“Dan seorang nabi datang tanpa ada seorang pun bersamanya.” — HR. Bukhari (5752)
Jangan jadikan semangat untuk memberi petunjuk kepada manusia dan keinginan untuk mendakwahi mereka sebagai sebab engkau menyimpang. Dengan alasan ingin membimbing manusia, lalu dia membuat bid’ah dalam agama Allah.
Sebagaimana Allah berfirman :
“Katakanlah : ‘Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Itu lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan.’” (QS. Yunus: 58)
Maka berhati-hatilah dari tertipu oleh apa yang dikumpulkan (dunia, popularitas, dan pengikut).
"Allahu Akbar"
Sumber : https://www.facebook.com/share/
Komentar
Posting Komentar