Syi'ah juga ganti kain penutup Makam Imam Husein


Syi'ah juga ganti kain penutup Makam Imam Husein di Mausoleum Imam Husen di Karbala 

Praktik mengganti kiswah (kain penutup) atau kain makam Imam Husain bin Ali di Mausoleum Imam Hussain di Karbala, Irak, dilakukan secara berkala dan rutin oleh otoritas pengelola makam, terutama untuk menyambut hari-hari besar atau bulan-bulan suci dalam kalender Hijriah (seperti bulan Muharram, Safar, atau bulan-bulan duka). 

Berikut adalah rincian mengenai tradisi pergantian kain kiswah tersebut: 

• Waktu Penggantian: Berbeda dengan kain Kiswah Ka'bah di Makkah yang diganti secara resmi setiap setahun sekali pada malam 1 Muharram, penggantian kain makam di Karbala dilakukan lebih sering. Kain atau penutup makam (yang sering dihiasi kaligrafi indah bersulam benang emas dan perak) biasanya diganti setiap kali ada momentum peringatan hari besar Islam atau hari duka (seperti Asyura, Arbain, atau Maulid). 

• Pelaksana: Penggantian kiswah dan ornamen makam ini dikelola langsung oleh pengurus makam suci setempat, yakni perwakilan dari otoritas the Holy Shrine of Imam Hussain yang merupakan bagian dari lembaga keagamaan Syiah di Irak. 

Perlu dicatat agar tidak tertukar dengan Kiswah Ka'bah: 

• Kiswah Ka'bah adalah kain hitam penutup Kakbah di Makkah, Arab Saudi. 

• Otoritas Arab Saudi selalu mengganti Kiswah Kakbah pada malam 1 Muharram. 

• Meskipun sebagian umat Islam, termasuk kaum Syiah, memiliki penghormatan yang sangat besar terhadap situs-situs suci Ahlulbait, praktik penggantian Kiswah Kakbah di Masjidil Haram diselenggarakan khusus oleh Pemerintah Arab Saudi dan tidak terkait dengan kegiatan makam di Karbala.

Baca artikel :
Baca juga artikel terkait :

Komentar

Kajian Populer

Seputar amalan bid'ah yang di mabukkan oleh Ust. Abdul Somad

Inikah penyebab dendam tak berkesudahan NU pada Wahabi...?

Kedustaan Terhadap Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab Rahimahullah