Lauhul Mahfudz The ultimate super server

Sumber video : https://www.facebook.com/sha
Baca artikel : 

Lauhul Mahfudz The ultimate super server

Lauhul Mahfudz secara harfiah berarti "lembaran yang terpelihara". Dalam Islam, ini merujuk pada kitab atau catatan utama di sisi Allah SWT yang menyimpan seluruh ketetapan, takdir, dan skenario kejadian di alam semesta dari awal penciptaan hingga hari kiamat.

Berikut adalah poin-poin utama mengenai Lauhul Mahfudz: 

  • Isi Catatan: Memuat segala sesuatu, mulai dari penciptaan semesta, rezeki, jodoh, ajal, hingga kejadian sekecil apa pun di bumi dan di langit.
  • Sifat Terjaga: Catatan ini mutlak, tidak pernah berubah, dan terjaga dari campur tangan, kerusakan, maupun pemalsuan.
  • Sumber Ilmu: Merupakan referensi utama bagi para malaikat dalam menjalankan tugas yang diperintahkan oleh Allah SWT. 
  • Bukti Keimanan: Mengimani Lauhul Mahfudz adalah salah satu rukun iman (beriman kepada qada dan qadar), yang berarti meyakini bahwa segala hal yang terjadi di dunia tidak lepas dari pengetahuan dan izin Allah. 

Keberadaan Lauhul Mahfudz ditegaskan dalam banyak dalil, salah satunya terdapat pada Surah Al-Buruj ayat 22: 

"Bahkan (yang didustakan itu) ialah Al-Qur'an yang mulia, yang (tersimpan) dalam (tempat) yang terjaga (Lauh Mahfuzh)."

---o0o---

Kumpulan Dalil tentang Lauhul Mahfudz

Berikut ini adalah dalil tentang Lauhul Mahfduz yang tersebar dalam berbagai ayat Alquran dan hadis Nabi Muhammad SAW: 

1. Surah Al-Buruj Ayat 21-22

 بَلْ هُوَ قُرْآنٌ مَّجِيدٌ فِي لَوْحٍ مَّحْفُوظٍ

“Bahkan (yang didustakan itu) ialah Alquran yang mulia, yang (tersimpan) dalam (tempat) yang terjaga (Lauh Mahfuzh).”

Dalam ayat ini Allah SWT menerangkan bahwa Alquran adalah kitab yang mulia dan tersimpan dalam Lauhul Mahfudz, 

Karena itu, tidak ada yang bisa menandingi isi dan susunan katanya sebab Alquran terpelihara dari pemalsuan dan perubahan. 

2. Surah Al-Hadid Ayat 22

مَا أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي أَنفُسِكُمْ إِلَّا فِي كِتَابٍ مِّن قَبْلِ أَن نَّبْرَأَهَا ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ

“Setiap bencana yang menimpa di bumi dan yang menimpa dirimu sendiri, semuanya telah tertulis dalam Kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami mewujudkannya. Sungguh, yang demikian itu mudah bagi Allah.”

Ayat ini menerangkan bahwa semua bencana dan malapetaka yang terjadi di bumi sudah ditetapkan dan tertulis di Lauhul Mahfudz, bahkan sebelum Allah SWT menciptakan makhluk-Nya. 

3. Surah Ar-Ra’d Ayat 39

يَمْحُو اللَّهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ ۖ وَعِندَهُ أُمُّ الْكِتَابِ

“Allah menghapus dan menetapkan apa yang Dia kehendaki. Dan di sisi-Nya terdapat Ummul-Kitab (Lauh Mahfuzh).”

Ayat ini menegaskan salah satu kekuasaan Allah SWT, yakni menghapus atau menetapkan apa pun yang Dia kehendaki, baik soal syariat maupun nasib manusia. 

Tanda-tandanya adalah pergantian siang dan malam, adanya gelap dan terang, hidup dan mati, kuan dan lemah, bahagia dan sengsara, kaya dan miskin, sehat dan sakit, dan sebagainya. 

Pada akhir ayat juga dijelaskan bahwa di sisi Allah SWT tersimpan Lauhul Mahfudz atau juga disebut dengan Ummul Kitab. 

Semua peristiwa dan kejadian yang terjadi di alam semesta tertulis di Lauhul Mahfudz dan tidak akan mengalami perubahan apa pun. 

4. Surah An-Naml Ayat 75

وَمَا مِنْ غَائِبَةٍ فِي السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ إِلَّا فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ

“Dan tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi di langit dan di bumi, melainkan (tercatat) dalam Kitab yang jelas (Lauh Mahfuzh).”

Pada ayat ini dijelaskan bahwa semua hal gaib yang ada di langit dan bumi sudah tercatat di Lauhul Mahfudz.

5. Surah Al-Hajj Ayat 70

أَلَمْ تَعْلَمْ أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ ۗ إِنَّ ذَٰلِكَ فِي كِتَابٍ ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ

“Tidakkah engkau tahu bahwa Allah mengetahui apa yang di langit dan di bumi? Sungguh, yang demikian itu sudah terdapat dalam sebuah Kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu sangat mudah bagi Allah.”

Ayat ini berisi penegasan kepada Nabi Muhammad SAW dan seluruh umatnya bahwa ilmu Allah SWT itu luas dan semuanya tertulis di Lauhul Mahfudz. 

Kelak di akhirat, Allah SWT akan menetapkan sesuatu dengan seadil-adilnya karena semua yang jadi bahan pertimbangan sudah ada catatanya di Lauhul Mahfudz. 

6. Surah Al-An’am Ayat 59

 وَعِندَهُ مَفَاتِحُ الْغَيْبِ لَا يَعْلَمُهَا إِلَّا هُوَ ۚ وَيَعْلَمُ مَا فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ ۚ وَمَا تَسْقُطُ مِن وَرَقَةٍ إِلَّا يَعْلَمُهَا وَلَا حَبَّةٍ فِي ظُلُمَاتِ الْأَرْضِ وَلَا رَطْبٍ وَلَا يَابِسٍ إِلَّا فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ

“Dan kunci-kunci semua yang gaib ada pada-Nya; tidak ada yang mengetahui selain Dia. Dia mengetahui apa yang ada di darat dan di laut. Tidak ada sehelai daun pun yang gugur yang tidak diketahui-Nya. Tidak ada sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak pula sesuatu yang basah atau yang kering, yang tidak tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).”

Ayat ini menerangkan bahwa Allah SWT mengetahui segala hal yang ada di muka bumi. Dia mengetahui semua yang ada di daratan dan lautan dari yang kecil hingga yang besar. 

Allah SWT mengetahui tempat dan waktu gugurnya sehelai daun, benda yang paling halus yang ada pada malam yang paling gelap, hingga apakah keadaannya basah atau kering. Semua itu tertulis lengkap di Lauhul Mahfudz. 

7. Surah Yunus Ayat 61

وَمَا تَكُونُ فِي شَأْنٍ وَمَا تَتْلُو مِنْهُ مِن قُرْآنٍ وَلَا تَعْمَلُونَ مِنْ عَمَلٍ إِلَّا كُنَّا عَلَيْكُمْ شُهُودًا إِذْ تُفِيضُونَ فِيهِ ۚ وَمَا يَعْزُبُ عَن رَّبِّكَ مِن مِّثْقَالِ ذَرَّةٍ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَلَا أَصْغَرَ مِن ذَٰلِكَ وَلَا أَكْبَرَ إِلَّا فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ

“Dan tidakkah engkau (Muhammad) berada dalam suatu urusan, dan tidak membaca suatu ayat Al-Qur'an serta tidak pula kamu melakukan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atasmu ketika kamu melakukannya. Tidak lengah sedikit pun dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarrah, baik di bumi ataupun di langit. Tidak ada sesuatu yang lebih kecil dan yang lebih besar daripada itu, melainkan semua tercatat dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).”

Pada akhir ayat ini, Allah SWT menegaskan bahwa tidak ada satu urusan pun melainkan sudah tercatat di Lauhul Mahfudz. 

8. Surah Hud Ayat 6

 وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۚ كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ

“Dan tidak satupun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).”

Ayat ini menjelaskan bahwa Allah SWT menjamin rezeki semua makhluk-Nya, bahkan binatang-binatang dan sudah tercatat di Lauhul Mahfudz. 

9. Hadis Nabi Muhammad SAW Riwayat Bukhari 

Lauhul Mahfudz juga disinggung dalam beberapa hadis. Salah satunya sabda Rasulullah SAW berikut: 

“Allah telah ada dan yang lain belum ada dan adalah arsy-Nya di atas air, dan Dia menuliskan pada Lauh Mahfudz segala sesuatu dan Dia menciptakan langit dan bumi.” (HR Bukhari). 

10. Hadis Nabi Muhammad SAW Riwayat Muslim

Dalam hadis lainnya, Nabi Muhammad SAW juga pernah bersabda: 

“Sesungguhnya Allah telah menciptakan takdir seluruh makhluk lima puluh tahun sebelum menciptakan langit dan bumi.” (HR Muslim)

Referensi :

Komentar

Kajian Populer

Seputar amalan bid'ah yang di mabukkan oleh Ust. Abdul Somad

Inikah penyebab dendam tak berkesudahan NU pada Wahabi...?

Kedustaan Terhadap Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahhab Rahimahullah